3 Parenting dalam Melatih Anak Bicara Sopan dan Tertata Sejak Kecil

Orangtua dulu mencontohkan cara bicara yang baik ke anak

Kemampuan komunikasi yang baik merupakan hal penting untuk ditanamkan pada diri anak dalam parenting. Yang mana salah satunya ialah mengajarkan dan melatih anak untuk bicara dengan sopan dan tertata. Gak sulit kok, bisa dilatih pelan-pelan sejak anak kecil dari dia mulai belajar bicara. 

Memang perlu kesabaran bagi orangtua untuk mengajari anak cara bicara yang bagus, tapi kalau tertanam sampai dewasa pada diri anak tentu baik untuknya. Lalu bagaimanakah parenting-nya itu? Bisa dimulai dari orangtua yang mencontohkannya depan anak, mengajari dan memperbaiki bicara jika salah, atau juga dengan sering-sering ajak anak komunikasi sehari-hari. Tapi untuk lebih jelas tentang parenting-nya, simak satu-persatu caranya pada pembahasan di bawah ini, yuk! 

1. Dimulai dari orangtua mencontohkan cara bicara yang baik

3 Parenting dalam Melatih Anak Bicara Sopan dan Tertata Sejak Kecililustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Parenting untuk mengajarkan cara bicara yang baik dan sopan pada anak sebenarnya mudah, yakni dimulai dari orangtua dulu yang mencontohkannya. Karena sejatinya baik buruknya anak ketika bicara adalah dari apa yang dia dengar sehari-hari di sekitar. Jadi mulai dari orangtua dulu yang membiasakan bicara baik-baik di sekitar anak. 

Entah itu dari pemilihan kosa kata yang dapat ditiru anak, cara bicaranya, nada bicara, hingga bagaimana kebiasaan orangtua saat ngajak anak ngobrol. Paling dasarnya dimulai dari hal yang biasa anak dengar, lalu kemudian ia ingat dan ucapkan juga ketika bicara di keseharian. Sederhana tapi sangat berpengaruh pada baik buruknya kata-kata anak ketika bicara. 

Baca Juga: 8 Tips untuk Menjalani Momen Sulit di Tengah Parenting

2. Ajari dan perbaiki perkataan anak yang kurang tepat

3 Parenting dalam Melatih Anak Bicara Sopan dan Tertata Sejak Kecililustrasi orangtua dan anak (pexels.com/August De Richelieu)

Parenting lainnya ketika melatih bicara anak ialah dengan mengajari dan memperbaiki kata-katanya yang salah. Yang mana wajar kalau anak salah mengatakan sesuatu, atau kosa katanya berantakan saat bicara jika masih belajar, karena di sinilah peran orangtua dibutuhkan. Yakni orangtua bisa mengajari anak mengucapkan kata-kata yang benar dan mengoreksi cara bicaranya. 

Dengan begitu anak tahu mana yang tidak boleh ia katakan dengan belajar cara bicara yang baik. Misalnya anak mengatakan kata yang tidak sopan, jangan dimarahi sampai menangis, tapi ajari kalau itu tidak baik untuk diucapkan lalu perbaiki dengan mengganti kata tersebut menjadi yang lebih baik untuk diucapkan. Memang perlu kesabaran dan ketelatenan untuk melatih serta mengajari anak bicara seperti ini. Tapi memang ini tahapannya kalau mau ucapan anak tertata dengan baik. 

3. Sering-sering ajak komunikasi yang sehat di rumah

3 Parenting dalam Melatih Anak Bicara Sopan dan Tertata Sejak Kecililustrasi keluarga (pexels.com/Arina Krasnikova)

Kemampuan komunikasi anak sangat dipengaruhi dari bagaimana komunikasi di dalam keluarganya. Maka dari itu penting bagi orangtua untuk membangun komunikasi yang sehat dan baik di rumah dengan anak. Karena anak lebih cepat belajar dari kebiasaan yang ia lakukan setiap hari. 

Misalnya dia terbiasa bicara sopan dengan orangtua dan saudaranya di rumah, maka ketika di luar bersama teman pun juga bakalan sopan. Begitu juga dengan perkataannya yang tertata, itu dipengaruhi dari bagaimana cara bicara orang sekitarnya. Kalau orang terdekatnya bicara dengan tertata dengan baik dan sopan, maka anak pun juga ikut seperti itu. 

Parenting dalam membentuk kepribadian baik pada anak memang harus dimulai dari kecil. Termasuk juga dalam melatih bicara anak supaya sopan dan tertata, mesti telaten mengajarinya dari kecil. 

Baca Juga: 5 Sebab Kamu Harus Mendiskusikan Gaya Parenting dengan Pasangan

afifah hanim Photo Verified Writer afifah hanim

Banyak baca banyak nulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya