6 Tips Membangun Karakter Jujur pada Anak Sejak Dini

#IDNTimes Yuk ketahui!

hancinema.net

Melatih kejujuran pada anak sejak dini perlu dilakukan agar anak kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dan dapat dipercaya semua orang. Alangkah baiknya bila orang tua juga sudah mulai membangun karakter jujur dalam diri anak sejak dini.

Dilansir press release Ruangguru, ada berbagai cara yang bisa diterapkan untuk melatih anak berbuat jujur. Kira-kira apa saja ya? Simak informasi berikut ini!

1. Berikan contoh yang baik

hancinema.net

Sebagai orangtua, tentunya kita adalah panutan anak-anak kita. Apa yang anak lihat dari perilaku orang tuanya, bisa jadi mempengaruhi anak untuk berperilaku demikian. Menurut California Department of Education, sejak anak berusia 3 tahun ia sudah dapat meniru perilaku orangtuanya.

Oleh karena itu, orangtua perlu memberi contoh perilaku baik kepada anaknya. Dengan begitu, anak-anak juga akan termotivasi untuk berperilaku jujur seperti yang ditunjukkan oleh orangtuanya.

2. Berikan apresiasi saat berkata jujur

hancinema.net

Ketika anak sedang berkata jujur, berikanlah apresiasi, terutama bila ia mengakui hal yang ia takuti atau khawatirkan. Sebelum mengoreksi mereka, kita bisa memberikan kalimat pujian atau sentuhan afeksi yang membuat anak merasa aman dan dihargai. Hal tersebut dapat membantu anak untuk menanamkan perilaku jujur ke depannya.

Seperti yang kita ketahui, anak-anak sering kali tidak berkata jujur karena takut dimarahi. Oleh karena itu, biasakan untuk membuat anak merasa aman anak saat dia berkata dan berperilaku jujur.

3. Kenalkan anak pada cerita-cerita yang mengandung nilai kejujuran

hancinema.net

Orangtua juga bisa memberikan cerita-cerita yang memiliki nilai kejujuran pada anak. Misalnya, dongeng cerita Si Kancil yang suka mencuri mentimun dan dijauhi oleh teman-temannya namun, suatu hari ia menyadari sikapnya dan berjanji untuk gak mencuri lagi.

Selain cerita tersebut, tentu banyak lagi cerita ringan yang dikemas dengan menyenangkan dan dapat memberikan nilai kejujuran. Sehingga, anak-anak dapat belajar dan memperoleh banyak pelajaran untuk membangun karakter dirinya.

4. Perlakukan anak dengan jujur dengan menepati janji

hancinema.net

Terkadang orangtua melakukan kesalahan kecil yang tanpa disadari berdampak pada perilaku anak. Misalnya, ketika anak menangis, kita berkata “Jangan menangis, nanti Bunda belikan mainan.” Lalu ketika tangisannya berhenti, gak membelikan mainan.

Hal tersebut merupakan kebohongan kecil yang dapat diidentifikasi oleh anak karena kecewa saat orangtua gak memenuhi janjinya. Lebih baik kita mencari cara lain yang lebih efektif daripada gak menepati janji kecil sekalipun.

Baca Juga: Ini 4 Tahapan Transformasi Sekolah dalam Merdeka Belajar Episode 7

5. Membiasakan jujur pada diri sendiri

hancinema.net

Melatih anak untuk membiasakan diri jujur pada diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Terkadang hal ini sulit dilakukan karena ada ketakutan-ketakutan di dalam diri anak. Cobalah berkomunikasi dengan anak untuk mencari tahu apa masalahnya, lalu bantu anak untuk jujur pada dirinya sendiri.

Seperti halnya ketika dalam proses belajar di masa pandemi ini. Bantulah anak untuk mengerjakan tugas secara jujur walau sistem sekolah berubah menjadi daring. Dengan memberikan dorongan, anak akan mulai mengerti dan yakin dengan kemampuannya.

6. Dukung anak agar gak menyalin tugas sekolah dari internet

hancinema.net

Di situasi seperti sekarang, peran orangtua sangatlah penting dalam proses belajar anak di rumah. Selain mendampingi anak dalam mengerjakan tugas, memberikan dorongan pada anak untuk mengerjakan tugas secara jujur juga dibutuhkan.

Bantu pantau dan ajak anak untuk mengerjakan tugas dengan kemampuannya sendiri tanpa harus menyalin dari internet, karena yang lebih penting dari nilai anak-anak kita, adalah rasa bangga atas usaha mereka sendiri. 

Nah, itu dia tips untuk membangun karakter jujur pada anak. Ingat selalu pesan Bung Hatta, “Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran.” Jadi, mulailah berperilaku jujur dari sekarang!

Baca Juga: 5 Cara agar Pacar Jujur tentang Masa Lalunya Tanpa Diminta

Berita Terkini Lainnya