Comscore Tracker

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua Terluka

Pernah gak kamu mengatakan salah satunya? #IDNTimesLife

Bagi orangtua anak adalah harta mereka yang paling berharga. Seorang ibu rela mempertaruhkan nyawa demi melahirkan buah hatinya ke dunia. Sementara sosok ayah, dikenal akan kerja kerasnya yang tak kenal lelah demi menghidupi keluarganya. Apa pun bakal mereka lakukan asal anak-anaknya bahagia, sehat dan tak kekurangan. 

Namun setangguh-tangguhnya orangtuamu, mereka tetap saja manusia biasa yang punya perasaan dan bisa sakit hati. Apalagi bila mendengar kata-kata pedas yang dilontarkan oleh anaknya sendiri. Seperti ketika kamu mengatakan salah satu dari lima ucapan di bawah ini. Ibarat anak panah, perkataanmu itu langsung menghujam hati mereka dan membuatnya remuk seketika, lho!  

1. Tidak pernah minta dilahirkan

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua TerlukaIlustrasi anak dan orangtua (pexels.com/cottonbro)

Sering kali saat sedang berdebat sengit dengan ayah atau ibumu, tanpa sadar kamu mengucapkan kalimat ini. Mendengar anaknya bilang gak pernah minta dilahirkan, tentu jadi pukulan telak buat mereka. Memang benar, sebagai anak kamu gak bisa memilih siapa orangtuamu.

Tapi sebagai orangtua, mereka pasti telah melakukan yang terbaik semampunya demi membuatmu hidup nyaman dan layak. Rasanya terlalu kejam bila kamu tega mengucapkan kalimat tadi. 

2. Mengaku malu terlahir sebagai anak mereka

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua TerlukaIlustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Anna Shvets)

Mungkin pekerjaan ayahmu hanyalah buruh bangunan atau supir angkot. Bukan pegawai kantoran yang berangkat kerja dengan seragam rapi dan gaji bulanan yang memadahi. Makanya, kamu suka minder sama teman-teman di sekolahmu. Alhasil, kalimat tersebut meluncur juga dari mulutmu. Kamu merasa malu menjadi anak seorang buruh harian.

Tanpa disadari ucapan itu membuat hati mereka hancur, lho. Padahal orangtuamu sudah susah payah bekerja, agar kamu bisa sekolah yang tinggi. Sehingga nantinya mendapat pekerjaan yang lebih baik dari mereka. Lagi pula, selama mata pencaharian orangtuamu itu halal, rasanya gak sepantasnya kamu merasa malu, deh. 

3. Menyebut mereka pelit karena tidak bisa memberikan apa yang kamu minta

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua TerlukaIlustrasi anak dan orangtua (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Tidak bisa dan tidak mau itu dua hal yang berbeda, lho. Jika kamu meminta sesuatu dan orangtuamu bilang gak bisa memberikannya, itu artinya mereka tidak punya cukup uang. Mungkin gaji yang baru diterima awal bulan ini sudah habis untuk keperluan sehari-hari dan membayar uang sekolahmu. Maklum bila mainan yang kamu minta tidak bisa mereka turuti. 

Bukan berarti kamu bisa seenaknya mengatakan mereka sebagai orangtua yang pelit. Kalau punya banyak uang pasti mereka gak akan segan-segan menuruti semua permintaanmu, kok. Lihat dulu kondisi ekonomi keluargamu seperti apa. Jangan cuma minta dituruti terus. Kasihan, kan mereka. 

Baca Juga: 5 Sikap Orangtua yang Ternyata Menyakiti Perasaan Anak

4. Menganggap nasihat mereka basi dan tidak cocok dengan kondisi masa kini

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua TerlukaIlustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Sebagai anak muda yang melek teknologi dan perkembangan zaman, sering kali kamu merasa jadi yang paling tahu. Terlebih bila dibandingkan dengan orangtuamu. Makanya, tiap kali dinasihati oleh mereka, kamu sering kali gak mau dengar. Karena menganggap apa yang mereka utarakan itu sudah gak relevan. 

Ya, mungkin saja maksudmu itu benar. Tapi bukan berati kamu bisa menyampaikannya dengan frontal begitu, dong! Setidaknya tetap hormati mereka sebagai orang yang lebih tua. Toh, meskipun apa yang dikatakan orangtuamu sudah ketinggalan zaman, tapi niat mereka tetap tulus demi kebaikanmu. 

5. Beralasan sibuk bekerja jika diminta mengunjungi orangtua

5 Ucapan Anak yang Ternyata Membuat Hati Orangtua TerlukaIlustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Setelah dewasa dan berumah tangga, tak lantas membuat hubungan orangtua dan anak berakhir begitu saja. Walaupun tidak ada undang-undanganya, namun tetap saja kamu wajib mengunjungi orangtuamu sekali waktu. Jangan sering bilang gak bisa datang karena sibuk kerja, ya!

Ingat, zaman kamu kecil dulu, meskipun ayah dan ibumu bekerja, tapi mereka tetap menyempatkan waktu untukmu, kan? Sekarang giliranmu, dong. Orangtuamu gak butuh harta dari anak-anaknya, kok. Mereka cuma minta sedikit perhatian di hari tuanya. 

Tentunya kamu gak ingin dicap sebagai anak yang durhaka, kan? Bersyukurlah ketika kedua orangtuamu masih lengkap. Banyak anak-anak di luar sana yang sudah kehilangan ayah dan ibunya sewaktu mereka masih muda. Nah, mulai sekarang biasakan untuk berpikir dulu sebelum berujar. Terutama ketika berhadapan dengan orangtua. Semoga, kita bisa menjadi anak-anak yang berbakti dan membanggakan ayah dan ibu di rumah, ya! 

Baca Juga: 8 Fungsi Orangtua dalam Keluarga, Tak Hanya Mencari Uang

Angel Rose Photo Verified Writer Angel Rose

Jadikan tulisanmu sebagai virus yang menularkan kebaikan <3 ^^ Ig: @caecilia.angel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya