Comscore Tracker

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamil

Harus jeli sejak awal kehamilan, ya

Kabar duka yang datang dari pasangan selebriti Irish Bella dan Ammar Zoni menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Irish Bella kehilangan bayi kembarnya di usia kehamilan 28 minggu akibat Mirror Syndrome.

Gangguan kesehatan ini terbilang sangat langka, risikonya meningkat pada kehamilan bayi kembar dan ibu hamil yang mengalami preeklampsia. Bahayanya pun gak hanya mengintai janin, kondisi sang ibu juga terancam.

Mirror Syndrome dapat dideteksi sejak dini sehingga bisa lebih cepat ditangani. Berikut enam langkah menurunkan risiko Mirror Syndrome pada ibu hamil, harus telaten sejak awal, ya.

1. Rutin cek kesehatan sejak awal kehamilan

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/biancoblue

Pengecekan kesehatan sangat dianjurkan dilakukan secara rutin sejak awal kehamilan. Jika terjadi gangguan kesehatan baik pada ibu maupun janin, bisa didiagnosa sedini mungkin dan cepat diambil langkah penanganan.

2. Lakukan pemeriksaan USG sejak trisemester pertama

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/biancoblue

Selain cek kesehatan, pemeriksaan USG juga dianjurkan untuk dilakukan sejak trisemester pertama. Pengecekan ini banyak kegunaannya, lho termasuk memastikan kehamilan apakah janin sudah menempel dengan dinding rahim dan bukan bersifat ektopik.

Pemeriksaan USG juga mendeteksi detak jantung janin, kondisi plasenta, ovarium, leher rahim, hingga mengamati pertumbuhan abnormal pada janin. Gejala awal Mirror Syndrome juga bisa terdeteksi dari sini.

3. Rutin cek tekanan darah

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/vgstockstudio

Risiko Mirror Syndrome meningkat pada ibu hamil yang mengalami preeklampsia. Untuk itu, pengecekan rutin tekanan darah sangat penting untuk dilakukan.

Baca Juga: 7 Kondisi yang Meningkatkan Risiko Eklampsia pada Ibu Hamil

4. Batasi konsumsi gula dan garam

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/Freepik

Nafsu makan ibu hamil biasanya meningkat pesat seiring pertambahan usia janin. Usahakan tetap mengontrol asupan makanan, terutama konsumsi garam dan gula. Kelebihan garam bisa memicu tekanan darah tinggi, sementara asupan gula berlebih meningkatkan risiko diabetes pada ibu hamil.

5. Pilih sumber nutrisi sehat

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/Freepik

Jaga juga asupan nutrisi dengan memilih sumber makanan yang sehat. Atur cara pengolahan bahan makanan agar gak menghilangkan nilai gizi di dalamnya.

Kondisi lain yang meningkatkan risiko Mirror Syndrome adalah proteinuria, kelebihan protein dalam urin. Penyebab penyakit ini salah satunya adalah asupan gizi yang kurang sehat dan seimbang.

6. Kontrol kenaikan berat badan

6 Langkah Turunkan Risiko Mirror Syndrome pada Ibu Hamilfreepik/Freepik

Kenaikan berat badan yang signifikan pada ibu hamil juga menjadi salah satu gejala Mirror Syndrome. Maka dari itu, sangat penting mengontrol kenaikan berat badan sejak awal kehamilan dan rutin mengkonsultasikannya dengan dokter.

Alarm buat para ibu hamil, nih untuk lebih jeli memperhatikan kondisi kesehatan sejak awal kehamilan. Semoga yang sedang menanti persalinan diberi kelancaran hingga saatnya tiba, ya!

Baca Juga: 10 Ide Style Hijab Modis untuk Ibu Hamil ala Selebgram Ayuindriati

Topic:

  • Pinka Wima

Just For You