Comscore Tracker

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamu

Orangtua harus hati-hati dalam bersikap #IDNTimesLife

Tidak ada orangtua yang sempurna. Setelah dewasa, banyak orang yang kemudian sadar bahwa apa yang dilakukan orangtuanya tidak sepenuhnya benar. Terlepas dari niat baik, ada kalanya anak-anak merasa trauma dengan apa yang pernah dilakukan orangtua kepada mereka. Bahkan, tanpa sadar hal ini menjadi penyebab kebencian anak-anak pada orangtuanya.

Sebagai orangtua, tentunya kamu tidak ingin anak menaruh kebencian padamu. Untuk itu, kamu patut berhati-hati dalam bersikap dan menyadari apa saja hal yang bisa menimbulkan kebencian di benak anak-anak.

Di bawah ini telah dirangkum dari laman Psychology Today dan Parent Herald sederet hal yang membuat anak membenci orangtuanya.

1. Dibandingkan dengan anak lain

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamuilustrasi ibu menemani anak bermain (pexels.com/Gustavo Fring)

Tidak ada orang yang suka dibandingkan dengan orang lain, terlebih jika dibandingkan secara negatif. Jika orangtua mulai membandingkan anak dengan anak lain, saat itulah hati anak tersakiti. Rasa sakit hati ini kemudian bisa menjadi akar penyebab rasa benci anak pada orangtua.

Banyak anak merasa diserang ketika orangtua membandingkan mereka dengan teman, anak tetangga, atau saudara kandung. Ini membuat anak malas berbicara pada orangtuanya yang kemudian berkembang menjadi kebencian. Perbandingan ini juga berpotensi merusak hubungan baik anak dengan teman atau saudara mereka sendiri dan meningkatkan ketegangan emosional.

2. Dimarahi di depan banyak orang

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamuilustrasi anak sedang menangis (pixabay.com/Bob_Dmyt)

Memarahi anak di depan umum membuat anak merasa dipermalukan dan mempengaruhi kepercayaan diri anak. Terlebih, meneriaki anak tidak akan membuat anak menghormati orangtua atau meresapi tegurannya.

Sebaliknya, ini justru akan membuat anak memiliki citra diri yang negatif dan lebih mengingat peristiwa memalukan yang ia alami ketimbang nasihat yang orangtua berikan. Jadi, semarah apa pun kamu, jangan sampai memarahi anak di depan orang lain dan selalu bicarakan masalah dari hati ke hati.

Baca Juga: 5 Tindakan Orangtua yang Hambat Prestasi Anak dalam Drama 'Penthouse'

3. Terus mendapatkan kritik yang menjatuhkan

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamuilustrasi anak sedang dimarahi orangtua (pexels.com/August de Richelieu)

Lingkungan yang penuh kritik tidak akan membuat anak berkembang. Sebaliknya, terus-menerus mengkritik anak justru membuat mereka merasa gagal.

Setiap perkataan ayah dan ibu memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi pembentukan identitas dan perkembangan anak. Terlebih, perasaan anak terhadap orangtua bisa sangat rapuh. Jadi, untuk para orangtua, ingatlah untuk tidak mengatakan apa pun kepada anak sesuatu yang kamu sendiri tidak ingin dengar dari orang lain.

4. Orangtua terus menginterogasi anak dan teman-temannya

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamuilustrasi orangtua dan anak sedang berbicara (pexels.com/August de Richelieu)

Setiap orangtua tentunya ingin memastikan bahwa anaknya memiliki lingkaran pergaulan yang baik. Kamu bisa ngobrol dengan teman-teman anak untuk mendapatkan gambaran seperti apa mereka. Namun, bukan berarti orangtua bisa menginterogasi teman dan siapa pun yang dekat dengan anak secara intens.

Menginterogasi orang-orang yang dekat dengan anak akan tampak seperti kamu melanggar privasi anak dan teman-teman mereka. Ini juga justru akan membuat anak cenderung memilih untuk menyimpan rahasia dari orangtuanya.

5. Menceritakan keburukan anak pada orang lain

5 Hal yang Bikin Anak Benci Orangtuanya, Jangan Sampai Terjadi Padamuilustrasi orangtua sedang memarahi anak (pexels.com/Monstera)

Banyak orangtua yang hobi mengeluhkan tentang anaknya di depan orang lain, seperti tetangga, rekan kerja, atau orangtua teman anak-anaknya. Memang, menjadi orangtua tidaklah mudah. Namun, bukan berarti kamu bisa menceritakan keluhan mereka tentang anak pada orang lain.

Sikap seperti ini menghancurkan kesan orangtua yang hangat dan melahirkan lingkungan yang beracun. Jadi, jangan pernah menceritakan kekurangan dan kesalahan anak pada orang lain, kecuali kamu memang berniat mencari solusi pada orang yang tepat. Jika kamu mengeluh tentang anak, anak juga mungkin akan mengeluh tentang kamu dan ini hanya akan memperburuk masalah orangtua dan anak.

Seperti apa sikap dan pandangan anak terhadapmu sangat dipengaruhi oleh sikapmu saat ini. Jadi, berhati-hatilah dalam mendidik anak agar ini tidak menjadi bumerang bagi dirimu sendiri.

Baca Juga: Berbuat Baik Tanpa Membebani, Ini 5 Aturan Memberi Uang untuk Orangtua

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya