Comscore Tracker

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diri

Dari pengalaman penulis dan keluarganya

Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini menjadi pembuka manis dunia perfilman Indonesia pada tahun 2020. Film garapan Angga Dwimas Sasongko ini, sukses mengaduk emosi hampir 500ribu penonton hanya dalam tiga hari tayang. 

Bertema keluarga, banyak banget orang-orang yang merasa relate dengan kisah sederhana keluarga Narendra. Kita diajak untuk saling memahami permasalahannya dan perasaan masing-masing anggota sendiri tanpa terasa digurui. 

Sebagai uji eksperimental sederhana, penulis mengajak keluarganya untuk menonton NKCTHI bersama. Keluarga yang dimaksud terdiri dari ayah, ibu, anak sulung, penulis sendiri (anak kedua), dan anak keempat atau bungsu. Ternyata, ini lho yang terjadi kalau satu keluarga nonton NKCTHI!

1. Ayah penulis langsung merefleksikan dirinya dan mengonfirmasi apakah ia cukup memahami keinginan anak-anaknya

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diriinstagram/filmnkcthi

Seperti Narendra, Ayah sering kali bersikap tegas demi anak-anaknya. Sayangnya, sikap sang ayah kadang gak diterima dengan anak. Niat hati ingin membahagiakan anak, ternyata anak malah merasa dikekang.

Ketika melihat sosok Narendra, ayah penulis langsung merefleksikan diri. Memang, ayah pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Namun, terkadang ia lupa bertanya tentang apa yang anak-anaknya inginkan.

Selama menonton, ayah penulis lebih banyak diam. Tapi setelah film usai, ia bertanya kepada penulis dan saudaranya, "Ayah gak kayak gitu kan sama kalian?"

2. Ibu penulis sering mengomentari setiap adegan dan menangis duluan

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diriinstagram/filmnkcthi

Sejak awal nonton, ibu penulis jadi yang paling suka berkomentar. Ia menghubung-hubungkan kejadian dalam film dengan hal yang pernah terjadi dalam keluarganya. Ibu juga menjadi sosok yang menangis duluan.

Seperti Ajeng dalam NKCTHI, ibu sering menjadi penengah di antara perselisihan keluarga. Makanya, aksi Ajeng setelah kekacauan keluarganya bakal sangat menyentuh dan relate sama para ibu.

Ketika harapan terasa hilang dan kekacauan terjadi, ada doa ibu yang selalu membawa kembali kehangatan keluarga. "Memang, Ibu selalu bisa jadi penengah dalam keluarga,"  begitu kata ibu penulis.

3. Anak sulung dalam keluarga penulis, merasa senang karena beban yang selama ini ia rasakan, terwakilkan oleh tokoh Angkasa

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diriinstagram/filmnkcthi

Sosok anak sulung bernama Angkasa dalam film NKCTHI, memikul tanggung jawab untuk menjaga adik-adiknya sejak kecil. Tanggung jawab tersebut menjadi beban yang dibawanya hingga dewasa. Ia susah melepas keluarganya untuk hidup mandiri.

Dalam eksperimen penulis, anak pertama relate banget dengan perasaan terbebani Angkasa. Wajib jadi panutan, ia pun harus menjaga adik-adiknya sampai lupa membuat dirinya sendiri bahagia.

Ia pun senang sekali karena semua beban yang tidak bisa diungkapkan, tersampaikan oleh Angkasa.

"Kita gak minta dilahirkan paling awal, tapi harus memikul tanggung jawab besar untuk adik-adiknya. Kalau adik-adik ada masalah, pasti merasa gagal sebagai kakak," ucap kakak sulung penulis.

Baca Juga: Bak Keluarga Sungguhan, 10 Potret Keakraban Para Pemain Film NKCTHI

4. Penulis sebagai anak tengah, akan menunggu-nunggu saat Aurora meluapkan emosinya

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diriinstagram/filmnkcthi

Aurora, si anak tengah, jadi karakter yang paling misterius sepanjang film. Meskipun begitu, penulis sebagai anak kedua dari empat bersaudara, langsung tahu perasaan terdalam Aurora hanya dengan gerak-gerik dan tatapan mata yang membius.

Makanya, sepanjang film, anak tengah bakal menunggu banget momen Aurora bakal 'meledak'.

"Memang, anak tengah sering merasa berbeda. Seperti merasa harus selalu melakukan sesuatu untuk mendapat pengakuan dan pujian dari orangtuanya," batin penulis.

Seperti Aurora, penulis tumbuh menjadi yang paling ambisius dan terlihat paling kuat. Ini karena ada keinginan untuk mencari perhatian dari kedua orangtuanya. Sebagai anak tengah, penulis juga terlihat kuat karena terbiasa memendam semua emosinya sendiri.

5. Sebagai anak bungsu, adik penulis mengklarifikasi jika posisi anak terakhir tidaklah selalu menyenangkan

Hal yang Terjadi Kalau Satu Keluarga Nonton NKCTHI, Ayah Evaluasi Diriinstagram/filmnkcthi

Di masyarakat, anak bungsu sering dianggap sebagai anak yang paling diuntungkan. Sebagai anak terakhir, dia mendapat banyak perhatian dari anggota keluarganya.

Selain itu, ia juga sering mendapat kemudahan karena orangtuanya telah berpengalaman dalam mengurus kakak-kakaknya. Tapi ketika nonton NKCTHI, adik penulis dengan puas mengatakan, "Tuh kan! Jadi bungsu itu juga berat," katanya.

Rasa tidak bisa memilih, tidak sehebat kakaknya, dan terlalu dikekang orangtua, sangat terwakilkan oleh Awan untuk para bungsu. "Meskipun aku anak terakhir, aku juga ingin mandiri," tambah adik penulis.

Itulah hal yang terjadi kalau satu keluarga nonton NKCTHI, yang secara eksperimental dilakukan sendiri oleh penulis. Yuk, coba ajak keluargamu dan lihat bagaimana reaksi mereka. Apakah sama dengan yang dialami penulis?

Baca Juga: 7 Pelajaran Hidup Film NKCTHI, tentang Keluarga dan Arti Bahagia

Topic:

  • Klara Livia
  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya