Comscore Tracker

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi Orangtua

#IDNTimesLife Jadi sadar banyak salah sama orangtua

Gak sedikit orang yang bilang bahwa kita baru akan menghargai orangtua setelah kita sendiri memiliki anak. Bagaimana menurutmu? Apakah kamu sudah membuktikan kebenaran perkataan itu?

Buat kamu yang sudah berkeluarga dan memiliki momongan mungkin langsung sepakat. Kamu telah merasakan betapa tidak mudahnya menjadi orangtua. Seperti delapan hal ini yang pasti telah sangat kamu pahami.

1. Sedih kalau harus mengajak anak saat bekerja, tetapi apa boleh buat?

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi menggendong anak (unsplash.com/billow926)

Bahkan jika kantormu menyediakan tempat penitipan anak yang aman dan nyaman, tetap saja kamu merasa seharusnya anak berada di rumah. Di rumah, ia akan lebih leluasa bermain dan beristirahat.

Perasaanmu bakal makin kacau kalau pekerjaanmu di luar ruangan. Kamu gak bisa menitipkan anak di tempat yang layak, dan mau gak mau kamu harus membawanya ke mana pun. Persis seperti dalam ilustrasi, seorang ibu menggendong anaknya.

Pasti banyak orang yang nyinyir, menganggap kamu terlalu tega pada anak. Anak menjadi lelah dan kepanasan mengikutimu mencari uang. Oh, seandainya saja kamu punya pilihan yang lebih baik!

2. Harus bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Me time? Lupakan!

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi keluarga (unsplash.com/christinhumephoto)

Sekalipun me time amat penting untuk menjaga kewarasanmu setelah hari-hari yang sibuk, nyatanya itu menjadi tak mudah dilakukan selepas kamu menjadi orangtua. Kamu mungkin harus bekerja jauh lebih keras ketimbang saat kamu masih lajang.

Kalau tidak begitu, kamu gak bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Namun bagaimanapun, kamu juga tetap harus memiliki waktu buat anak-anakmu. Dan yang paling memungkinkan untuk itu hanyalah dengan meniadakan me time.

Kondisi yang kurang ideal memang. Akan tetapi yang terpenting bagimu, anak-anak bahagia dan merasa diperhatikan. Asli, kebahagiaan mereka adalah segalanya untukmu. Betul?

3. Sangat mengkhawatirkan tumbuh kembang anak ketika harus menjadi orangtua tunggal

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi pergi bersama anak (unsplash.com/jemimahg)

Tentunya gak ada orang yang bercita-cita menjadi orangtua tunggal. Sebisa mungkin semua orang ingin membesarkan anak bersama pasangan. Namun cerita hidup kadang gak sesimpel itu.

Entah oleh kematian atau perceraian, kamu harus membesarkan anak-anakmu seorang diri. Sekalipun secara materi gak ada masalah, kamu akan tetap waswas kalau-kalau orangtua yang tidak lengkap akan mengganggu tumbuh kembang mereka.

Kamu takut mereka akan minder melihat anak-anak lain yang hidup bahagia dengan kedua orangtua. Kamu juga cemas kalau-kalau kamu gak akan bisa menjadi ibu sekaligus ayah atau ayah sekaligus ibu yang baik untuknya.

4. Tidak ada waktu tanpa mendoakan segala kebaikan dalam kehidupan anak

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi ibu dan anak (unsplash.com/wesleyphotography)

Saat kamu belum menjadi orangtua, hampir semua doamu hanya tentang kepentingan-kepentinganmu. Bahkan mendoakan kedua orangtua pun kamu kadang lupa. Ya, kan?

Akan tetapi setelah menjadi orangtua, sifat egoismu berkurang banyak. Sampai-sampai isi doamu pun tak lagi sama. Nama anakmu selalu memenuhi doamu dan kamu berdoa dalam hati di setiap embusan napas, gak cuma sehabis beribadah.

Baca Juga: 5 Tata Krama yang Sering Luput Diajarkan Orangtua ke Anak!

5. Sakit atau ketidakbahagiaan anak menjadi kesedihanmu

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi remaja bersedih (unsplash.com/miracletwentyone)

Padahal saat dahulu orangtuamu sakit, kamu masih merasa cukup baik-baik saja. Terlebih orangtuamu punya banyak tabungan untuk membiayai pengobatannya.

Namun ketika anakmu yang sakit, rasanya sulit sekali untuk menghentikan kecemasanmu. Apa pun sakitnya akan membuatmu nyaris gak bisa tidur semalam suntuk.

Demikian pula bila anak sedang bersedih. Entah sedih karena ada masalah di sekolah, pekerjaan, atau dengan teman; kamu selalu ingin cepat-cepat membuatnya ceria kembali.

6. Antara bahagia dan waswas menyaksikan anak beranjak besar

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi tiga perempuan (unsplash.com/crystalxshaw)

Melihat anak tumbuh besar adalah anugerah sekaligus terasa sebagai prestasi bagi orangtua. Anugerah sebab kamu masih diberi usia untuk menyaksikan pertumbuhan mereka.

Dan terasa sebagai prestasi bagimu sebagai orangtua karena kamulah yang selama ini merawat dan mendidik mereka. Namun di sisi lain, kamu juga mencemaskan pergaulan mereka di luar rumah.

Apalagi di masa remaja, anak makin banyak menghabiskan waktu bersama teman dan menjadi kurang terbuka pada orangtua. Kamu takut banget ada hal-hal negatif yang mereka sembunyikan darimu.

7. Rela melakukan apa saja agar anak bisa sekolah lebih tinggi daripada kamu

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi merayakan kelulusan (unsplash.com/napr0tiv)

Makin rendah tingkat pendidikan orangtua, biasanya mereka makin bersemangat untuk mengusahakan agar anak dapat bersekolah setinggi mungkin. Ini bukan sekadar untuk melanjutkan cita-cita pribadi orangtua.

Namun mereka telah merasakan sendiri betapa pentingnya bekal pendidikan untuk masa depan yang lebih baik. Nah, saat kamu telah menjadi orangtua, semangat menyekolahkan anak akan membuatmu seperti gak punya rasa capek untuk bekerja.

8. Bangga bukan main bila anak sukses, tetapi anak kembali dalam keadaan gagal pun selalu diterima dengan tangan terbuka

8 Hal yang Baru akan Dirasakan Setelah Kamu Menjadi OrangtuaIlustrasi merayakan keberhasilan (unsplash.com/cosio)

Walau ada orangtua yang terlalu gak peduli pada anak sendiri, kebanyakan orangtua tentu mendambakan kesuksesan anak-anak mereka. Termasuk kamu.

Keberhasilan anak-anakmu akan membuatmu merasa telah berhasil dalam mendidik mereka. Akan tetapi bila pun mereka mengalami kegagalan, kamu gak ingin membuat mereka takut untuk pulang.

Kamu selalu siap menerima mereka kapan saja dan memberikan penguatan. Kamu cuma ingin anak-anakmu tahu bahwa kamu menerima mereka dengan apa adanya sehingga mereka gak perlu merasa terbebani ekspektasi apa pun.

Ternyata menjadi orangtua itu gak mudah, ya? Kalaupun sekarang kamu belum berkeluarga dan merasakan pengalaman di atas, sudah seharusnya kamu lebih menghargai perjuangan orangtuamu.

Baca Juga: 6 Hal Terbaik yang Bisa Orangtua Berikan pada Anak, Bukti Sayang

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya