Comscore Tracker

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingi

Masalah ini terjadi di awal pascapersalinan

Sindrom baby blues atau depresi ringan pascapersalinan cukup banyak menyerang para ibu. Kondisi ini membuat suasana hati tak menentu. Untuk tingkat lebih lanjut, baby blues dapat menyebabkan stres berkepanjangan yang memengaruhi segala aspek kehidupannya.

Kecenderungan baby blues muncul lantaran ibu biasanya tak cukup beristirahat usai melahirkan dan merasa khawatir tak cukup kompeten dalam merawat bayinya. Perasaan ini sebenarnya sangat wajar. Namun ibu tetap memerlukan dukungan dari orang sekitar, khususnya sang suami agar bisa melalui fase ini dengan baik.

Karenanya, yuk, pahami peran suami ketika istri tercinta mengalami sindrom baby blues di awal masa-masa melahirkan. Simak sampai habis, ya!

1. Membantu mengerjakan tugas domestik

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingiilustrasi suami melakukan pekerjaan rumah (pexels.com/RODNAE Production)

Usai melahirkan, seorang perempuan memegang peran ganda, yakni seorang istri dan ibu. Tanggung jawabnya pun otomatis bertambah, mulai dari melakukan pekerjaan rumah hingga merawat sang anak. Jika dikerjakan seorang diri, jelas ini memicu kelelahan fisik dan mental pada ibu yang dapat berkembang menjadi stres kronis di kemudian hari.

Padahal sejatinya kedua tugas ini merupakan tanggung jawab bersama. Artinya, suami juga memegang peran penting di dalamnya. Untuk meringankan beban istri, cobalah membantunya dengan mengambil alih pekerjaan domestik seperti membersihkan rumah dan menyediakan makanan keluarga.

2. Menjadi teman curhat yang memberi rasa nyaman dan aman

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingiilustrasi pasangan (pexels.com/Ekaterina Bolovtsova)

Tak ada perasaan yang paling membahagiakan di dunia selain bisa dimengerti dengan baik oleh orang-orang tersayang. Karenanya ketika pasangan bercerita, jadilah pendengar yang baik. Terkadang ia hanya ingin didengarkan dan divalidasi perasaannya tanpa diberikan saran apa pun.

Agar ia lebih merasa nyaman, lakukan beberapa gestur seperti menatap matanya dengan lekat, mencondongkan badan ke arahnya, dan menggenggam tangannya. Fokus dengarkan tanpa terdistraksi apa pun. Dengan ini ia tak hanya merasa nyaman, tetapi juga mendapat rasa aman dan berpikir bisa menjadikan sang suami sebagai sosok yang bisa diandalkan.

Baca Juga: 5 Persiapan Pra-Hamil untuk Kurangi Risiko Bayi Autis

3. Dukung istri untuk melakukan me-time

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingiilustrasi melakukan me time (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Salah satu pemicu baby blues ialah kurangnya waktu bersama diri sendiri. Demi mengurus sang buah hati, ibu rela mengorbankan dirinya dan menelantarkan kebutuhan pribadinya. Dalam hal ini, peran suami sangat diperlukan untuk mendukung sang istri melakukan me-time.

Hal yang bisa dilakukan ialah mengambil alih pekerjaan rumah dan merawat anaknya ketika sang istri ingin menghabiskan waktu sendirian. Biarkan ia melakukan apa pun yang diinginkan. Sebagai contoh, melakukan perawatan diri, berbelanja, atau sesederhana skin care-an.

4. Membelikan makanan favoritnya

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingiilustrasi pasangan (pexels.com/Ba Tik)

Beberapa orang menjadikan makanan favorit sebagai reward usai bekerja keras. Hal yang sama juga pastinya diharapkan oleh para ibu. Walau terkesan sederhana, memanjakan lidah dengan makanan yang lezat bisa membangkitkan suasana hati. Alhasil ia lebih semangat dan berenergi ketika menjalankan aktivitas.

Hal ini juga perlu diperhatikan oleh para suami, nih. Karena sang istri mungkin tak memiliki waktu untuk memasak, tugas menyediakan makanan di rumah bisa langsung diambil alih. Tak perlu repot membuatkan makanan jika memang tak sanggup, cobalah membelinya melalui aplikasi pesan online.

5. Memberikan hadiah

5 Peran Suami saat Istri Mengalami Baby Blues, Wajib Mendampingiilustrasi keluarga (pexels.com/Yan Krukov)

Selain makanan, reward juga bisa berupa hadiah. Ini menjadi sedemikian penting terutama jika sang istri memiliki love language atau bahasa cinta berupa receiving gifts. Sejatinya hadiah yang diberikan tak perlu yang glamor dan mewah, hal-hal kecil dan berkesan bisa sangat bermakna.

Sebagai contoh, produk skincare dan komestik yang digunakan istri, peralatan yang menunjang hobinya, atau aksesori seperti ikat rambut yang menggemaskan. Membuatnya terharu bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana, tapi tetap romantis kok!

Suami memegang peran penting dalam membantu sang istri melalui fase-fase sulit di awal masa melahirkan. Karenanya, terus dampingi dan berikan dukungan fisik serta moral untuk  meringankan beban istri tercinta. Dengan demikian, ia bisa bernapas lebih lega.

Baca Juga: Tak Hanya Ibu Baru, 5 Tanda Baby Blues Ini Juga Dirasakan Ayah

Nadhifa Aulia Arnesya Photo Verified Writer Nadhifa Aulia Arnesya

There's art in (art)icle. Hence, writing an article equals to creating an art.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya