Comscore Tracker

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga

Jangan sampai kamu mengalaminya...

Dalam hubungan suami istri dan jalinan rumah tangga, tentulah pernah terjadi apa yang disebut dengan percekcokan atau pertengkaran. Pertengkaran antara suami dan istri biasanya menyangkut masalah-masalah yang kaitannya dengan rumah tangga. Bisa jadi masalah anak, keuangan, pekerjaan, dan bahkan masalah seksual.

Biasanya, pertengkaran yang terjadi antara suami dan istri akan mempengaruhi atmosfer atau kondisi dalam rumah. Parahnya, jika pasangan suami istri tersebut sudah memiliki anak, maka tentu akan berimbas pada kondisi mental atau psikis anak tersebut.

Nah soal pertengkaran suami istri, tentu kamu akan teringat pada kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang biasa muncul di media. Sebagian besar kasus kekerasan dalam rumah tangga memang menimpa istri atau pihak perempuan. Pasalnya, istri atau perempuan merupakan pihak yang lemah jika dibandingkan dengan suami atau laki-laki. Tentunya hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus. Pasalnya, kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri sangat memprihatinkan sehingga jangan sampai terus-terusan terjadi.

Agar kamu terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri, berikut adalah hal-hal yang seringkali menjadi alasan terjadinya kekerasan dan perlu diketahui. Yuk, simak!

1. Sifat bawaan

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tanggaunsplash.com/AnnDanilina

Salah satu yang mungkin menyebabkan suami bisa melakukan kekerasan terhadap istri adalah adanya sifat bawaan. Sifat bawaan di sini maksudnya bahwa suami memiliki sifat keras, temperamental, dan kasar. Hal ini terbilang paling mungkin membuat seorang suami bisa melakukan kekerasan terhadap istrinya.

Maka dari itu, akan lebih baik jika sebelum menikah kamu benar-benar memperhatikan dan mengamati sifat calon suamimu. Pikirkan berulang-ulang sebelum akhirnya kamu mengambil keputusan untuk menikah. Pastikan bahwa yang akan menjadi suami kamu adalah orang yang sabar dan baik hati.

2. Masalah ekonomi

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tanggaunsplash.com/XavierMoutonPhotographie

Masalah ekonomi bisa jadi salah satu yang menyebabkan seorang suami bersikap kasar atau bahkan melakukan kekerasan dalam rumah tanngga. Hal tersebut tentu saja dikarenakan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup yang mungkin disebabkan karena suami menganggur atau gajinya yang kecil. Kemudian, seorang suami bisa jadi merasa bingung dan tertekan atas kondisi tersebut. Perasaan bingung dan tertekan itulah yang kemudian memancing emosi dan membuat suami mengamuk, bahkan untuk masalah-masalah sepele.

3. Terbawa perasaan cemburu

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tanggaunsplash.com/BlakeBarlow

Siapa sangka kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri bisa terjadi akibat rasa cemburu yang menghinggapi suami. Pasalnya, suami seringkali merasa tidak percaya terhadap istri. Suami menganggap bahwa istri bisa saja melakukan hal yang macam-macam selama suami bekerja dan tidak ada di rumah.

Istri bisa saja selingkuh atau tergoda laki-laki lain. Nah, perasaan cemburu yang membabi buta itulah yang memungkinkan suami menjadi marah dan melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

Baca Juga: Kamu Mengalami Kekerasan dalam Pacaran? Jangan Diam!

4. Stres

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tanggaunsplash.com/JenifferAraújo

Banyak orang sekarang ini sangat rentan mengalami stres. Entah stres yang disebabkan masalah financial, pekerjaan, maupun hal-hal lain yang bisa saja terjadi. Salah satu yang paling banyak mengakibatkan stres adalah pekerjaan. Ya, manusia modern memang cenderung mendewakan pekerjaan mereka.

Hal inilah yang kemudian membuat mereka terserang stres karena tekanan maupun beban kerja yang berlebihan. Ternyata, hal inilah yang kemudian bisa mendorong emosi seorang suami untuk kemudian melakukan kekerasan dalam rumah tangga kepada istrinya.

5. Minimnya pengetahuan agama

Waspada, Ini 5 Alasan Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tanggaunsplash.com/LivBruce

Seseorang yang bersikap kasar atau bahkan melakukan kekerasan biasanya memiliki pengetahuan yang minim tentang agama. Pasalnya, agama sudah mengajarkan dengan jelas bahwa kekerasan bukanlah jalan keluar bagi setiap masalah. Agama juga mengajarkan agar manusia bisa saling menyayangi dan mencintai. Jadi, jika seorang suami bisa melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya, bisa dipastikan bahwa ia tergolong minim pengetahuan agama.

Pemahaman akan kemungkinan sebab-sebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga memang penting untuk diketahui. Setidaknya dengan memahami hal tersebut kamu bisa lebih berhati-hati dalam memilih pasangan dan menjalani kehidupan rumah tanggamu nanti.

Baca Juga: Tak Hanya Fisik, 5 Bentuk Kekerasan dalam Pacaran Ini Harus Dihindari

Pagi Kusumardani Photo Community Writer Pagi Kusumardani

When in doubt, pray it out!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Just For You