Comscore Tracker

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenial

Teruslah belajar untuk menerapkan pola asuh yang bijak

Dalam lingkungan keluarga, setiap orangtua tentunya ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur serta mampu menggapai apa yang dicita-citakan dan membuat mereka bangga. Sebab itu, mereka berusaha dengan maksimal untuk mendidik sang anak dengan cara yang mereka anggap benar dan menyekolahkannya di lembaga pendidikan terpercaya.

Sayangnya, terkadang banyak dari kalangan orangtua menerapkan pola asuh yang keliru pada sang anak sehingga perkembangannya sejak dini hingga dewasa gak sesuai dengan yang mereka harapkan.

Termasuk juga dalam mendidik anak introvert di era milenial, tak sedikit orangtua yang menerapkan pola asuh yang mereka yakini sudah tepat serta bijak ternyata malah berdampak negatif pada buah hati mereka karena banyak faktor. Berikut 5 jenis pola asuhnya yang sebaiknya orangtua hindari.

1. Punya banyak waktu di rumah, tapi jarang berkomunikasi dengan anak

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenialpexels.com/rawpixel.com

Selama ini, banyak anggapan bahwa di saat orangtua mempunyai pekerjaan tetap yang berjarak jauh dari rumah dan berangkat pagi pulang malam adalah suatu hal yang bisa menyebabkan hubungan komunikasi mereka terhadap anaknya menjadi renggang.

Tapi, meskipun orang tua bekerja di tempat yang cukup dekat dengan rumah tapi kurang membiasakan komunikasi dengan anak justru malah membuat hubungan antara anak dengan orangtua akan makin renggang apalagi anak introvert yang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Misalnya, orang tua terlalu sibuk bermain gadget sampai mengabaikan saat anak sedang butuh perhatiannya dan sebagainya.

2. Enggan menegur dan menasehati anak saat berbuat salah

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenialpexels.com/Berendey_Ivanov/Andrey_Kobysnyn

Tatkala sang anak berbuat kesalahan, sudah semestinya kedua orang tua menegur dan menasehati sang anak supaya gak mengulanginya lagi. Namun sebenarnya banyak orang tua yang mengabaikan dan enggan untuk menasehati anaknya ketika berbuat salah lantaran terlalu fokus pada kesibukannya sendiri maupun hal lain.

Padahal, jika hal ini sering terjadi, sang anak terutama anak Introvert akan merasa gak diperhatikan oleh orangtua mereka. Sebaiknya, orang tua menegur dan menasehati dengan cara bijak serta berkomunikasi lebih dekat dan hangat dengan anak untuk menanyakan mengapa dia melakukan kesalahan itu kemudian segera temukan solusinya. 

3. Melarang anak untuk bergaul bebas di luar, tapi acuh tak acuh meski anak menggantungkan hidupnya pada gadget di rumah

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenialunsplash.com/Ludovic Toinel

Belakangan ini, memang pergaulan bebas para remaja di lingkungan luar entah di kota besar maupun pedesaan semakin lama semakin memburuk. Sehingga untuk menanggapi hal itu, tak sedikit orangtua yang lebih memilih untuk melarang anak bergaul terlalu bebas di dunia luar terutama bagi anak perempuan.

Tapi yang perlu orangtua pahami, di era milenials ini kejahatan dan penyebab rusaknya moral anak ternyata bukan hanya bisa disebabkan dari dunia luar, namun juga kerap muncul dari dalam rumah. Parahnya lagi, dampak buruk dari hal ini akan sangat mudah menimpa anak introvert yang cenderung lebih suka sendirian serta kurang pendidikan dan pengawasan dari orang tuanya. Contoh, kecanduan pornografi, kecanduan media sosial, kecanduan bermain game dan yang lainnya.

Sebab itu, orang tua seyogyanya lebih memahami bagaimana pola asuh yang terbaik hingga bisa menyesuaikan antara pola asuh dengan zaman di mana sang anak tumbuh dan berkembang.

Baca Juga: 5 Kekeliruan Pola Asuh Ini Biasa Dilakukan Orangtua Millennial

4. Kurang peka terhadap emosi sang anak

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenialpexels.com/pixabay

Karakter anak yang penurut dan selalu terlihat ceria saat di hadapan orangtuanya kerap dianggap sebagai tanda bahwa dia dalam keadaan baik-baik saja dan bisa mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya. Namun, sebenarnya hal ini bukanlah penentu bahwa anak introvert sedang dalam kondisi yang baik.

Dengan karakternya yang cenderung tertutup, bisa jadi di balik semua itu dia sedang menyimpan masalah besar bahkan terlibat dalam kasus kriminal. Sebaiknya, orang tua bisa lebih peka pada emosi sang anak supaya dia merasa diperhatikan serta bisa lebih terbuka pada orangtuanya.

Berhubung anak introvert hanya bisa lebih bersikap terbuka pada orang yang dia percaya dan dia merasa nyaman saat bersama orang tersebut, maka peran orangtua sangatlah berharga dalam hal ini untuk menjadi pendengar dan pemberi solusi terbaik atas berbagai masalah yang anak hadapi.

5. Menganggap sepele terhadap sikap membanding-bandingkan anak introvert dengan kakak adiknya atau tetangganya

5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Mileniald'Fun Station

Membanding-bandingkan antara anak introvert dengan kakak atau adiknya atau menekan sang anak agar mempunyai potensi juga sebaiknya orangtua hindari.

Sebab hal ini akan memberi dampak buruk pada anak sekalipun orangtua punya maksud baik yaitu supaya anaknya bisa punya bakat dan karakter seperti anak yang lain. Tapi kenyataannya, tiap anak memiliki keterbatasan serta keunikannya masing-masing baik anak introvert, ekstrovert atau ambivert.

Itulah beberapa jenis pola asuh orangtua terhadap anak introvert di era milenial yang keliru dan patut dihindari. Jenis pola asuh di atas bukan berarti sepenuhnya salah, tapi bisa dibilang keliru. Karena bagaimanapun juga, tiap orangtua akan tentunya sudah berjuang mati-matian untuk memberikan dan melakukan yang terbaik demi kesuksesan dan kesejahteraan anaknya kelak.

Jadi, alangkah baiknya jika orangtua lebih memahami dan mendidik sang anak berdasarkan pola asuh yang sesuai dengan kepribadian, minat, bakat serta era ketika sang anak dilahirkan dan berkembang seperti yang disebut sebagai generasi milenial dan gen Z.

Baca Juga: 10 Pola Asuh Olla Ramlan, Mama Muda Panutan

Peace Lover Photo Community Writer Peace Lover

With peace, we happy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Just For You