Comscore Tracker

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasati

Mama zaman now harus baca

Mengenal pola asuh ala mama zaman now memang banyak sekali pilihannya. Masing-masing telah memiliki kriteria pola asuh yang dianggap paling ideal. Salah satu fase yang dianggap paling riskan, yakni saat anak memasuki usia toddler, di mana seorang anak mulai mengenal dan menentukan ke mana arah perkembangannya.

Usia yang dikatakan sebagai toddler adalah 1-4 tahun. Pada fase ini, anak akan mengalami banyak hal, misalnya perkembangan emosional, pendidikan, kepercayaan diri, sehingga siap untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Semenjak menjadi seorang ibu, content creator Vendryana Larasati kerap membagikan pengalamannya saat bersama si kecil Zayka. Melalui unggahannya, Vendryana memberikan edukasi bagaimana sih caranya menghadapi Zayka yang kini berada di usia toddler. Banyak mama millennials yang mengaku kewalahan saat anaknya memasuki usia toddler karena pada umumnya anak terkesan implusif. 

Nah, gimana keseruan Vendryana membangun kedekatan dengan si toddler Zayka?

1. Menjadikan proses belajar untuk mengenal karakter anak lebih dekat

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasatiinstagram/vendryana

Untuk membangun kedekatan dengan toddler, kamu bisa mengajaknya melakukan segala aktivitas yang menyenangkan dan jauh dari rasa bosan. Proses belajar yang membosankan bisa kamu ubah menjadi kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu oleh toddler. Misalnya, membacakan buku atau dongeng. Pilihlah buku yang disertai ilustrasi gambar maupun visual suara. Buat toddler seakan ikut berperan dalam cerita tersebut. Dari sinilah, kepercayaan diri toddler bisa terbentuk. Misalnya, apa yang diinginkan, paling disukai atau tidak disukai. Kamu pun menerapkan gaya asuh yang membuat hubungan dengan toddler menjadi semakin erat. 

2. Jadikan waktu makan menjadi aktivitas yang menyenangkan

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasatiinstagram/vendryana

Banyak yang bilang, urusan makan dengan toddler bagai gencatan senjata. Maunya main terus-menerus, susah makan, pilih-pilih makanan atau picky eaters. Kalau sudah begini, kamu pasti dibuat kewalahan. Untuk menyiasatinya, Vendryana biasanya melihat perkembangan kenapa Zayka gak mau makan. Setelah itu, Vendryana membuat inovasi baru dalam mengolah bahan makanan untuk mengubah tekstur dan bentuk, namun penggunaan bahan-bahannya masih sama.

Trik lain yang dipakai ialah baby-lead weaning. Istilah ini mulai diperkenalkan oleh Gill Rapley, seorang health visitor dari Inggris, untuk menerangkan dorongan makan sendiri pada anak. Makanya, Vendryana sudah membiasakan Zayka untuk duduk di bangku makan bersama orangtuanya, sehingga Zayka merasa ia tengah melakukan kegiatan bersama-sama. 

3. Stop berkata 'jangan', lebih baik temani toddler eksplorasi berbagai hal

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasatiinstagram/vendryana

Saat memasuki usia toddler, anak jadi lebih berani untuk mencoba berbagai macam hal. Keingintahuan yang teramat besar mendorong anak melakukan hal tanpa rasa takut. Kurangi kalimat 'tidak', 'jangan', atau 'gak boleh' dan mulai menggantinya dengan kalimat yang lebih baik, misalnya dengan langsung mengatakan dampak atau risiko yang akan diperoleh.

Vendryana selalu membebaskan Zayka untuk melakukan banyak hal, membiarkan anak bereksplorasi. Karena sebagai orangtua, kamu hanya cukup mendampingi, mengingatkan, dan bukan menghalangi. Karena, toddler pantang untuk dilarang apalagi dengan cara yang kurang tepat. 

Baca Juga: 5 Pola Asuh Keliru Terhadap Anak Introvert yang Dilakukan Milenial

4. Tumbuhkan komunikasi yang baik dengan menerapkan bahasa cinta sejak dini

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasatiinstagram/vendryana

Biasakan untuk menyampaikan bahasa atau kalimat yang baik pada anak. Usia toddler merupakan fase di mana anak menyimpan semua memori. Jalin hubungan kamu dan si kecil melalui obrolan menggunakan bahasa cinta atau bahasa sayang. Vendryana biasa melakukan bahasa cinta seperti sentuhan, pelukan, ciuman, meluangkan waktu kebersamaan, kata-kata yang baik, dan memberikan pelayanan yang baik. Misalnya, menemaninya saat kesulitan serta mempersiapkan segala kebutuhan anak. 

5. Mengenalkan gawai pada toddler boleh kok, biar gak penasaran

5 Tips Bangun Kedekatan dengan Toddler ala Vendryana Larasatiinstagram/vendryana

Peran gawai dalam keseharian toddler sudah menjadi hal yang biasa. Sebagai content creator yang sangat akrab dengan gawai dan sosial media, Vendryana justru sangat berhati-hati saat memberikan gawai pada Zayka. Bukan berarti tidak membolehkan, Vendryana tetap sadar bahwa peran gawai pada generasi alfa sudah tidak bisa dipisahkan. Karena tanpa disadari, semua kebutuhan bergantung pada teknologi.

Kamu mulai bisa memberikan gawai pada anak usia 18 bulan atau 24 bulan dengan durasi 30 menit. Pilihkan tontonan yang sesuai dan dampingi si kecil. Proses pendampingan inilah yang menguatkan kedekatan kamu bersama toddler. Melibatkan anak dalam sesuatu hal mampu menumbuhkan emosional satu sama lain serta kepercayaan anak yang kuat pada orangtua. 

Nah, itu tadi tips membangun kedekatan dengan anak ala Vendryana. Hal terpenting, selalu dampingi setiap aktivitas toddler karena dari situlah kedekatan akan tumbuh. 

Baca Juga: Ketahui 5 Kekeliruan Pola Asuh yang Dilakukan Orangtua Millennial

Topic:

  • Syarifah Noer Aulia
  • Elfida

Just For You