Comscore Tracker

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah Tangga

#IDNTimesLife Berani menikah, berani bertanggungjawab

Dalam membangun hubungan rumah tangga memang tak akan pernah lepas dari permasalahan. Setiap masalah yang ada dapat diibaratkan sebagai bumbu dan pemanis untuk membuat hubungan pernikahan menjadi lebih erat.

Sayangnya tak semua pasangan dapat menyelesaikan masalah rumah tangga dengan mandiri. Beberapa diantaranya bahkan masih melibatkan orangtua untuk dalam setiap masalah. Padahal kamu perlu tahu bahwa beberapa dampak berikut ini dapat menjadi alasan untuk tak melibatkan orangtua dalam hubungan rumah tangga.

1. Menunjukkan ketidak mandirian

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah Tanggailustrasi orang bertengkar (Pexels/Polina Zimmerman)

Saat sudah berani untuk menikah, artinya pasangan sudah berani untuk menapaki fase baru dalam hidupnya. Fase ini juga berarti dengan bagaimana mereka akan mencoba untuk hidup mandiri dengan segala kemampuannya.

Jika setiap masalah harus melibatkan orangtua  maka hal tersebut dapat menjadi bukti dari ketidak mandiriannya. Tentunya hal tersebut akan menunjukan kerapuhan dari hubungan tersebut.

2. Mengganggu privasi rumah tangga

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah Tanggailustrasi pasangan bertengkar (Pexels/cottonbro)

Layaknya setiap orang yang memiliki privasi, rumah tangga pun juga jelas demikian. Rumah tangga bahkan membutuhkan privasi yang lebih rapat bila dibandingkan dengan hubungan lainnya.

Jika kamu bisa dengan mudahnya melibatkan orangtua dalam setiap permasalahan, maka dapat menjadi bukti dari privasi yang sudah terganggu. Cobalah untuk menyelesaikan permasalahan secara mandiri agar tak jadi permasalahan.

Baca Juga: 5 Tips Urusan Rumah Tangga Lancar Tanpa ART untuk Working Parents

3. Kecenderungan orangtua yang sulit netral

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah TanggaIlustrasi sepasang orangtua (Pexels/Pixabay)

Semua orangtua tentunya menyayangi anak-anaknya dan ingin yang terbaik untuk mereka. Hal ini bisa saja membuat orangtua kehilangan akal sehat dengan tetap memihak pada anaknya, meskipun salah.

Tentu saja hal ini membuat segalanya menjadi sia-sia apabila tetap melibatkan orangtua dalam setiap masalah. Orangtua akan sulit netral dan tetap memiliki kecenderungan untuk membela, serta memihak anaknya.

4. Sulitnya mengambil keputusan sendiri

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah Tanggailustrasi pasangan mengobrol (Pexels/Alex Green)

Setiap ada masalah yang terjadi dalam hubungan, jangan terlalu lama membiarkannya berlarut-larut. Segera cari solusi terbaik untuk menyelesaikannya dengan cepat.

Tentu saja dalam mencari solusi, kamu perlu mengambil keputusan dengan tepat. Sayangnya tentu saja kamu akan sulit mengambil keputusan apabila melibatkan orangtua dalam masalah. Nantinya kamu akan sulit berpikir jernih karena terus terpengaruh dari pendapat orangtua.

5. Masalah akan semakin berbelit

5 Alasan untuk Tak Melibatkan Orangtua dalam Permasalahan Rumah Tanggailustrasi pasangan bertengkar (Pexels/Alex Green)

Masalah yang terlalu dibiarkan berlarut nantinya tak akan menemukan titik terang. Bahkan tak jarang jika permasalahan tersebut akan menimbulkan keretakan pada hubungan pernikahanmu.

Jangan semakin memperparah hal tersebut dengan melibatkan orangtua di dalamnya. Alasannya tentu saja karena akan membuat masalah semakin berbelit. Jika sudah demikian, maka hubunganmu dan pasangan pun bisa sulit baik dan lebih runyam.

Selalu minimalisir kemungkinan untuk melibatkan orangtua dalam setiap masalah rumah tangga. Hal ini menjadi pengecualian apabila memang permasalahan yang terjadi terbilang serius dan berbahaya. Lebih mandiri dalam menyelesaikan masalah, ya!

Baca Juga: 5 Hal Soal Rumah Tangga yang Pantang Kamu Tanyakan ke Teman

Andini Maulana Photo Verified Writer Andini Maulana

Terima kasih sudah membaca, semoga dapat memberikan manfaat :)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya