Comscore Tracker

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahir

Tentu prioritas sudah sangat berbeda

Menjadi orangtua tentu akan mengubah hubungan pernikahanmu. Kehadiran bayi yang perlu perhatian penuh bisa saja membuat stres, kurang tidur, bahkan membuat komunikasi antar pasangan hanya bersifat ala kadarnya.

Belum lagi bicara soal baby blues yang tidak cuma diderita oleh istri, tapi juga bisa suami. Jadi di antara semua perubahan hormonal dan kebiasaan ini, tak heran jika kalian akan saling membentak. Berikut beberapa penyebab kenapa hubungan pasangan berubah sejak bayi lahir. Penyebab ini perlu disadari segera agar kehidupan pernikahan kalian berdua dapat cepat diperbaiki.

1. Komunikasi antara kalian berdua bersifat transaksional

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahirrawpixel.com/McKinsey

Karena kehadiran bayi, kamu dan pasangan jadi menghilangkan kebiasaan pillow talk malam sebelum tidur. Yang ada komunikasi jadi seperti "tolong jaga adik, aku mau mandi", atau "ambilkan air putih". Diskusi antara kalian berdua jadi lebih bersifat tuntutan, dan jika dilakukan terus, hanya terasa bikin tubuh makin capek.

Untuk mengatasinya, kalian harus mau saling mengeluarkan waktu ekstra untuk berkomunikasi. Misal, setelah bayi tertidur, ganti komunikasi kalian jadi topik yang non-bayi. Atau saat di meja makan, kalian bisa saling bercerita tentang aktivitas keseharian.

2. Kalian melupakan nikmatnya berhubungan seks

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahirrawpixel.com

Ada banyak alasan untuk menunda hubungan seks setelah bayi lahir. Di antaranya, kondisi badan belum kembali 'normal' 100%, ibu menyusui bisa saja mengalami kekeringan vagina, badan capek karena seharian perlu memberi perhatian pada bayi, dan lain sebagainya. Meski alasan tersebut bisa mengerti, namun bukan berarti kamu dan pasangan menghilangkan komunikasi seks dalam kehidupan pernikahan kalian.

Setelah mendapat izin dari dokter untuk bisa berhubungan lagi, segeralah lakukan namun jangan memaksa. Suami perlu paham, badan istri banyak berubah setelah melahirkan. Mulailah dari hal ringan dulu, misalnya saling menggoda satu sama lain, foreplay, hingga hal seksi lainnya.

Baca Juga: Cegah Kelahiran Prematur, 6 Manfaat Konsumsi Jambu Biji Saat Hamil

3. Tidak punya me time yang cukup

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahirrawpixel.com

Setiap orang butuh me time yang cukup, tak terkecuali orangtua yang baru punya bayi. Tanpa me time yang cukup, membuat kesehatan mental rusak serta komunikasi antar pasangan jadi tak baik. Padahal setelah punya bayi, justru disarankan bagi para orangtua untuk punya me time cukup supaya dapat menjadi orangtua yang baik lho.

Cara yang bisa kamu lakukan, adalah saling bergantian dan mengambil alih tugas ketika salah satu pasangan meminta waktu untuk beristirahat. Misalnya, istri tetap berhak meminta suami untuk menjaga bayi selama beberapa jam supaya dia bisa ke salon sebentar untuk merawat dirinya kok. Namun setelah kembali dari melakukan me time, jangan lupa ucapkan terima kasih ya.

Sebaliknya, jika suami melihat istri sudah terlalu lelah dan tidak ada waktu istirahat, tawarkan bantuanmu merawat bayi. Biarkan istri beristirahat dan jangan diganggu. Dijamin deh, hal kecil seperti ini bisa membuat kehidupan pernikahanmu makin manis.

4. Berbeda gaya parenting membuat stres satu sama lain

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahirrawpixel.com/McKinsey

Sebelum punya bayi, mungkin kalian tidak merasa perlu untuk membicarakan hal ini. Namun setelah bayi lahir, ditambah dengan orangtua yang ikut campur, hal yang dulunya disepelekan ini justru akan membuat kalian paling stres satu sama lain.

Solusinya, sebelum bayi lahir, kamu dan pasangan sudah saling kompromi cara pengasuhan seperti apa yang mau diambil. Dan meski kata orangtua itu bagus, namun yang menjalaninya ini kalian berdua. Jadi tak perlu semua omongan orangtua ditaati 100% dan melupakan kompromimu dengan pasangan.

5. Tanpa sadar, kalian saling menuntut pasangan untuk saling mengerti kondisimu

5 Penyebab Kenapa Hubungan Antara Pasangan Berubah Setelah Bayi Lahirrawpixel.com/roungrout

Setelah bayi lahir, kebanyakan istri berharap suami mengerti kalau dia sudah cukup repot. Bahkan terkadang, istri juga mengeluarkan kode-kode agar suami paham apa yang dirasakannya. Di lain sisi, suami juga berharap istri bisa perhatian padanya. Suami berharap istri bisa memasakkan makanan untuknya lagi, bisa menyiapkan semua kebutuhannya, bisa mengerti kalau dia capek karena mencari nafkah, dan lain sebagainya.

Perasaan saling menuntut dan saling mengerti seperti ini, akan membuat hubungan antara pasangan berubah. Daripada menuntut dan memaksa pasangan mengerti, lebih baik kalau semua dibicarakan situasi jelek yang bakal kalian hadapi setelah bayi lahir. Dan jika ada hal-hal kecil yang tak sesuai ekspektasimu, jangan marah. Dalam situasi seperti ini, hati harus lebih legowo untuk merelakan hal-hal yang tak sesuai kemauanmu.

Jika kamu dan pasanganmu membiarkan mengalir saja selama fase ini dan berpikir kalau nanti 'akan kembali normal', kehidupan pernikahan kalian dijamin tidak bahagia. Kalian berdua hanya akan menjadi orangtua yang terus berdebat tugas suami apa, tugas istri apa. Justru di masa-masa ini, kalian harus lebih meluangkan waktu untuk mengembalikan lagi hubungan kalian.

Terdengar berat memang, tapi itulah inti dari kehidupan pernikahan bukan? Terus bersama selamanya hingga maut memisahkan kalian.

Baca Juga: 4 Mitos dan Fakta Seputar Melahirkan Caesar, Sama-sama Sakit

Winnie Hw Photo Community Writer Winnie Hw

We like to party, yeah yeah yeah~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Just For You