Comscore Tracker

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Minder

Ayah juga manusia biasa

Tidak hanya seorang ibu yang bisa mengalami mom shaming, ternyata ayah juga ada yang mengalami dad shaming. Bahkan, tidak sedikit para ayah yang mengalami dad shaming. Pelaku dad shaming bisa siapa saja, mulai dari teman, tetangga, orang tua, bahkan istri sendiri juga bisa menjadi pelaku.

Dilansir dari New York Times, berdasarkan survei yang dilakukan terhadap ayah yang memiliki anak berusia hingga 13 tahun, 52 persen mengalami dad shaming. Wah, ternyata korban dad shaming sangat banyak. Kritikan yang banyak diterima berupa pola asuh hingga nutrisi untuk anak. Selain itu, masih banyak hal yang merupakan bentuk dad shaming, simak penjelasan berikut.

1. Memberikan kritik dan komentar tentang pola asuh tanpa diminta

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Minderbestlifeonline.com

Tidak hanya ibu yang sering mendapat kritikan tentang pola asuh atau gaya parentingnya. Ayah juga bisa mendapat kritik dan komentar mengenai caranya mengasuh anak. Misalnya tentang cara menggendong yang dianggap salah, cara mengajak anak berbicara, dan masih banyak lagi.

Walaupun kritikan atau komentar yang diucapkan hanya berupa candaan atau komentar spontan, tetapi bisa saja menyinggung perasaan apalagi jika asal komentar tanpa diminta. Oleh karena itu, selalu jaga komentar dan jika ingin memberikan kritik atau saran pilihlah kalimat yang tidak menyinggung.

2. Mengomentari tumbuh kembang anak

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Minderidiva.com

Biasanya ibulah yang sering mendengar komentar tentang pertumbuhan anak karena ibu yang lebih sering bersama anak. Komentar yang diterima misalnya, "Anaknya kok kurus banget," atau pertanyaan tentang kenapa anaknya belum bisa merangkak, jalan, dan lainnya.

Tidak hanya itu, kadang ada juga yang membandingkan dengan anaknya. Ternyata bukan hanya ibu yang bisa mengalami hal itu. Ayah juga bisa saja mendapat komentar negatif dari orang-orang sekitar tentang tumbuh kembang anaknya.

3. Menilai ayah dari materi

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Minderusatoday.com

Ayah adalah tulang punggung keluarga dan mempunyai kewajiban menafkahi anak dan istri. Oleh karena itu, tak jarang orang memberi komentar tentang pekerjaan dan gaji ayah. Banyak yang menilai bahwa dengan mempunyai penghasilan yang besar maka pasti bisa membahagiakan anaknya.

Penilaian tersebut bisa menjadi dad shaming bagi seorang ayah. Padahal, materi tidak bisa menjadi tolok ukur kesuksesan seorang ayah.

Baca Juga: 5 Hal Ini Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan Usai Alami Body Shaming

4. Mengkritik ayah yang sibuk bekerja

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Minderpersonneltoday.com

Selama ini yang banyak terjadi adalah perdebatan tentang ibu rumah tangga versus ibu bekerja. Di mana ibu rumah tangga banyak dianggap lebih baik karena bisa mengasuh anak sendiri. Ternyata ayah juga bisa menerima kritikan semacam itu.

Banyak ayah yang sibuk bekerja dari pagi hingga malam mendapat kritikan karena kurangnya waktu untuk anak. Bahkan ada yang tak segan memberikan komentar pedas seperti, "Kasihan anaknya, kayak nggak punya ayah." Kamu jangan sampai memberikan komentar seperti itu kepada seorang ayah ya! 

5. Mengintervensi pola asuh dan cara merawat anak tanpa membiarkan ayah untuk belajar

5 Bentuk Dad Shaming yang Sering Dialami Ayah dan Bisa Bikin Mindertoday.com

Ketika menjadi ayah tidak serta merta mahir merawat anak. Seorang ayah juga butuh belajar cara memandikan, menggendong, memakaikan baju, menyuapi, dan lainnya. Banyak orang, terutama orang tua, yang merasa lebih tahu dan merampas waktu ayah bersama anaknya.

Misalnya ketika ayah sedang menggantikan popok, tetapi lama atau caranya salah, lalu ada yang menyerobot, "Sini, aku saja yang pakaikan, bukan gitu caranya." Dengan begitu, maka ayah tidak punya kesempatan untuk belajar. Hal itu juga bisa membuat ayah kehilangan rasa percaya dirinya.

Jadi jangan memberikan komentar dan kritik jika tidak diminta ya. Jika kamu ingin memberikan saran kepada seorang ayah, katakan dengan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung perasaan.

Baca Juga: 5 Tips Parenting Penting untuk Anak Usia Bawah 5 Tahun

wiwit widiastuti Photo Verified Writer wiwit widiastuti

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya