Comscore Tracker

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?

Lebih baik fokus pada orang-orang yang support

Lesti Kejora dan Rizky Billar merupakan sepasang kekasih yang resmi menikah pada 19 Agustus silam. Di balik dukungan dan doa yang mengalir ke mereka, ternyata masih ada saja oknum-oknum yang berkomentar julid, khususnya di media sosial.

Meskipun begitu, baik Lesti maupun Billar, gak terlalu ambil pusing dengan omongan-omongan negatif tersebut. Mereka punya cara sendiri untuk menanggapi hal-hal seperti itu, sebagaimana yang telah diulas berikut ini.

1. Bersikap bodo amat

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?Lesti Kejora (instagram.com/lestykejora)

Lesti berkata bahwa jika ingin sukses kita tidak perlu mendengarkan ucapan orang lain, kecuali jika kata-kata tersebut membangun dan memotivasi untuk jadi lebih baik. Bukan hanya di dunia entertainment, dalam kehidupan sehari-hari pun kita pasti sudah akrab dengan yang namanya menggunjing atau membicarakan kejelekan orang lain. Tugas kita ialah memilah, mana yang sebaiknya diberi perhatian, mana yang tidak.

Sakit hati terhadap komentar netizen itu manusiawi. Namun, terlalu berlarut-larut hingga mengabaikan banyak hal di sekitarlah yang tidak diperbolehkan. Jadi, alih-alih menghabiskan waktu dan energi dengan mengacuhkan komentar-komentar negatif, Lesti memilih untuk bersikap bodo amat dan fokus dengan tujuan yang telah dibentuk sejak awal.

2. Menganggapnya sebagai ladang pahala 

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?Rizky Billar (instagram.com/rizkybillar)

Sama seperti sang istri, Rizky Billar juga gak memedulikan komentar-komentar negatif, terutama dari warganet.

“Anggap orang yang jelek-jelekin kita, memfitnah kita di sosmed, itu sebagai transfer pahala buat kita,” tutur Billar.

Pernyataan Billar tersebut sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW sebagai berikut.

أَتَدْرُونَ مَنِ الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

“Tahukah kalian siapa muflis (orang yang bangkrut) itu?”

Para sahabat menjawab, ”Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai uang maupun harta benda.”

Kemudian Nabi Muhammad SAW menjelaskan,

“Muflis (orang yang bangkrut) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim 6744 & Ahmad 8029).

Baca Juga: 10 Potret Figur Publik di Acara Ngunduh Mantu Lesti-Billar

3. Mencari kesibukan yang lebih bermanfaat 

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?Lesti Kejora (instagram.com/lestykejora)

Bagaimana pun, kita tidak bisa mengontrol apa yang orang lain lakukan terhadap kita. Yang bisa diatur ialah respons dan tindakan dari diri kita sendiri.

Maka dari itu, Lesti lebih suka mencari kesibukan-kesibukan positif yang mendatangkan banyak manfaat. Punya banyak kesibukan menjadi pengalihan yang ampuh dari hujatan-hujatan haters.

4. Fokus pada orang-orang yang memberi support

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?Rizky Billar, Lesti Kejora, dan keluarga (instagram.com/lestykejora)

Lesti dan Billar meyakini bahwa jumlah orang yang mendukung dan menyayangi mereka jauh lebih banyak daripada yang menghujat. Karena itu, mereka memilih untuk fokus pada orang yang telah mendukung dan berperan besar di balik kesuksesan mereka tersebut.

Kita hanya memiliki dua tangan yang tak mampu untuk menutup mulut banyak orang. Yang bisa kita lakukan hanyalah menutup kedua telinga dan terus melangkah bersama orang-orang yang berharga.

5. Berdoa

5 Cara Lesti dan Billar Tanggapi Komentar Julid, jadi Ladang Pahala?Lesti Kejora (instagram.com/lestykejora)

Lesti justru merasa iba dengan orang-orang yang berkomentar julid tersebut. Perempuan 22 tahun itu berdoa agar mereka segera dibukakan hatinya dan sadar bahwa yang dilakukan itu gak lebih dari perbuatan sia-sia yang hanya membuang-buang waktu.

Selalu berkomentar negatif juga menjadi penanda bahwa orang yang melakukan hal itu kurang bahagia dalam hidupnya. Akibatnya, mereka iri dan menyerang orang-orang yang kehidupannya tampak sempurna.

Kelima hal yang dilakukan oleh Lesti dan Billar dalam menyikapi komentar-komentar negatif juga bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, lho. Selalu ingat bahwa yang terpenting, fokus saja terhadap apa-apa yang terbaik untuk dirimu.

Baca Juga: Resmi Menikah! Ini 10 Momen Lesty Kejora dan Rizky Billar saat Pacaran

Addini Safitri Photo Verified Writer Addini Safitri

Hope what I share can be useful for you. Be my friend on Instagram: @addini_sft

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya