Comscore Tracker

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?

Kamu termasuk tipe mana?

Menunda-nunda pekerjaan sudah menjadi darah daging di kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar orang. Selalu ada yang lebih menarik dibanding tugas atau deadline yang harus dikerjakan. Dilansir Life Hack, menurut menurut sebuah survei di tahun 2015, rata-rata orang menghabiskan 55 hari per tahunnya untuk menunda-nunda pekerjaan, dengan rata-rata 218 menit per harinya.

Tentu procrastinating gak akan membawamu ke mana-mana. Pekerjaanmu gak akan selesai tapi waktu terus berjalan maju. Pada akhirnya deadline malah gak kekejar. Untuk memahami lebih dalam mengenai procrastination ini, berikut adalah 5 tipe procrastination yang ada.

1. Si perfeksionis

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?ilustrasi laki-laki depresi (pexels.com/Andrew Neel)

Dilansir Life Hack, menurut Leon Ho, CEO Life Hack, perfeksionis adalah mereka yang terlalu memperhatikan detil. Mereka takut untuk mulai mengerjakan tugasnya karena mereka merasa tertekan akibat harus melakukan semuanya dengan sempurna. Mereka terlalu takut untuk melanjutkan pekerjaannya.

Kalau kamu seorang perfeksionis, jangan sampai biarkan obsesimu untuk selalu sempurna mengambil alih. Semua waktumu malah akan habis untuk detil yang kurang penting. Tentukan dulu tujuan setiap tugas supaya fokus kamu gak terpecah ke hal-hal yang gak penting.

2. Si pemimpi

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?ilustrasi perempuan kesulitan tidur (pexels.com/cottonbro)

Si pemimpi adalah mereka yang suka membuat rencana, tapi gak suka menjalankannya. Mereka sangat kreatif, tapi suka susah dan lamas untuk menyelesaikan pekerjaannya. Berbeda dengan perfeksionis, si pemimpi gak suka memperhatikan detil. Mereka kreatif, mereka suka bermimpi.

Kalau kamu tipe pemimpi, kamu harus menarik diri kamu supaya gak terus larut dalam imajinasimu. Susun tujuan secara spesifik yang memang bisa kamu capai. Bagi tujuan itu ke dalam beberapa pekerjaan kecil supaya kamu gak merasa malas untuk memulai.

3. Si tukang tunda

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?ilustrasi laki-laki bekerja (pexels.com/Tim Gouw)

Si tukang tunda ini gampang banget khawatir dan hidupnya penuh dengan insecurities. Mereka takut untuk mengerjakan pekerjaan yang mereka gak yakin bisa selesaikan. Mereka lebih baik gak mengerjakan pekerjaan ketimbang dimarahin atau dihakimi sama orang lain ketika mereka berbuat kesalahan.

Untuk kamu dengan tipe seperti ini, fokuskan waktu terbaikmu ke tugas yang paling sulit. Kalau kamu orang yang bisa fokus di pagi hari, maka kerjakan pekerjaan yang paling menantang dulu. Hal ini akan membuat kamu merasa produktif, menjadi pencapaian tersendiri yang bisa mendorong kamu untuk terus termotivasi mengerjakan tugasmu.

Baca Juga: Revenge Bedtime Procrastination: Pengertian, Penyebab, Penanganan 

4. Si pembuat onar

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?ilustrasi laki-laki sedang berpikir (pexels.com/Antoni Shkraba)

Sesuai namanya, si pembuat onar selalu menunda pekerjaan sampai ke saat-saat terakhir dengan sengaja. Mereka melihat deadline sebagai hal yang menyenangkan dan percaya mereka bisa bekerja lebih baik di bawah tekanan. Kamu yang suka SKS (Sistem Kebut Semalam) ketika mengerjakan tugas termasuk ke dalam tipe satu ini.

Nyatanya, sengaja mendorong diri sendiri untuk bekerja di bawah tekanan hanya untuk bisa menghasilkan pekerjaan yang lebih baik itu hanya mitos. Kamu gak punya cukup waktu untuk memeriksa pekerjaanmu dan gak punya ruang untuk memperbaikinya jadi lebih baik. Coba gunakan teknik Pomodoro kalau kamu suka mepet deadline seperti ini.

5. Si tukang sibuk

5 Tipe Procrastination yang Perlu Diketahui, Yakin Gak Termasuk?ilustrasi laki-laki kelelahan bekerja (pexels.com/William Fortunato)

Tipe procrastination satu ini menunda pekerjaannya karena dia memang benar-benar sibuk. Saking banyaknya, mereka sulit untuk memprioritaskan mana yang harus dikerjakan duluan. Hal ini karena memang mereka punya pekerjaan yang banyak atau karena mereka gak berani menolak pekerjaan baru.

Untuk kamu dengan tipe ini, kamu harus bisa menyusun prioritasmu. Tugas-tugas penting harus diprioritaskan di atas tugas-tugas yang mepet, karena tugas yang mepet belum tentu penting. Tentukan tujuan dari setiap tugasmu dan ketahui outcome seperti apa yang kamu inginkan.

Itulah dia 5 tipe procrastination yang perlu kamu ketahui. Menunda pekerjaan gak akan membuatnya dengan ajaib menghilang. Coba belajar untuk mendorong rasa malas untuk memulai pekerjaan. Ingat, memulai itu sudah setengah dari proses.

Baca Juga: 5 Tips Menghindari Procrastination, Bye-Bye Sistem Kebut Semalam!

Agnes Z. Yonatan Photo Verified Writer Agnes Z. Yonatan

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya