Comscore Tracker

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend 

Jangan sampai kamu ikut terpengaruh ya guys!

Kini bukan hanya lingkungan yang tercemar akibat berbagai polusi yang ada, namun lingkungan pergaulan yang kita jalani juga mengalami hal yang sama. Bedanya polusi ini bukan berasal dari kendaraan atau limbah, melainkan perilaku buruk yang dipertahankan beberapa anak muda. Hal seperti ini kalau dibiarkan bisa merusak diri hingga masa depan lho.

Oleh karena itu penting banget buat kamu untuk memiliki proteksi diri yang mumpuni seperti beberapa list di bawah ini!

1. Menguatkan diri untuk tetap berada di jalur yang benar

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/kat wilcox

Pergaulan tidak melarangmu untuk berteman dengan orang dari berbagai latar belakang dan kehidupan yang berbeda. Kamu bebas memperluas relasi karena itu memang sebuah kebutuhan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah saat bergaul dengan toxic friend pastikan untuk menguatkan diri untuk tetap berada di jalur yang benar. Jangan sampai kamu jadi ikut terbawa dan mengalami penurunan kualitas karena tidak cukup ahli menahan dan mengontrol diri. 

2. Mengingat batasan saat bersenang-senang bareng mereka

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/rawpixel

Masih menyambung dari poin sebelumnya, hal ini mungkin sering banget terjadi dimana kamu diajak atau dipengaruhi untuk mengikuti hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan.

Namun selama kamu bisa menjaga batasan-batasan tertentu ketika bersenang-senang dengan mereka, berarti kamu gak perlu khawatir. Intinya jangan menjadi seorang yang mudah dipengaruhi dan tidak tegas saat tergabung bersama toxic people.

3. Memiliki lingkungan lain yang bisa menetralkan pergaulanmu

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/brett sayles

Umumnya toxic friend muncul saat masa-masa peralihan dari remaja ke dewasa, pertemanan di masa ini memang rawan terjadi penyimpangan.

Untuk mengatasinya, kamu cukup menjaga pertemanan dengan temanmu yang lain. Memiliki teman yang tidak aneh-aneh dan membawa pengaruh buruk kepadamu bisa membuat keadaan jadi netral. Setidaknya kamu masih memiliki pengingat dan pendamping yang gak merusak kualitas diri. 

Baca Juga: 6 Tipe Teman Toxic Ini Harus Dihindari Demi Kesehatan Jiwa

4. Melihat sisi negatif dan menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/thatguycraig000

Berteman dengan mereka yang tidak terlalu baik tidak selamanya buruk lho. Darinya kamu bisa mengambil banyak pelajaran dan mengetahui banyak hal. Amati dan ketahui betul-betul apa sisi negatif yang temanmu dapat dari perilaku gak baiknya. Kemudian jadikan hal itu sebagai pelajaran berhaga dalam proses kehidupan. 

5. Memegang teguh tujuan hidup yang kamu impikan

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/minan1398

Genggam terus mimpi yang kamu rajut sejak dulu. Tak peduli seberapa toxic teman-teman yang ada di sekitarmu, mimpi punya kekuatan tak terlihat. Mimpi bisa menjadikanmu seorang ambisius yang tak akan goyah sekalipun banyak rintangan menghadang. Itu salah satu alasan kenapa kamu harus memiliki mimpi yang besar dan kuat. 

6. Jangan lupa untuk selalu mempertebal iman dan taqwa

6 Proteksi Diri yang Harus Kamu Miliki Saat Dikelilingi Toxic Friend pexels.com/bo salem nieuwenhuizen

Iman dan taqwa juga perlu untuk selalu ditingkatkan agar kita tak mudah terjerumus dan terbawa arus. Hal itu berlaku seperti perlindungan diri yang akan mengetuk pintu hati nurani saat ada sesuatu yang tidak benar. 

Memiliki teman dengan tipe yang beragam seperti ini memang menjadi salah satu tantangan. Namun selama kita mampu untuk beradaptasi dan menempatkan diri dengan baik, semua akan baik-baik saja guys. Keep calm!

Baca Juga: Gak Suka Menggosip, Ini 5 Keseruan Berteman dengan Pemilik Darah AB

Alee Shaby Photo Community Writer Alee Shaby

to moon and back.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Just For You