Comscore Tracker

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang Lain

Amanah itu penting, lho!

Sebagai manusia yang hidup saling berdampingan, kepercayaan membuat segalanya menjadi lebih mudah. Salah satu contohnya ketika diberikan amanah, adanya kepercayaan membuat orang lain tidak sungkan untuk menitipkan amanahnya terhadapmu.

Namun, hal tersebut tidak semerta-merta berjalan begitu saja, karena sedikitnya ada lima alasan kamu gak boleh sembarang mengambil amanah dari orang lain. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan di bawah ini.

1. Sadar akan kapasitas yang kamu miliki untuk menggenggam banyak amanah

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang LainPexels.com/cottonbro

Secara garis besar, gak semua orang bisa menggenggam banyak amanah secara langsung, ada juga yang kewalahan ketika dipercaya untuk mengemban amanah demi amanah dari orang lain.

Dalam hal ini, kita tidak boleh sembarangan mengambil amanah tanpa pikir panjang. Paling tidak, kamu harus sadar akan kapasitas diri sendiri apakah mampu untuk menggenggam banyak amanah atau tidak.

2. Amanah boleh diterima jika kamu benar-benar orang yang bertanggung jawab

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang LainPexels.com/Sam Lion

Pada dasarnya, adanya amanah tidak akan luput dari rasa tanggung jawab. Ketika orang lain mempercayakan sebuah amanah kepadamu, kamu harus bisa mempertanggungjawabkan itu semua.

Hal ini menegaskan bahwa kita gak boleh sembarangan mengambil amanah yang dititipkan orang lain. Amanah boleh diterima jika kamu benar-benar orang yang bertanggung jawab, orang yang sangat serius ketika dibutuhkan dan mampu menanggung segala macam risiko di dalamnya.

3. Tidak menyepelekan amanah yang mungkin sangat besar artinya bagi orang lain

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang LainPexels.com/cottonbro

Secara garis besar, orang yang mampu mengemban banyak amanah bisa meningkatkan rasa kepercayaan orang banyak. Hanya saja, kita tidak hanya bicara soal diri sendiri, tapi juga kepentingan orang lain.

Mengambil sembarang amanah sama dengan menyepelekan sebuah amanah yang mungkin sangat besar artinya bagi orang lain. Kita tidak bisa memanfaatkan kepentingan orang lain hanya untuk keuntungan diri sendiri, apalagi sampai mengorbankan sesuatu yang tidak pantas dikorbankan.

4. Tidak menggenggam banyak amanah yang mungkin memberatkan dirimu

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang LainPexels.com/Ketut Subiyanto

Pada dasarnya, kita tidak bisa menutup mata bahwasanya setiap orang selalu ingin menjadi pribadi yang dapat dipercaya orang lain. Hanya saja, sembarang mengambil amanah juga bukan pilihan yang tepat dan tidak bisa dilakukan begitu saja.

Menggenggam banyak amanah sejatinya tidaklah mudah, bahkan bisa sangat memberatkan dirimu karena menerimanya terlalu berlebihan. Bukannya amanah bisa tersampaikan dengan baik, malah banyak amanah yang terabaikan.

Baca Juga: 5 Sebab Sifat Gak Amanah Saat Meminjam Barang Itu Menjengkelkan Banget

5. Tidak merusak kepercayaan orang lain terhadapmu akibat terlalu sembarangan mengambil amanah

5 Alasan Kamu Gak Boleh Sembarang Mengambil Amanah dari Orang LainPexels.com/Elijah O'Donnell

Orang yang sembarangan mengambil amanah cenderung dinilai negatif, karena gak semua amanah yang dititipkan terseleksi dengan baik dan benar-benar bisa terlaksana semuanya.

Pada akhirnya, sembarang mengambil amanah sama dengan merusak kepercayaan orang lain terhadap dirimu. Jika sudah tidak ada kepercayaan, maka hidupmu akan berjalan sulit dan selalu dianggap buruk.

Itu dia deretan alasan kamu gak boleh sembarang mengambil amanah dari orang lain. Meski niat awal kamu sangat baik, jangan buat segalanya menjadi rumit dengan menuruti ego kamu yang tanpa dipikirkan matang-matang.

Baca Juga: 5 Alasan Menjaga Prasangka Baik Bisa Bikin Hidup Kamu Lebih Bahagia

Andri Yanto Photo Verified Writer Andri Yanto

Hi, Bro!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya