Comscore Tracker

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkan

#GoodLife Jangan galau terus, ayo semangat!

Dalam menjalani hidup, manusia akan bertemu dengan macam-macam kesulitan yang terkadang berujung kegagalan. Misalnya gagal tes di perguruan tinggi, gagal menjalani hubungan, gagal tes pekerjaan atau kegagalan lainnya.

Kegagalan akan terasa lebih menyakitkan ketika harapanmu sudah setinggi langit tapi ternyata harus menerima kenyataan bahwa kamu gagal. Namun meski sakit, kamu harus menyadari bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.

Ada beberapa hal di luar kuasamu yang tak bisa kamu capai, tapi bukan berarti kamu harus larut dalam kesedihan akibat kegagalan tersebut. Supaya semangatmu kembali, lima hal ini harus kamu ingat ketika langkahmu menemui kegagalan yang menyakitkan.

1. Walaupun saat ini gagal, setidaknya kamu sudah berani untuk mencoba

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkanunsplash.com/ Anthony Tran

Meskipun gagal, setidaknya kamu sudah mengalahkan rasa takutmu untuk mencoba. Kamu menantang diri sendiri untuk keluar dari zona aman. Hal bagus lainnya keberanianmu sudah naik satu level.

Walaupun gagal, bukan berani kamu adalah pecundang. Kamu patut berbangga karena ternyata kamu adalah orang yang berani mengambil resiko. Keren!

2. Kegagalan mengajarkanmu untuk lebih berusaha lagi di masa depan

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkanunsplash.com/ Ant Rozetsky

Dengan kegagalan, tandanya kamu harus berusaha lebih keras lagi di masa depan. Bukan artinya saat ini kamu setengah-setengah, hanya saja mungkin usahamu belum maksimal.

Dari kegagalan, kamu jadi mengetahui kelemahanmu dan belajar untuk memperbaikinya. Tak perduli berapa banyak kegagalan yang kamu alami, yang penting adalah keinginanmu untuk terus belajar dan berusaha lagi.

Baca Juga: Jadi Pengingat, 5 Alasan Kamu Perlu Menuliskan Kisah-kisah Kegagalanmu

3. Hei, mungkin saja ada jalan lain yang lebih baik untukmu!

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkanunsplash.com/Thomas Griesbeck

Kegagalan tak selalu jadi pertanda buruk. Mungkin saja kamu memang harus "gagal" agar bisa menemukan jalan lain yang lebih bagus.

Misalnya saat kamu gagal menjalani hubungan dengan pacarmu. Sekuat apapun kamu berusaha, tetap saja hubunganmu harus berakhir. Mungkin itu adalah pertanda kalau kamu memang harus berhenti.

Katanya, rencana kita bukanlah rencana Sang Kuasa, jadi bisa saja ada jalan lain atau seseorang yang lebih baik yang bisa kamu dapatkan di luar sana.

4. Setiap rasa sakit dari kegagalan mengajarkanmu untuk lebih kuat

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkanunsplash.com/ Christopher Campbell

Kegagalan adalah salah satu cara untuk mengajarkanmu lebih kuat. Rasa sakit yang ditimbulkan, memberi "goresan" kasar sehingga hatimu jauh lebih kebal.

Rasanya memang sakit, tapi kadang rasa sakit adalah cara yang paling ampuh untuk memberitahumu apa itu terluka, dan mengajarkan bagaimana caranya bangkit dari keterpurukan.

5. Terima dan jalani saja. Berlapang dada dan mencoba ikhlas adalah cara untuk membuatmu lebih dewasa

5 Hal yang Harus Kamu Ingat saat Mengalami Kegagalan yang Menyakitkanunsplash.com/ Ryan Moreno

Cara terbaik untuk mengatasi kegagalan yaitu belajar menerima dan jalani saja. Hatimu harus ikhlas dan berlapang dada saat menjalani ini semua. Perlahan, kamu akan lebih dewasa dan jadi lebih tegar.

Nikmati saja prosesnya tanpa banyak mengeluh, karena itulah cara terbaik untuk memulihkan kembali semangat yang patah dan hati yang remuk.

Kegagalan tak akan berlangsung selamanya selama kamu mau mencoba dan terus berusaha. Jadi sembuhkan hatimu dan cobalah bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Berdamai dengan Kegagalan

Cappucinotea * Photo Verified Writer Cappucinotea *

Tohoshinki Enthusiast, Instagram: astri_meita

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya