Comscore Tracker

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Bangga

#IDNTimesLife Kamu memang terlahir kuat, jangan menyerah!

Istilah sandiwch generation digunakan untuk anak muda yang harus menanggung kebutuhan orangtua, sekaligus adik bahkan kerabat terdekat. Gak hanya menanggung kebutuhan keluarga, pejuang sandwich generation juga harus bersusah payah untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. 

Berada dalam posisi tersebut tidaklah mudah, apalagi kalau penghasilan terlanjur pas-pasan. Penuh tantangan dalam satu waktu, banyak sekali suka duka yang dialami sandiwich generation. Apa kamu salah satunya?

1. Terjebak dilema ingin egois untuk diri sendiri atau berkorban atas nama keluarga

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Banggailustrasi seseorang bersedih (pexels.com/Bob Price)

Gak mudah menjadi tulang punggung keluarga di usia muda. Kamu lelah, tapi dipaksa tetap kuat. Kelangsungan hidup keluarga diletakkan pada pundakmu. Terang aja membuatmu harus berpikir keras, bagaimana cara memenuhi dan membayar semua kebutuhan dalam satu waktu.

Kadang, ada perasaan samar-samar untuk egois. Bersenang-senang dengan uang pribadi tanpa pusing memikirkan hal lain. Namun keadaan tak bisa dibohongi. Nyatanya, hatimu gak tega untuk melakukan itu. 

2. Merelakan mimpi yang ada di depan mata untuk jadi tulang punggung keluarga

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Banggailustrasi menghitung uang (pexels.com/Alexander Mils)

Ada juga yang karena menanggung kebutuhan keluraga, harus rela melepaskan impiannya. Misalnya, menunda melanjutkan jenjang pendidikan tinggi karena uangnya dipakai untuk kebutuhan keluarga. Sandwich generation gak punya support system yang mumpuni, sebab itu harus bekerja dua kali lipat lebih keras.

Sekilas, terdengar gak adil untukmu. Tapi, di satu sisi, kamu tak bisa melihat orangtua bekerja sendirian. Melihat adikmu mengerang karena menahan lapar adalah mimpi buruk.  Meski berat, kamu memilih menunda pendidikan supaya bisa membantu orangtua bekerja. 

3. Mau curhat tapi gak bisa, akhirnya memilih menahan seorang diri

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Banggailustrasi duduk sendirian (pexels.com/Trinity Kubassek)

Dari lubuk hati terdalam, tak pernah terpikirkan olehmu akan berada di situasi seperti ini. Kadang, ada perasaan iri ketika melihat temanmu hidup nyaman, tanpa harus pusing soal uang. 

Kamu ingin berbagi keluh kesah pada teman terdekat, tapi segan rasanya. Tak semua orang bisa mengerti posisimu. Mereka tak pernah tahu rasanya berjalan dengan sepatumu yang penuh duri rintangan. Karena itu, tak jarang kamu memilih diam dan memendamnya sendirian saja. 

Baca Juga: Jadi Golongan Generasi Sandwich, 5 Zodiak Ini Gak Pernah Ngeluh

4. Hidupmu berat, tapi terselip perasaan bangga karena kuat menjalaninya

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Banggailustrasi bersemangat (pexels.com/Nina Uhlíková)

Kamu gak bisa memilih keluarga seperti apa untuk dilahirkan, tapi kamu punya pilihan untuk gak menyerah. Memang jalanmu lebih keras dari yang lain. Rasanya, bebanmu tiga kali lebih keras dibanding yang lainnya. 

Gak jarang kamu nangis di sepertiga malam, meratap soal nasibmu. Tapi, diam-diam, ada perasaan haru karena bisa membantu keluarga. Kamu berhak berbangga diri, karena tak semua orang mampu dan kuat jika ada di posisimu. Bak mantra, berkali-kali mengatakan pada diri sendiri kalau kamu sanggup menjalaninya.

5. Apa yang kamu lakukan sekarang, akan kembali menjadi hal baik di masa depan nanti 

5 Tantangan Sandwich Generation, Terasa Pedih tapi Juga Banggailustrasi seseorang melompat penuh semangat (pexels.com/Sebastian Voortman)

Kamu telah melakukan hal yang baik. Kerja kerasmu tak akan sia-sia. Meski saat ini belum terasa hasilnya, tapi kamu harus ingat bahwa sesuatu yang baik, akan kembali lagi padamu dalam wujud yang baik juga. 

Saat ini, kamu bersusah payah untuk membantu keluarga. Dan suatu saat nanti, apa yang kamu lakukan akan kembali dalam bentuk yang berbeda, sesuai dengan perbuatan baik dan kebesaran hatimu di masa lalu. 

Ya, menjadi sandiwch generation adalah sesuatu yang gak bisa kamu tolak, tapi bukan berarti tak bisa memutus mata rantainya untuk masa depan nanti. Tetap kuat dan tabah, karena kebaikanmu gak akan berakhir sia-sia.

Baca Juga: 5 Tips Agar Kamu Bisa Putus Rantai Generasi 'Sandwich'

Cappucinotea * Photo Verified Writer Cappucinotea *

Tohoshinki Enthusiast, Instagram: astri_meita

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya