Comscore Tracker

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips Ampuhnya

Yuk, sama-sama belajar

Tema sains yang membahas hal-hal seputar ilmu pengetahuan merupakan salah satu tema yang mungkin dianggap sebagai tema yang 'berat', di mana tidak semua pembaca mampu dan memiliki ketertarikan dengan tema ini.

Dalam sebuah media besar--IDN Times, misalnya--yang dibaca oleh banyak orang, menerbitkan sebuah artikel sains memang memiliki prosedur tersendiri. Bisa dikatakan bahwa penerbitan artikel sains lebih ketat dibandingkan dengan penerbitan artikel dengan tema lainnya.

Namun, bukan berarti hal tersebut mustahil dilakukan. Buktinya, ada beberapa penulis artikel sains yang masih aktif dan produktif hingga kini di IDN Times Community. Berikut beberapa tips jitu tentang bagaimana menulis artikel sains yang benar. Apa saja? Yuk, disimak!

1. Artikel sains harus jauh dari hoaks

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/Markus Winkler

Hoaks adalah informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bisa dikatakan juga sebagai berita bohong. Jika kamu memang ingin menulis sebuah artikel atau jurnal sains, maka jangan sampai artikelmu mengandung hoaks.

Pada dasarnya, membuat artikel sains itu sama saja dengan membuat artikel berita lainnya, yang harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sains tidak boleh mengaburkan fakta yang terjadi di lapangan, apalagi sampai mengubah fakta-fakta tersebut.

Salah satu cara jitu untuk terhindar dari hoaks adalah dengan mencari informasi yang benar dan akurat. Dalam sains, informasi bisa didapatkan dari mana saja. Di sinilah peran seorang penulis untuk memilah dan melakukan research terlebih dahulu sebelum menuliskannya ke dalam sebuah jurnal atau artikel.

2. Miliki sumber yang kredibel atau dapat dipercaya

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/J. Kelly Brito

Ada ribuan dan bahkan ratusan ribu sumber-sumber tulisan sains di dunia maya dan cetak, namun tidak semuanya kredibel. Dalam sebuah penulisan artikel sains, sedapat mungkin tidak mengambil dari sumber melalui blog atau web gratisan, semisal blogspot. Sumber dari Wikipedia juga tidak diperkenankan untuk dijadikan sumber tulisan sains.

Kebanyakan sumber-sumber sahih tersebut memang dari luar negeri dan berbahasa asing (biasanya bahasa Inggris atau Jerman). Namun, justru sumber-sumber yang tampak 'berat' tersebut yang merupakan sumber-sumber kredibel.

Jika memang kamu ingin menekuni penulisan artikel sains, kamu bisa mengambil sumber dari NASA, Live Science, NCBI, BBC Science, National Geographic, Ancient Origins, Science Alert, Sciencing, NPR, Space, Universe Today, dan banyak lagi sumber-sumber yang diterbitkan oleh pakar dan akademisi dunia.

3. Pahami apa yang akan kamu tulis

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/Christin Hume

Untuk menulis sebuah artikel sains, kamu gak perlu menjadi secerdas Einstein atau Hawking. Kamu juga gak perlu gelar profesor. Namun, yang terpenting adalah, kamu wajib memahami apa yang akan kamu tulis.

Misalnya, kamu ingin menulis tentang fakta gaya gravitasi di alam semesta. Minimal, kamu harus memahami apa itu gravitasi secara teori dan mengapa gravitasi tersebut bisa ada. Tidak perlu sampai mendalam layaknya ilmuwan, cukup dimengerti saja supaya memudahkanmu dalam menulis.

Pemahaman akan sebuah konteks dan judul dapat membuat tulisanmu menjadi lebih berbobot. Kamu akan mengerti tentang apa yang salah dan apa yang benar dari tulisan sains yang sedang kamu buat.

Baca Juga: 7 Tips Mencari Topik untuk Membuat Artikel KPop, Bisa Dicoba! 

4. Jangan samakan sains dengan pseudosains

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/Chris Spiegl

Banyak orang awam yang masih sering menyamakan antara sains dengan pseudosains. Secara sederhana, pseudosains dapat diartikan sebagai ilmu semu yang seolah-olah terlihat atau terdengar seperti ilmu eksak.

Gak ada salahnya jika kamu membahas tentang pseudosains, namun harus pada koridor yang benar. Jangan mencampuradukkan antara sains dan pseudosains ke dalam satu bahasan yang sama. Kecuali jika pembahasannya memang dipertentangkan, maka itu sah-sah saja.

Jenis-jenis pseudosains misalnya fengshui; teori konspirasi; teori Bumi datar; propaganda; teori alien; ufology; dan beberapa ilmu semu lainnya yang masih ambigu. Pada dasarnya, pseudosains tidak memiliki dasar metodologi riset yang jelas untuk dapat dikatakan sebagai sebuah ilmu yang pasti.

5. Jangan sampai tulisanmu plagiat

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips Ampuhnyajjlyonsmarketing.com

Mau tulisan dalam tema apa pun, yang namanya plagiarisme merupakan pelanggaran berat. Plagiat atau plagiarisme adalah menjiplak tulisan lain dan dibuat seolah-olah menjadi karya tulisanmu sendiri, sungguh jahat, bukan?

Media-media besar biasanya memiliki tools khusus yang akan membantu editor dalam menentukan apakah artikel yang kamu buat merupakan plagiat atau bukan. Jika memang plagiat, maka sudah pasti artikelmu akan ditolak.

Sekadar tips, bacalah sumber terpercaya dan ambil satu atau dua kata intinya saja. Setelah itu, tulis dan jabarkan topik tersebut dengan gaya bahasamu sendiri. Jangan sekali-kali melakukan copy-paste, sebab itu akan langsung terdeteksi sebagai sebuah pelanggaran berat.

6. Pahami bahwa sains berpijak pada zona netral

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/Mel Poole

Dalam menulis sebuah artikel dan bahkan jurnal sains, maka kamu harus memahami bahwa sains adalah bidang keilmuan yang berdiri pada zona netral. Sains tidak memihak dan tidak bersikap politis terhadap apa pun.

Jika sains dapat berdiri pada zona netral, maka penulis sains juga harus demikian. Jangan mengaitkan sains dengan hal-hal yang berbau politis, karena pada dasarnya, sains adalah ya dan tidak.

7. Gambar dalam sebuah artikel sains juga tak kalah pentingnya

Bagaimana Cara Membuat Artikel Sains yang Benar? Ini 7 Tips AmpuhnyaUnsplash/Marek Levak

Supaya artikel sainsmu terlihat menarik, maka kamu wajib menyertakan beberapa gambar di dalam artikelmu. Gambar berkualitas HD akan lebih baik. Artikel-artikel sains di luar negeri juga memuat gambar-gambar yang bagus untuk menarik pembaca.

Sebaiknya gambar yang kamu sertakan memang menggambarkan tentang apa yang tengah kamu bahas. Bahkan, jika memungkinkan, kamu bisa menyertakan gambar yang bersifat edukasi dan mudah dipahami, tentu tetap harus nyambung dengan topik bahasan kamu.

Dan satu lagi, teliti kembali apakah gambar yang kamu ambil tersebut adalah gambar hak cipta atau bukan. Biasanya website besar seperti National Geographic tidak memperkenankan seseorang mengambil gambar mereka tanpa izin. So, hati-hati dalam memilih gambar sains, carilah yang tanpa hak cipta.

Itulah beberapa tips ampuh tentang bagaimana menulis artikel sains yang benar. Teruslah berkarya melalui tulisan-tulisan kamu, ya!

Baca Juga: 5 Tips Membuat 'Kata Penyedap' Buat Judul Artikel Biar Antimainstream

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya