Comscore Tracker

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisis

Diburu deh

Mengalami quarter life crisis adalah hal yang lumrah, bahkan ketika kamu sudah terlihat mapan sekalipun. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya, salah satunya mungkin menenangkan diri dan mencoba kembali ke masa lalu. Menilik lagi apa yang sebenarnya membentukmu dan apa tujuan hidupmu. 

Membaca novel coming of age atau novel yang membahas transisi kehidupan dari kanak-kanak menuju dewasa berikut mungkin bisa membantu. Mereka akan mengajakmu melihat kehidupan anak muda lain yang bisa saja mengalami kejadian yang mirip denganmu. Yuk, tengok rekomendasinya di bawah ini. 

1. The Girls with No Names

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/readmeanotherstory

Berlatarkan New York tahun 1910 saat gerakan suffragetes atau buruh perempuan sedang gencar dilakukan, pembaca akan diajak mengenal dua saudari, Luella dan Effie. Keduanya berasal dari keluarga berada, tetapi saat itu pula mereka sadar bahwa meski berkecukupan hidup mereka sangat terkekang. Ketidaknyamanan Luella dan Effie makin menjadi saat sebuah rahasia busuk sang ayah terbongkar.

Di tengah kegentingan, Luella tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Effie yakin bahwa Luella telah dibawa ke House of Mercy, sebuah institusi khusus perempuan yang kontroversial. Ke sanalah Effie menuju, ditemani seorang gadis yang baru ia kenal bernama Mable. 

House of Mercy di New York sendiri nyata adanya dan sudah banyak penyintas yang menuturkan kisah mereka selama tinggal di sana. 

2. The Lying Life of Adult 

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/wildlandpages

Elena Ferrante sudah dikenal sebagai penulis novel-novel coming of age. Salah satu yang paling terkenal adalah tetralogi My Brilliant Friend yang juga telah diadaptasi jadi serial. Kali ini ia kembali dan masih menjadikan Napoli sebagai latar kisahnya. 

Karakter utamanya adalah Giovanna, gadis yang saat beranjak remaja mengalami krisis kepercayaan diri. Orang tuanya terus berkata bahwa wajahnya makin mirip dengan salah satu bibinya. Bibi yang terus saja dapat cercaan dari orang tuanya. Perjalanan Giovanna akan sangat seru dan sudah dinantikan banyak pembaca. Apalagi sudah dipastikan Netflix akan mengadaptasinya jadi sebuah serial. 

3. The House on Mango Street

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/honeyyfungus

Salah satu novel legendaris yang banyak dipakai sebagai materi pembelajaran di sekolah-sekolah Amerika. Kisahnya tentang remaja perempuan dari etnik Latin yang tinggal di Chicago. Pemukiman yang penuh dengan komunitas orang Latin ini membuat Esperanza Cordero punya ambisi.

Ia ingin pergi jauh dari tempat kelahirannya, menjadi orang sukses untuk kembali menjemput keluarga dan sahabatnya. Plotnya mudah diikuti serta aman untuk anak-anak mulai dari usia 12 tahun ke atas. 

Baca Juga: Menarik dan Inspiratif, 7 Buku Ilustrasi Ini Wajib Kamu Baca

4. A Tree Grows in Brooklyn

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/winyeemichelle

Bisa dibaca segala usia, novel coming of age berikutnya tak kalah klasik. Latarnya Brooklyn di abad ke-20. Frannie adalah lakonnya, seorang gadis yang hidup di keluarga miskin. Pemukiman kumuh adalah rumahnya. Di tengah kehidupan sulit tersebut Frannie tumbuh jadi seorang yang dewasa melebihi usianya dan belajar menggapai kebahagiaan dari hal-hal yang sederhana. 

Meski bacaan umum untuk segala usia, konten novel ini cukup realistis. Tidak ada upaya sugarcoating dan dramatisasi yang dilakukan penulis. Tajam, pedih, tetapi bisa jadi celah bagi pembaca untuk bersyukur dan belajar tentang pahitnya hidup. 

5. Sag Harbor

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/viewfromthebleu

Di tahun 1985, hanya Benji satu-satunya siswa kulit hitam di sekolah elit itu. Ia makin diisolasi saat kawan-kawannya tahu bahwa Benji punya hobi dan kegemaran yang aneh. Saat itulah Benji mencari pelarian, Sag Harbor nama sebuah daerah yang ia tuju. Di sanalah, komunitas kulit hitam dengan pendidikan tinggi berkumpul. 

Tiap bab dalam novelnya dikemas seperti cerita pendek yang bersambung. Ada konten humor di dalamnya yang bikin novel ini makin dicinta, selain tentu perjalanan Ben di masa remajanya yang terbagi jadi dua dunia. Rumah dan komunitas kulit hitam tempatnya berasal dengan sekolah elit yang didominasi siswa kulit putih. 

6. The Young Team 

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/amismithsonworks

Novel semi biografi dari Graeme Armstrong ini berlatarkan Skotlandia dan dijamin bikin siapa pun teringat masa muda yang penuh dengan kenaifan. Azzy Williams, si lakon masih berusia 14 tahun dan seperti tipikal remaja lainnya ia ingin disukai dan populer.

Hal itulah yang membuatnya nekat bergabung dengan sebuah geng berisi anak-anak bandel. Penuh dengan tawa, tetapi juga diselingi haru dan sedih. Novel coming of age ini bisa jadi teman di akhir pekan. 

7. How Much of These Hills Is Gold

7 Novel Coming of Age yang Bisa Dibaca saat Alami Quarter Life Crisisinstagram.com/takemetoyoureaders

Lucy dan Sam adalah dua bersaudara imigran asal Tiongkok yang tinggal di Amerika. Semua berjalan normal sampai kedua orang tua mereka meninggal. Tak ingin terpisah mereka akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah dan mencari kehidupan baru. 

Dibumbui dengan fantasi dan simbolisme khas Tiongkok, novel ini seru diikuti. Secara garis besar berisi esai tentang betapa sulitnya imigran mencari tempat yang pas untuk mereka di tanah yang asing. 

Sedang suntuk dengan kehidupan, silakan kabur dari kenyataan lewat beberapa novel coming of age di atas.

Baca Juga: Kenali 5 Tanda Kamu Sedang Mengalami "Quarter Life Crisis" Pada Karier

Dwi Ayu Silawati Photo Verified Writer Dwi Ayu Silawati

Pembaca, netizen, penulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya