Comscore Tracker

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George Orwell

#IDNTimesLife Penggemar '1984' dan 'Animal Farm' harus tahu

Suka dengan karya George Orwell yang berbau politis dan butuh rekomendasi novel serupa? Novel politik berikut bisa kamu cek ulasannya. Selain jalinan ceritanya menghibur, novel-novel fiksi berbau politik bisa menambah wawasan dan melatih kemampuan berpikir kritismu. Langsung catat yang paling menarik perhatian. 

1. Rodham

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellRodham oleh Curtis Sittenfeld (instagram.com/dearkatie_)

Rodham diambil dari nama belakang politisi Hillary Clinton sebelum ia menikah. Sesuai dengan judulnya, novel ini merupakan kisah fiksi yang dibayangkan penulis seandainya Hillary Rodham memutuskan untuk tidak menerima lamaran Bill Clinton.

Hillary di novel ini memilih mengakhiri hubungan asmaranya dengan Bill dan meninggalkan Arkansas untuk membangun karier politiknya sendiri. Sebuah eksplorasi tentang pilihan hidup dan konsekuensinya, novel berbau politik ini lumayan mencuri perhatian sejak diterbitkan. 

2. Ways of Going Home 

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellWays of Going Home oleh Alejandro Zambra (instagram.com/bookytravels)

Berlatarkan Chile selama masa pemerintahan diktator Pinochet, novel ini mencoba mengeksplorasi kehidupan kelompok-kelompok masyarakat yang memilih untuk bertahan hidup dalam diam di tengah ketidakadilan. Mereka menjadi saksi hilangnya orang-orang yang aktif melawan rezim, tak sedikit yang sebenarnya mendukung kebijakan-kebijakan sang diktator. 

Alejandro Zambra menulis novelnya dalam beberapa perspektif sehingga membuat buku ini seperti kumpulan cerita pendek yang satu konsep dan latar. Bagi yang penasaran dengan konstelasi politik di Amerika Selatan, novel ini boleh jadi menu bacaan berikutnya. 

3. In the Time of the Butterflies

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellIn the Time of Butterflies oleh Julia Alvarez (instagram.com/lupita.reads)

Dari Chile, kamu bisa berkelana ke Republik Dominika. Novel satu ini mencoba menggambarkan kehidupan penduduk Dominika di bawah pemerintahan Trujillo di tahun 1950-60an. 

Cerita disusun dari perspektif empat saudari Mirabal yang tiga di antaranya terbunuh setelah terbukti merencanakan makar atas Trujillo. Mirabal bersaudari atau yang dikenal dengan sebutan Las Mariposas adalah tokoh nyata, tetapi cerita hidup mereka di masa remaja yang diceritakan dalam novel murni direka penulis sebagai kisah fiktif. 

Baca Juga: 10 Novel Korea Terbaik yang Pernah Rilis, Klasik Sampai Kontemporer 

4. Milkman

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellMilkman oleh Anna Burns (instagram.com/jessisreading_)

Milkman berlatarkan masa genting di Belfast, Irlandia Utara pada tahun 70an yang dikenal dengan fenomena Troubles. Sang narator adalah gadis 18 tahun. Anak tengah yang jarang mendapat perhatian dan sekalinya ia mendapatkannya, itu dari seorang pengantar susu yang sudah menikah. 

Berusaha untuk tidak mempedulikannya, ternyata keluarga dan para tetangga justru percaya pada rumor bahwa mereka berdua memiliki hubungan khusus. Novel ini mencoba menceritakan kecenderungan masyarakat memandang perempuan dengan penuh penghakiman. 

5. Ironopolis 

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellIronopolis oleh Glen James Brown (instagram.com/b.palmer24)

Ironopolis adalah novel debut Glen James Brown yang juga mengulik kelas politik di Inggris. Ia menyusun cerita sekaligus esainya lewat beberapa karakter kelas pekerja yang tinggal di sebuah pemukiman bernama Ironopolis. Sayangnya, di satu waktu hunian mereka terancam digusur. 

Tak hanya berupa kritik pada pemegang kekuasaan atau kelas yang lebih tinggi, penulis jeli mengimbanginya dengan menyinggung masalah dan kebiasaan buruk yang umumnya dihadapi kelas pekerja. Menggelitik dan seru, ini salah satu novel politik yang wajib dibaca kalau suka karya Orwell. 

6. Afterlives

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellAfterlives oleh Abdulrazak Gurnah (instagram.com/_shreyareads)

Seumur hidupnya, Ilyas percaya bahwa ia dipisahkan dari orangtuanya oleh tentara kolonial Jerman yang menduduki Afrika Timur. Bertahun-tahun setelahnya, ia kembali ke kampung halamannya dan menemukan fakta bahwa ia dijual bukan diculik. 

Mencoba hidup normal dengan sekuat tenaga, ternyata perang antar kolonial Eropa yang berebut wilayah belum usai di Afrika dan mengancam merenggut kembali kehidupan nyaman Ilyas. Novel ini mencoba memperjelas bagaimana sistem politik yang tampak jauh di atas sebenarnya punya dampak langsung bagi kehidupan rakyat di berbagai lapisan. 

7. Summer

7 Novel Fiksi Politik Terbaik Selain Karya George OrwellSummer oleh Ali Smith (instagram.com/ana_books_)

Dinobatkan sebagai pemenang Orwell Prize for Political Fiction tahun 2021, Summer merupakan salah satu buku terbaik karangan Ali Smith. Ia merupakan satu dari seri buku Seasonal karya Smith yang laris manis. Gak harus baca keempatnya secara berurutan, kamu bisa langsung membaca novel berbau politik yang satu ini. 

Di Summer, Ali Smith mengambil latar Inggris selama proses Brexit hingga pandemi. Lewat perspektif beberapa karakter fiksional yang ia deskripsikan dengan cerdas. 

Sudah pilih yang paling menarik buatmu? 

Baca Juga: 8 Novel Bertema Persahabatan Terbaik, Ada yang Bahagia Sampai Tragis

Dwi Ayu Silawati Photo Verified Writer Dwi Ayu Silawati

Pembaca, netizen, penulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya