Comscore Tracker

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?

Padahal Indonesia dikenal murah senyum lho, kok bisa ya?

Di mata para wisatawan asing, masyarakat Indonesia dikenal dengan keramahannya. IDN Times sih setuju banget soal ini, apalagi kita bisa dibilang kerap umbar senyuman ke banyak orang saking baiknya. Nggak salah sih, tapi kalau kita telusuri lagi ternyata masyarakat Indonesia diam-diam lakukan beberapa kesalahan ini lho di balik julukan ‘murah senyum’. Waduh, ada apa ya?

1. Gigi berlubang masih menjadi masalah terbesar di Indonesia

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?Shutterstock/Sergii Kuchugurnyi

Duh, kebiasaan banget deh. Kamu terlalu anggap remeh permasalahan gigi berlubang sih, tuh buktinya hasil Riset Kesehatan Dasar (Riseksdas) 2018 menunjukkan bahwa sekitar 88,8% masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang. Hal ini sampaikan Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., selaku Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia.

Padahal kita sejak kecil sudah diajarkan seputar gigi berlubang, mulai dari rutin menyikat gigi hingga menghindari makanan manis di malam hari. Tapi ini justru sebaliknya, rutin makan camilan manis di malam hari, dan menghindari sikat gigi. Awas, sakit gigi itu nyeri banget lho!

2. Hampir 92,6% anak Indonesia yang berusia 5 tahun alami gigi berlubang

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?Shutterstock/Syda Productions

Masih seputar gigi berlubang nih guys, tahukah kamu kalau hampir 92,6% anak-anak di Indonesia yang berusia 5 tahun ternyata juga alami gigi berlubang. Kebayang nggak sih bagaimana sedihnya melihat anak kecil di umurnya yang masih kecil, eh harus rela menahan sakit gigi hanya karena gigi berlubang. Nah, yang bikin prihatin lagi, kondisi gigi susu di usia mereka itu sangat mempengaruhi kondisi dan struktur gigi permanen di masa mendatang lho.

Buat kamu yang punya adik di rumah, mulai diajarkan mereka untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut ya. Jangan pernah capek untuk mengingatkan mereka.

3. Hanya 2,8% orang-orang menyikat gigi di waktu yang tepat

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?Shutterstock/miya227

“Terus kita harus gimana nih? Padahal ‘kan kita sudah rutin menyikat gigi”. Yakin nih kamu udah menyikat gigi dengan benar? Riskesdas 2018 memperlihatkan bahwa dari 94,7% masyarakat yang menyikat gigi setiap hari, hanya 2,8% yang melakukannya di waktu yang tepat, yaitu dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.

Mungkin selama ini kamu terbiasa dengan menyikat gigi sebelum sarapan, itu salah. Justru sisa sarapan masih menempel pada gigimu. Nggak bosan nih IDN Times ingatkan kamu untuk rutin menyikat gigi sebelum tidur, itu pun kalau kamu sadar akan kesehatan mulut dan gigi.

4. Sekitar 95,5% masyarakat Indonesia nggak pernah cek kesehatan gigi dan mulutnya

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?Shutterstock/Dragon Images

Belum berhenti di situ, ada kebiasaan buruk lainnya nih dan salah satu di antara kalian pasti melakukan ini. Yap betul, periksa gigi di dokter gigi. Suka bingung deh, memangnya sesusah itu ya datang ke dokter gigi? Oh atau kamu sebenarnya takut sama dokter gigi? Nggak semenyeramkan itu kok, justru lebih seram lagi kalau udah sakit gigi. Ngilunya tuh sampai ubun-ubun. Hih, serem!

5. Masyarakat belum peduli menjadi “Pahlawan Senyum”

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?IDN Times/Pepsodent

Sebenarnya agak ragu sih, jangankan jadi pahlawan untuk orang lain, kamu jadi pahlawan untuk diri sendiri aja susah. Tapi kamu bisa kok jadi “Pahlawan Senyum” bersama Unilever melalui brand Pepsodent yang berkolaborasi dengan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN).

Di Balik Senyuman Manis Kita, Tahukah Kamu tentang 5 Fakta Ini?IDN Times/Pepsodent

Tahun ini memasuki tahun ke-10, BGKN telah memberi manfaat kepada 250.000 masyarakat Indonesia selama 9 tahun terakhir. Berkat kolaborasi Pepsodent dengan lebih dari 100 PDGI Cabang dan 23 Fakultas Kedokteran Gigi di seluruh Indonesia, 14.250 dokter gigi dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi juga ikut terlibat di sepanjang pelaksanaan BKGN lho. FYI, BKGN 2019 memiliki target menjangkau 64.000 orang dan akan digelar di 24 Fakultas Kedokteran Gigi dan 40 cabang PDGI di berbagai wilayah Indonesia hingga Desember mendatang.

Cek info selengkapnya di sini ya guys!

Topic:

  • Anastasia Desire

Just For You