Comscore Tracker

5 Lagu Barat tentang Bullying Ini Mengajarkanmu untuk Bangkit

Stop bullying mulai dari sekarang

Bullying memang bukan suatu hal yang baru lagi di Indonesia. Bahkan setiap tahunnya ada saja kasus bullying yang mendapatkan sorotan dari media massa. Di Indonesia sendiri memang belum ada undang-undang tertulis terkait perundungan.

Jika saat ini kamu tengah mengalami perundungan, yang perlu kamu lakukan adalah melaporkan ke orang dewasa yang kamu percaya. Dan jangan lupa untuk bangkit. Jika kamu masih merasa terpuruk semoga 5 lagu tentang bullying berikut akan menginspirasimu untuk kembali bangkit.

1. Skyscraper - Demi Lovato

https://www.youtube.com/embed/r_8ydghbGSg
Go on and try to tear me down. I will be rising from the ground. Like a skyscraper, like a skyscraper

Lagu Skyscraper diciptakan Demi setelah ia keluar dari rehabilitasi. Demi sendiri sering mendapatkan tekanan dari para pem-bully-nya. Ia bahkan pernah melakukan self-harm akibat tidak tahan dengan kalimat pedas yang sering dilontarkan para pembencinya. Hal ini menyebabkan Demi harus direhabilitasi.

Setelah keluar, Demi berusaha melawan bullying dengan menciptakan lagu Skyscraper. Ia berharap agar orang yang mengalami hal sepertinya bisa bangkit karena lagunya.

2. Mean - Taylor Swift

https://www.youtube.com/embed/jYa1eI1hpDE
Someday I'll be living in a big old city. And all you're ever gonna be is mean. Someday I'll be big enough so you can't hit me. And all you're ever gonna be is mean

Lagu Mean berisi self-empowement yang sangat kental. Gak hanya dari liriknya yang membuat semangat, video musik Mean juga menggambarkan jika orang yang pernah dibully juga bisa sukses nantinya. Sedang orang yang gemar mem-bully hidupnya bisa berbandinh terbalik dari korban yanh di-bully-nya dulu.

Lagu Mean sendiri diciptakan Taylor karena banyaknya krititikan yang ditujukan padanya. Yakni bahwa Taylor tidak bisa menyanyi dan bermain musik. Well, dan lagu Mean adalah bukti bahwa anggapan mereka salah.

Baca Juga: Bersinar, 5 Artis Korea Ini Ternyata Pernah Jadi Korban Bullying

3. Purple Sky - Greyson Chance

https://www.youtube.com/embed/B4Jaq4olWR8
Another day we will survive. Another day is worth the fight. Today we will rise

Lagu Purple Sky mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki keunikan sendiri. Semua manusia itu indah. Jadi kita tidak perlu menghakimi fisik orang lain karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Purple Sky juga diciptakan Greyson untuk mengenang para korban bullying yang sudah meninggal. Nama-nama mereka berada di akhir lagu ini.

4. Loser Like Me - Glee Cast

https://www.youtube.com/embed/cXvZr_ADXlE
Go ahead and hate on me and run your mouth. So everyone can hear. Hit me with the words you got and knock me down. Baby, I don't care

Loser Like Me menjadi anthem antibullying dari serial Glee. Lagu ini mengajarkanmu untuk tidak mengambil hati atas tindakan bullying yang menimpamu. Karena mereka yang membully hanya sekumpulan orang yang iri terhadap kehidupanmu. Jadi lebih baik fokus terhadap kemampuan diri agar suatu saat nanti kamu bisa menjadi bos mereka.

5. Hey Bully - Morgan Frazier

https://www.youtube.com/embed/vAgPvqzboUQ
It would be so easy to hit back at you. Use my pain to hurt you too. Oh, but if I do, nothing would change. I won't be a link in your chain

Lagu Hey Bully ini menggambarkan bahwa pem-bully biasanya cenderung mengalami kekerasan fisik di keluarganya. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, mereka akan melampiaskan rasa sakit itu terhadap orang lain. Tentu kita dilarang keras untuk membalas pem-bully dengan hal yang sama. Karena jika iya, apa bedanya kita dengan mereka.

Nah, itulah 5 lagu tentang bullying yang akan membuatmu kembali bangkit. Bullying memang harus dihapuskan. Yuk, stop bullying mulai dari sekarang.

Baca Juga: Jadi Manusia Berakhlak, 5 Cara Cegah Bullying Mulai dari Diri Sendiri

Emma Kaes Photo Community Writer Emma Kaes

21st century girl

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You