Comscore Tracker

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi Mental

Ulasan menarik dari Rasyid Baihaqi #IWF2020

Drama Korea akhir-akhir ini semakin booming di kalangan masyarakat. Selain karena alur cerita yang menarik dan penampilan tokoh yang rupawan, faktor pandemi pun memiliki pengaruh terhadap naiknya minat masyarakat untuk menonton drama Korea dengan berbagai genre yang ada. Di tengah kecemasan akibat pandemi yang dirasakan, rupanya drama Korea secara tidak langsung menjadi penghibur setia bagi masyarakat.

Pada talkshow yang berjudul "It's OK to Watch KDrama" dalam rangkaian acara Indonesia Writers Festival 2020, Jumat (25/9/2020), pembicara yaitu Rasyid Baihaqi membahas secara menyeluruh bagaimana drama Korea bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga menghibur penonton dengan berbagai keistimewaannya dan secara tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan mental di tengah pandemi. Penasaran apa saja keistimewaan drama Korea yang dibahas? simak terus, yuk!

1. Drama korea penting dan memiliki pengaruh dalam kesehatan mental

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi MentalYouTube/IDNTimes

Dalam acara talkshow tersebut, Rasyid membahas drama terbaru yang sempat booming sebagai bahan perbincangan penonton, yaitu It's Okay To Not Be Okay yang dibintangi aktor mahal Kim Soo Hyun, aktris cantik Seo Ye Ji, serta aktor berbakat Oh Jung Se. Drama yang menyediakan cerita berkaitan dengan kesehatan mental tersebut, bagi Rasyid sangat penting dan menarik untuk ditonton.

Rasyid menambahkan isolasi saat pandemi merupakan hal yang tidak mudah bagi semua orang, pada umumnya permasalahan dalam kesehatan mental sering berujung pada depresi. Namun, drama Korea mampu mengemas solusi tentang masalah kesehatan mental yang dialami masing-masing tokoh dengan cara yang menyenangkan, sehingga penonton bisa ikut relate dengan karakter tokoh dalam cerita.

2. Drama Korea menyenangkan karena bisa menggabungkan berbagai genre

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi MentalInstagram.com/tvndrama.official

Rasyid mengungkapkan drama Korea seperti It's Okay To Not Be Okay, semakin menarik untuk ditonton karena mampu menggabungkan berbagai genre dalam satu cerita, seperti mengusung genre romantis, namun dibumbui dengan sedikit thriller, dan fantasi.

Meski genre terbilang beragam, drama tetap dikemas dalam porsi yang pas. Penonton tidak dibuat bingung dengan alur cerita dan tetap nyaman untuk menonton. Hal tersebut menjadikan drama Korea istimewa dan memiliki kesan tersendiri di hati penonton.

Baca Juga: 5 Manfaat Nonton KDrama ala Rasyid Baihaqi dari Cine Crib di IWF 2020

3. Drama Korea berupa karya audio-visual yang menarik untuk diulas

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi MentalInstagram.com/tvndrama.official

Salah satu keistimewaan yang tak bisa dilepaskan dari drama Korea adalah visual dari aktor maupun aktris yang kerap mencuri perhatian. Rasyid mengaku dirinya sebagai penonton juga menyukai visual para aktris maupun aktor dalam drama, dan selalu dibuat penasaran dengan drama yang mereka pernah atau akan bintangi selanjutnya. Rasyid menambahkan dalam melihat atau mengkritik karya audio visual berupa drama, dapat dilakukan melalui tiga elemen, yaitu konten, kontes, dan konteks.

Konten berkaitan dengan hal yang terlihat jelas seperti adegan, gaya rambut, properti, sedangkan kontes lebih kepada ide, gagasan, maupun topik cerita yang tidak bisa dilihat dengan jelas, terakhir konteks berkaitan dengan negara Korea Selatan itu sendiri, dengan pemerintah yang memberi dukungan berupa kebebasan dalam membuat alur cerita secara spesifik tanpa dibuat-buat.

4. Cerita dalam drama mampu mempertahankan unsur budaya Korea Selatan

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi MentalInstagram.com/tvndrama.official

Drama Korea tetap istimewa karena menurut Rasyid bisa membuat cerita yang membumi dan tetap berpijak pada ruang dan waktu sekarang. Unsur budaya Korea Selatan pun kerap kali diperkenalkan melalui drama. Seperti minuman beralkohol yaitu soju, yang selalu ada di setiap drama. Lalu ada gawai, kendaraan, maupun properti dalam drama lainnya dengan merk yang berasal dari Korea. Konflik Korea Selatan dan Korea Utara pun tak luput dari pembahasan. Termasuk cerita dari era lama, seperti era joseon sekalipun mampu diangkat dan diminati penonton.

Rasyid mengutarakan, meski tidak begitu paham kapan era dalam drama tersebut berlangsung, namun cerita yang dikemas bisa relate dengan situasi sekarang. Cerita yang kerap diangkat dalam drama bernuansa kerajaan, pada umumnya menggambarkan ketamakan dan kekuasaan. Korea Selatan juga menjual budaya dengan memperhatikan para aktor dan aktris dari segi fashion, yang mampu mengikuti tren.

5. Cerita memiliki kebaruan dan bisa terhubung dengan perasaan penonton

IWF 2020: 5 Keistimewaan KDrama dan Pengaruhnya dengan Kondisi MentalInstagram.com/tvndrama.official

Rasyid mengungkapkan drama Korea tetap istimewa, karena selalu menyediakan cerita yang baru dan mampu terhubung dengan perasaan penonton. Unsur kebaruan tercipta dalam berbagai hal seperti berbagai genre yang digabung menjadi satu, treatment sutradara yang bisa mengemas cerita tetapi tidak melepaskan konteks budaya mereka, serta secara produksi mampu memaksimalkan potensi dan ruang bermain aktor dan aktris. Kepedulian drama terhadap hal-hal spesifik menjadi daya tarik selain visual yang disajikan.

Nah, itulah berbagai keistimewaan KDrama dan hubungannya dengan kesehatan mental.  Di tengah pandemi ini, rupanya drama Korea menjadi salah satu wadah untuk mengurangi stres akibat berbulan-bulan harus berada di rumah. Semoga penonton bisa mengambil pesan dalam drama dan menjadikannya ajang penyembuhan terhadap permasalahan yang dialami. Selain itu, dengan drama Korea yang semakin booming, semoga kualitas ceritanya pun terus meningkat, agar mampu menjadi inspirasi bagi industri perfilman di seluruh dunia dan di Indonesia pada khususnya.

Baca Juga: IWF 2020: 6 Tips ala Editor's Talk IDN Times agar Artikel Cepat Terbit

Alia Azhara Photo Verified Writer Alia Azhara

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya