Comscore Tracker

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?

Skill yang harus dimiliki di era digital, nih

Berpikir kritis adalah  skill yang harus dimiliki di era serba digital seperti sekarang ini. Selain bisa mempermudah dalam menyelesaikan permasalahan, berpikir kritis menjadi penting karena menjadikan kita pribadi yang cekatan dan tidak menyukai hal-hal yang bersifat klise.

Dengan berpikir kritis, otak akan lebih terbuka dengan permasalahan atau opini orang lain, serta aktif mencari fakta dengan berbagai pertimbangan. Tetapi berpikir kritis tidak mudah, ada aja hambatan yang menghalangi. Hambatan ini harus dikenali agar bisa dikendalikan dengan baik. Apa saja hambatan tersebut?

1. Rasa egois dalam diri

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/VeraArsic

Egois adalah penghalang berpikir kritis. Seseorang yang egois menganggap dirinya jauh lebih penting dari orang lain. Contoh dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam suatu kantor cabang, A akan mendapatkan promosi dan pindah ke kantor pusat, tapi B tidak setuju karena setiap hari dia menumpang kendaraan A untuk bisa tiba di kantor. Kalau A pindah, artinya B harus naik kendaraan umum ke kantor, dan mengeluarkan biaya.

B lalu bicara pada atasan kalau A masih belum kompeten untuk mendapat promosi dan butuh pengalaman yang lebih banyak lagi. Pada akhirnya A gagal dipromosikan. Hal tersebut menjadi bukti kalau B hanya mementingkan dirinya sendiri. Rasa egois akan menghalangi kamu untuk bersikap jujur dan objektif, juga berdampak dalam berpikir kritis, lho. Jika kamu punya sifat yang sama seperti B, harus mulai berubah, ya.

2. Opini yang ada dalam sebuah grup

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/fauxels

Dalam grup akan ada sekitar satu atau beberapa orang yang senang berperan sebagai pengatur, dan sebagian hanya sebagai pengikut. Pengikut biasanya hanya akan menuruti apa yang diutarakan oleh pengatur, karena takut kalau dirinya punya pemikiran berbeda, maka berujung tidak disukai.

Selalu mengikuti apa yang disampaikan orang lain, menjadikan pengikut sebagai seseorang yang tidak mempunyai keinginan dalam berpikir kritis. Alih-alih menolak atau menyarankan hal yang lebih baik, pengikut hanya akan diam jika tidak setuju dan berpura-pura suka akan suatu opini yang sebenarnya bertentangan dengan keyakinannya. Mengutarakan pendapat juga bagian dari hasil berpikir kritis, lho. Utarakan apa yang kamu pikirkan, jangan takut dan jangan sekadar jadi pengikut, ya!

3. Asumsi si pandai

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/KetutSubiyanto

Asumsi menjadi hambatan dalam berpikir kritis, apabila tidak disertai bukti yang memadai. Ciri orang yang memiliki hambatan ini adalah dia selalu percaya dengan teori-teorinya sendiri, daripada fakta yang sebenarnya. Ciri lainnya yaitu misalkan di suatu kelas perkuliahan, ada seorang mahasiswa yang dianggap paling pintar mengutarakan pendapatnya, maka seisi kelas akan menganggap mahasiswa tersebut benar adanya dan seisi kelas akan berpikir sesuai dengan apa yang dipikirkan mahasiswa pintar tersebut.

Padahal sekalipun dia adalah orang yang dianggap paling pintar, belum tentu segala hal yang diungkapkannya adalah kebenaran. Menggali informasi lebih dalam dan tidak langsung percaya begitu saja adalah salah satu kunci dalam berpikir kritis.

Baca Juga: 5 Keuntungan yang Didapat jika Kamu Mampu Kritis Terhadap Diri Sendiri

4. Menutup diri dan membatasi keyakinan

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/AndreaPiacquadio

Hambatan ini bisa ditemui pada seseorang yang sering menolak suatu ide karena dianggap tidak sesuai dengan apa yang ia pikirkan, atau pun menurutnya tidak sesuai dengan budaya, dan pengalaman yang pernah ia alami. Seseorang yang memiliki hambatan ini, biasanya akan takut terhadap perubahan, mudah tersinggung, dan senang beradu argumen hanya karena orang lain tidak sepaham dengannya.

Jika terus menerus dibiarkan, orang tersebut hanya akan larut dalam paham yang ia anut dan bisa-bisa tertinggal informasi karena tidak mau mendengarkan orang lain, lho. Selain itu, dirinya akan sulit untuk berpikir secara kritis maupun logis akan suatu hal yang baru, karena dianggap tidak pantas dan menyalahi aturan yang dibuatnya sendiri.

5. Tidak mau mendengarkan tanggapan orang lain

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/Kaboompics

Hambatan ini terjadi ketika seseorang kesal lantaran orang lain tidak sepaham dengannya. Orang yang memiliki hambatan ini akan merasa malu jika opininya tidak disetujui. Dirinya secara alami menolak berpikir terbuka sehingga membenci secara terang-terangan mereka yang bertentangan dengannya demi menyelamatkan diri dari rasa malu. Hambatan ini sangat berbahaya jika tidak segera dihilangkan serta orang seperti ini akan sangat kesulitan membuka diri untuk berpikir secara kritis sebelum bertindak.

6. Kurangnya komunikasi yang terjalin

6 Hal Berikut Harus Dihindari agar Lancar Berpikir Kritis, Sudah Tahu?Pexels.com/EkaterinaBolovtsova

Dalam berpikir kritis untuk memecahkan masalah pada suatu grup diskusi, komunikasi adalah hal yang utama. Jika komunikasi tidak terjalin dengan baik, masing-masing anggota hanya akan memikirkan diri sendiri dan tidak terbuka terhadap suatu opini, sehingga komunikasi terhambat, dan sulit untuk saling bertukar pikiran secara kritis dalam membuat keputusan. Komunikasi akan memudahkan proses berpikir kritis, karena itu sebelum membuat keputusan, usahakan semua orang terlibat sudah tahu dan ikut berkontribusi dalam keputusan tersebut, jangan hanya membuat keputusan sepihak dan merugikan, ya.

Nah, itulah 6 hambatan dalam berpikir kritis yang wajib untuk dihindari. Kalau salah satunya ada dalam diri kamu. Persiapkan diri untuk berubah secara perlahan, ya!

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Dilakukan agar Kamu Bisa Terbiasa Berpikir Kritis

Alia Azhara Photo Verified Writer Alia Azhara

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya