Comscore Tracker

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarah

Jadi pemarah itu gak keren

Di era millennials ini, kita dituntut menjadi pribadi yang mau belajar dan lebih produktif. Selain itu, tekanan hidup mulai dari tuntutan pekerjaan, peran dalam keluarga dan masyarakat, maupun tuntutan belajar di lembaga pendidikan, membuat kita harus jadi seseorang yang serba bisa dalam segala hal, serta super cepat dan tepat dalam melakukan dan memutuskan berbagai hal.

Tak ayal, berbagai tekanan tersebut membuat kita mudah depresi dan berbagai emosi negatif lainnya, seperti marah, benci bahkan iri kepada orang lain, yang jelas-jelas gak baik bagi diri sendiri dan kesehatan.

Tidak hanya itu, ketika kita semakin gak bisa mengontrol kemarahan, tindakan kita bisa mengarah kepada kekerasan lho, seperti tindakan bullying yang akan berakibat fatal. Nah, berikut ini 5 cara kontrol emosi negatif agar kamu gak jadi si pemarah. Terapin yuk.

1. Yakinkan dirimu bahwa belum tentu orang lain salah dan kamu yang benar ketika berbeda pendapat

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarahpexels.com/Tirachard Kumtanom

Ketika kita marah, kita selalu menganggap orang lain yang tidak sependapat dengan kita adalah mereka yang salah. Kita tak pernah berusaha introspeksi diri karena otak kita hanya dipenuhi kebencian dan kemarahan yang memuncak, sehingga kita tak bisa berpikir logis.

Padahal, meskipun tak sependapat dengan kita, belum tentu lho, orang lain tersebut salah dan kita yang benar. Mereka mempunyai pendapat lain, bukan pula karena mereka benci atau tidak suka dengan kita. Jadi, seharusnya kita lebih positif dalam merespon perbedaan dan selalu memegang prinsip bahwa, orang lain belum tentu salah hanya karena mereka berbeda dengan kita.

2. Berpikirlah dari sudut pandang orang lain

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarahpexels.com/rawpixel

Alasan kamu marah pada awalnya bisa jadi sangat sepele. Tidak suka dengan tindakan orang lain atau kata-katanya yang membuat kamu sakit hati.Tapi, coba deh kamu berpikir lagi tentang tindakan atau kata-kata orang tersebut.

Bener gak, dia melakukan hal itu untuk menyakitimu atau hanya kamu saja yang terlalu baper menanggapi kata-kata atau tindakannya.

Atau, coba berpikir dari 'kaca mata' orang tersebut. Sebesar apa tekanan hidup yang dia dapatkan dalam kehidupan pribadinya, hingga terkadang dia mengeluarkan kata-kata yang gak mengenakkan tanpa disengaja dan tanpa bermaksud untuk menyakitimu.

3. Ceritakanlah masalahmu dengan orang terdekat

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarahpexels.com/mentatdgt

Emosi negatif selalu dipicu oleh mindset kita yang terlalu gegabah dalam menyikapi persoalan. Sehingga, segala persoalan selalu kita asumsikan sebagai suatu masalah besar yang membuat kita depresi ataupun marah kepada orang lain. Padahal belum tentu lho, hal tersebut serumit yang kita pikirkan, jika dilihat dari sudut pandang orang lain.

Nah, dengan bercerita kepada orang terdekat yang bisa kamu percaya dan dapat dijadikan teladan, masalah yang kamu anggap besar tersebut akan terasa ringan dan sepele. Tidak hanya itu, masukan bijak dari orang terdekat atau orang yang telah kamu anggap sebagai role model tersebut, akan membuatmu berpikir lebih logis yang tanpa amarah dalam menanggapi suatu persoalan.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Sifat Pemarah Harus Kamu Hilangkan Dari Dirimu

4. Tentukan, lakukan dan nikmati hobimu

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarahpexels.com/mael BALLAND

Dengan melakukan dan menikmati kegiatan yang merupakan hobi kita, maka suasana hati akan selalu bahagia dan terhindar dari berbagai pikiran negatif kepada orang lain.

Waktu luang kita juga akan tercurah untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, sehingga kita gak akan mau capek-capek memikirkan kebencian dan kemarahan kepada orang lain yang gak bermanfaat untuk kita.

5. Mendekatkan diri kepada Tuhan

5 Cara Kontrol Emosi Negatif Agar Kamu Gak Jadi Si Pemarahpexels.com/rawpixel

Ini nih yang paling penting. Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, kita akan berpikir lebih rasional dalam menghadapi suatu persoalan. Prasangka negatif, iri, dengki dan berbagai penyakit hati bisa kita hindari karena kita akan selalu merasa damai dan tenang saat beribadah dan berdoa kepada Tuhan.

Begitu pula ketika kita mendengar kata-kata atau menerima tindakan yang menyakitkan dari orang lain. Kita tidak akan terlalu terluka ataupun marah karena kita selalu punya tempat berserah diri dan menyerahkan segala nasib dan peruntungan kita.

Ketika kita punya masalah besar, kita akan selalu yakin dan percaya, bahwa Tuhan selalu mendengar, melihat dan akan selalu bersama kita. Sehingga, kita akan selalu kuat dalam menghadapi segala cobaan, serta menganggap sebuah masalah adalah cerita hidup yang merupakan bagian dari takdir-Nya.

Mungkin ada pepatah yang mengatakan 'kesabaran ada batasnya'. Tapi, jangan jadikan kalimat tersebut sebagai senjatamu untuk selalu menanggapi suatu persoalan dengan amarah, yang tidak hanya merugikan orang lain, tetapi dirimu sendiri.

Lebih fatal lagi jika amarah tersebut kamu lampiaskan dengan tindakan ekstrim yang mengarah kepada tindakan bullying. Bukannya mencari solusi, tapi justru menambah masalah baru yang bisa berujung penyesalan. Jadi, kontrol ya, emosi negatifmu, mulai sekarang.

Baca Juga: Gak Hanya Menakutkan, 5 Kerugian Saat Kamu Menjadi Pribadi Pemarah

Fuska Photo Community Writer Fuska

Kapan tubuhmu belajar kerja keras kalau bukan sekarang?

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Just For You