Comscore Tracker

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidup

Seni menyuarakan pesan baik 

Medya Buldak adalah seorang seniman, illustrator dan penulis dari Stockholm, Sweden. Melalui karyanya dia menyampaikan makna yang begitu dalam tentang bagaimana cara bijak menyikapi hidup. 

1. Most of your problems aren't real problems

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Pola pikir mempengaruhi bagaimana kita memandang masalah. Ada seseorang yang menganggap masalah kecilnya menjadi besar karena cara pola pikirnya yang memperbesar masalah itu. 

Mereka menjadi berkoar-koar masalah yang dideritanya seakan berat. Namun sebenarnya ada orang lain yang jauh lebih berat masalahnya, seperti menginginkan keharmonisan keluarganya yang utuh. Namun yang merasakan masalah berat ini hanya diam meratapinya. 

2. Kebebasan adalah sumber kebahagiaan

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Bisa dilihat, ketika seseorang mampu mengendalikan dirinya sepenuhnya, dia akan merasa bebas dan tenang. Berbeda dengan orang yang tidak mampu mengendalikan dirinya, maka orang lain akan mengatur segala hal pada dirinya dan dia merasa tersiksa akan itu.

Jadi, jangan memberi kekuatan pada orang lain untuk mengontrol kebahagiaan dan hidupmu. Kendalikanlah dirimu sesuai apa yang kamu mau, jika tidak, orang lain akan dengan mudah mengendalikanmu.

3. Kedamaian akan tercipta ketika mengabaikan perkataan negative people

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Orang dengan pemikiran negatif, dia hanya dapat mengucapkan kalimat negatif pula pada orang di sekitarnya. Oleh karena itu, kurangilah merespon orang yang demikian. Dengan begitu hidupmu akan penuh dengan kedamaian. 

Baca Juga: Ingin Hidup Bahagia? 5 Alasan Kamu Perlu Belajar Mengendalikan Emosi

4. "Tong kosong nyaring bunyinya" memang nyata

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Seperti halnya pepatah "tong kosong, nyaring bunyinya" berlaku bagi orang yang banyak berbicara tapi tidak berkualitas isinya. Biasanya orang tanpa pengetahuan dan ilmu akan menyuarakan pendapatnya seakan dia paling mengetahui. Namun isi dari yang dibicarakan tidak memiliki esensi yang penting. 

Berbeda dengan yang orang yang memiliki wawasan luas, dia akan berpikir dulu sebelum berbicara dan cara menyampaikannya pun dengan elegan. 

5. Jika yakin pada diri sendiri, maka tidak akan mudah termakan komentar negatif

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Jika kita yakin pada diri sendiri, maka kita akan mencintai diri sendiri seutuhnya. Hal ini menjadikan kita menerima segala kelebihan dan kekurangan. Sehingga ketika orang lain berkomentar negatif tentang diri kita, tidak akan berefek buruk pada kita. 

6. Pandailah memililih lingkungan yang positif dalam hidup

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Hati-hatilah dengan apa yang kamu pilih dalam hidupmu. Energi itu sangat menular. Oleh karena itu, kelilingi dirimu dengan orang yang memberikan efek baik agar menjadikan dirimu positif dan merefleksikan hal sesuai dengan keinginanmu. 

7. Pikiran adalah sumber kekuatan

7 Ilustrasi Menyentuh Medya Buldak yang Bikin Kamu Memaknai Hidupinstagram/medyabulduk

Kekuatan ada dalam pikiranmu. Pastikan kamu tidak fokus terhadap hal yang salah karena itu akan selalu memberikan efek yang buruk padamu. Namun jika kamu melihat ada hal baik yang terjadi maka kamu akan mendapatkan hal positif yang banyak.

Artwork dari Meldya Bulduk ini memiliki makna yang dalam sekali ya. Dari ketujuh artwork di atas, manakah yang paling menggambarkan dirimu? 

Baca Juga: 9 Quotes Menohok Albert Camus yang buat Kamu Mengerti Makna Hidup

Hesti Mahmudah Photo Verified Writer Hesti Mahmudah

Belajar meracik kata-kata

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Just For You