Comscore Tracker

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu Damai

Proses memaafkan mana yang paling sulit bagimu?

Ada kalimat ajaib yang menunjukkan karakter baik seseorang yakni kata maaf, tolong dan terimakasih untuk membuat orang lain merasa dihargai. Namun ada hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk kedamaian hidup dan bentuk mencintai diri sendiri, yakni memaafkan. 

Memaafkan menjadi kunci ajaib dalam mendamaikan hati yang berpengaruh juga pada hidupmu. Memaafkan juga sebagai tiket masuk dalam proses penerimaan dan bentuk dari salah satu usaha menjaga kesehatan mental. Mari belajar memaafkan akan 5 hal berikut demi tercapainya kedamaian di hidupmu.

1. Memaafkan kenangan masa lalu yang buruk  

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu Damaipexels/Victorio Borodinova

Setiap manusia terdiri dari kepingan masa lalu yang membentuk dirinya saat ini. Kenangan tersebut juga beragam, ada yang menyenangkan maupun menyakitkan. Kenangan buruk banyak yang menjadi penyebab trauma dan berpengaruh pada perilaku seseorang.

Jika sekedar mencoba melupakan dan menghindari namun masih menyimpan dendam, hal itu akan menyesakkan dadamu hingga kapan pun. Namun, dengan menghadapinya kemudian memaafkan bahwa semua kejadian buruk yang menimpa kita di masa lalu adalah hal di luar kendali dan tidak bisa diubah, akan semakin melenyapkan beban yang selama ini kamu pendam. 

2. Memaafkan diri atas kegagalan dalam proses menggapai impian  

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu DamaiUnsplash/Lacie Slezak

Perjalanan setiap orang pasti terdiri dari lika-liku yang berbeda baik itu keberhasilan maupun kegagalan dalam menggapai impian. Tentunya keberhasilan akan memberikan perasaan bahagia dan bangga terhadap diri. Namun apa yang terjadi jika seseorang mengalami kegagalan? Ada yang terpuruk bahkan menyalahkan diri karena merasa kurang dalam berusaha menggapai mimpinya. 

Kegagalan itu lekat dengan kehidupan, seperti halnya keberhasilan. Artinya, kegagalan itu hal yang wajar asalkan kita menjadikannya pembelajaran untuk bangkit dan melakukan hal yang lebih baik untuk menuju keberhasilan. Namun jika kegagalan itu terus membuatmu menyalahkan diri, maka lambat laun akan menurunkan kadarmu dalam mencintai diri sendiri. Memaafkan bahwa diri adalah manusia biasa dan kegagalan adalah hal yang tidak perlu dikutuki, akan membuatmu semakin menerima dan perlahan menenangkan hatimu.

3. Memaafkan orang lain yang menyakiti hatimu

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu Damaihelpguide.org

Prinsip, pikiran, perilaku maupun keputusan orang lain adalah hal di luar kendali kita. Begitu pun, ketika orang lain bersikap menyakiti atau tidak menyukai kita, maka yang bisa dilakukan bagi orang yang berjiwa besar adalah memaafkan. 

Disamping sudah membicarakan permasalahannya, jika sikap orang lain tetap tidak menyenangkan, kita tidak dapat memaksakan kehendaknya. Memaafkan dan lebih baik tidak mengindahkan perilakunya menjadi langkah tepat agar hati kita tidak tersakiti.

Baca Juga: 7 Tanda Jika Sebenarnya Kamu Belum Bisa Sepenuhnya Memaafkan Seseorang

4. Memaafkan realita yang tidak sesuai ekspektasi  

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu DamaiUnsplash/Alex Iby

Setiap orang memiliki ekspektasi terhadap banyak hal di hidupnya. Entah itu tentang karir, hubungan maupun kebahagiaan yang didambakan. Sayangnya, tidak semua realita berjalan sesuai keinginan kita. 

Rasa kecewa, sedih, mengutuki keadaan pasti pernah menghinggapi diri. Meski kita bersikap demikian, keadaan tidak serta merta berubah kan? Kita tidak bisa mengubah yang sudah terjadi, akan tetapi kita masih memiliki kendali untuk mengupayakan untuk esok hari. Dengan memaafkan realita yang tidak semuanya sesuai ekspektasi kita, menjadikan kita lebih menerima bahwa realita tidak selalu berteman baik dengan ekspektasi.

5. Memaafkan bahwa tidak semua keinginan dapat menjadi milik kita 

Memaafkan Memang Sulit tapi Lakukan pada 5 Hal Ini Agar Hidupmu DamaiUnsplash/Adrian Swancar

Perasaan memiliki akan suatu hal menjadikan kita merasa berhak dan terikat di dalamnya. Kekasih, teman, hingga impian yang ingin kita genggam memacu kita mengaitkan perasaan kita seakan akan mendapatkan semuanya. 

Namun faktanya, tidak semua yang kita inginkan akan menjadi milik kita. Kekasih saat ini belum tentu menjadi jodoh kita, teman yang ingin kita jaga agar tetap lekat bisa saja menghilang seiring perjalanan hidupnya dan impian kita tidak selalu berjalan sesuai idealisme. Lagi-lagi, memaafkan menjadi hal berat yang bisa dilakukan dan untuk membangun makna hidup kita dapat mempercayai jika apa yang menjadi milik kita, akan kita genggam pada waktu dan porsi yang tepat.  

Sudahkah kamu memaafkan 5 hal di atas? 

Baca Juga: 5 Perspektif Agar Kamu Lebih Mudah Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Hesti Mahmudah Photo Verified Writer Hesti Mahmudah

Belajar meracik kata-kata

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya