Comscore Tracker

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!

Resume Community Talk Vol. 11

Sudahkah kamu tahu, ada dua macam format artikel di IDN Times? Kalau kamu masuk ke laman IDN Times Community, ada beberapa fitur khusus yang menunya ada di tampilan laman sebelah kiri. Ikon fitur paling atas adalah ADD SECTION yang digunakan untuk membuat artikel berformat LISTICLE. Nah, perlu diketahui nih bahwa penulisan artikel di IDN Times ada dua macam format, yakni LISTICLE dan NARASI.

Penggunaan kedua format artikel tersebut berbeda lho di IDN Times. Maka dari itu, pada Instagram Live Community Talk Volume 11 dibahas mengenai perbedaan artikel Listicle dan Narasi.

Yuk, kita kenali lebih dalam perbedaan antara kedua format artikel ini.

1. Artikel bentuk Narasi hanya digunakan untuk kategori tertentu

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels.com/Startup Stock Photos

Artikel jenis Narasi di IDN Times hanya digunakan untuk kategori Fiksi dan Opini. Untuk kategori Fiksi ada 2 macam, yakni Cerpen dan Puisi. Jadi, jika kamu mau menulis salah satu di antaranya pilihlah menu 'Buat Narasi' pada dashboard-mu.

Selain itu, pada kategori Opini kamu juga boleh menggunakan model Narasi karena tulisan Opini biasanya pembahasannya tidak dibagi-bagi. Jadi, kamu bisa menuliskan pandangan pribadimu terhadap sebuah fenomena lewat kolom Opini dengan menggunakan artikel Narasi, ya.

2. Jumlah kata untuk Narasi pun ada ketentuannya lho!

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels.com/Startup Stock Photos

Pada artikel Narasi, jangan buat tulisan yang terlalu pendek ya. Kecuali jika kamu menulis puisi. Nah, kalau mau menulis Cerpen maupun Opini, setidaknya panjang tulisan yang ditulis adalah 300 - 600 kata.

Khusus artikel Opini, jangan lupakan metode 5W + 1H, ya. Ini bisa membantumu mengukur seberapa panjang artikel yang kamu tulis.

3. Sedangkan artikel Listicle bisa digunakan untuk kategori lainnya

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels.com/Stokpic

Nah, kalau artikel Listicle bisa digunakan untuk kategori lainnya. Inilah yang menjadi ciri khas IDN Times, yakni artikel Listicle yang pembahasannya ditulis berdasarkan ide-ide pokok (sub judul) dan didukung dengan gambar yang menarik sesuai dengan sub judul yang dibahas.

Saat ini, artikel jenis Listicle memang banyak sekali digunakan oleh berbagai media karena memudahkan pembaca untuk menangkap informasi dalam tulisan tersebut. Oleh karenanya, hampir semua kategori artikel di IDN Times menggunakan format ini.

Adapun kategori-kategori yang meggunakan format Listicle adalah:

  • News
  • Sport
  • Hype
  • Life
  • Food
  • Travel
  • Business
  • Automotive
  • Science
  • Health
  • Tech
  • Men

4. Ada ketentuan jumlah poin untuk setiap kategori artikel Listicle

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!medicalnewstoday.com

Setiap artikel Listicle harus memuat informasi yang menarik. Namun, supaya informasi tersebut semakin lengkap, kamu harus menuliskannya menjadi beberapa poin dengan ketentuan berikut:

Minimal 3 poin: Khusus untuk artikel News atau informasi breaking News. Pastikan setiap poin juga memuat informasi yang lengkap, tidak cuma foto dan sub judul.

Minimal 5 poin: Khusus untuk artikel informatif lainnya, seperti rekomendasi wisata, rekomendasi kuliner, zodiak, kepribadian, tips, maupun fakta unik dari sebuah peristiwa.

Minimal 9 poin: Khusus untuk artikel yang memuat kumpulan foto. Nah, untuk bagian ini pastikan setiap sub judulnya jangan terlalu pendek, ya. Harus ada informasi menarik yang dicantumkan di dalamnya.

5. Perhatikan cara penulisan sub judul poin-poinnya

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels/rawpixel

Pada bagian sub judul, penulisannya tidak sama seperti menulis judul yang semua huruf pertama menggunakan kapital. Sedangkan untuk sub judul, penulisannya seperti menulis kalimat biasa di mana huruf kapital hanya digunakan di huruf pertama. Tapi, di akhir kalimat tidak perlu menggunakan titik.

Contohnya:

2. Sekarang penampilan Yoona SNSD tampak lebih fresh dengan rambut pendeknya

6. Pastikan setiap list kamu isi bagian 'Sub description'-nya dengan informasi menarik

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels/Startup Stock Photos

Pada bagian sub-description jangan dikosongi, ya. Tulislah artikel yang informatif sehingga bagian sub-description harus kamu tulis informasi maupun pengetahuan yang menarik. Sesuaikan dengan sub judul yang sedang dibahas.

Nah, informasi yang ditulis pun jangan terlalu pendek. Paling tidak kamu tuliskan 1-2 paragraf atau dalam 1 paragraf tuliskan 3 kalimat. Gunanya agar pembaca yang membaca artikelmu tak cuma mendapat hiburan tapi juga pengetahuan yang seru. Jadilah penulis yang inspiratif!

7. Jangan lupa juga cantumkan gambar di setiap list

Artikel Listicle vs Narasi, Ini Lho Perbedaannya!Pexels/rawpixel

Nah, ini juga bagian yang tak kalah penting. Untuk artikel Listicle kamu wajib mencantumkan gambar-gambar pendukung yang menarik di setiap poinnya. Ada ketentuan gambar yang harus diperhatikan, yakni ukuran gambarnya minimal 850 x 350 pixel.

Selain dari segi ukurannya, gambarnya pun harus yang humanis, artinya menunjukkan adanya interaksi manusia pada gambar tersebut. Untuk mencari gambar-gambar menarik dan tidak berbayar, kamu bisa mencarinya di Pexels.com, Pixabay.com, Unsplash.com.

Tapi untuk artikel Narasi kamu hanya perlu mencantumkan satu gambar, yakni pada bagian cover.

Nah, sekarang semakin paham kan, bedanya artikel Listicle dan Narasi. Jangan sampai terbalik lagi, ya. Selamat menulis!

IDN Times Community Photo Verified Writer IDN Times Community

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria
  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya