Comscore Tracker

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mental

Terlalu sering stalking bisa berakibat kurang baik lho!

Semakin populernya era media sosial, membuat orang berlomba-lomba meraup keuntungan dengan menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda. Fenomena inilah yang kemudian memunculkan akun-akun nyentrik yang bisa merajai sebuah platform tertentu. Sebut saja akun khusus memasak, akun olahraga, bahkan akun gosip. Di Indonesia sendiri akun ketiga itu mampu menyaingi influencer atau public figure dengan berbagai berita yang dibawakan. Namun jangan buru-buru mengikuti satu bahkan belasan akun gosip, karena hal itu dapat memicu beberapa masalah berikut ini lho!

1. Gampang tersulut emosi

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentaldramabeans.com

Melihat berita yang beredar di akun gosip bukan hanya memunculkan pengetahuan kamu akan rumor artis yang sedang naik daun, melainkan juga membuat emosimu akan gampang tersulut. Hal ini dipicu oleh banyaknya komentar buruk dan judul provokatif yang membuat kamu jadi berempati. Secara tidak langsung, kamu akan marah-marah tidak jelas dan mudah tersinggung saat ikut terlibat perang komentar tersebut.

2. Jadi mudah memaki

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentalunsplash.com/@3alexander

Selain dapat membangun empati, berita yang kamu temukan di akun gosip biasanya akan menimbulkan hasrat untuk melontarkan kata-kata yang kurang pantas. Umumnya perbuatan ini dilakukan apabila kamu melihat sosok kontroversial yang terkena skandal tertentu, mengesampingkan prestasi, karya, dan jasa yang telah diperbuat orang tersebut, jika ada kesalahan yang belum tentu kebenarannya sudah diterbitkan oleh media gosip, maka bukan hal mustahil jika kamu akan terbiasa memaki, meskipun itu hanya melalui mulut saja.

3. Turut memberi komentar buruk tanpa memikirkan dampaknya

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentalunsplash.com/@jakobowens1

Sudah terbiasa melontarkan makian melalui mulut, kamu bisa saja tidak menemukan kepuasan saat membaca berita di akun gosip, hal yang kemudian membuat jari kamu berselancar di atas keyboard dan mulai berani menuliskan kata-kata tidak sopan. Saat ini terjadi, kamu akan merasa bahwa komentar yang dituliskan merupakan kata yang biasa saja, namun orang lain belum tentu demikian, jika kamu beranggapan bahwa komentarmu tidak lebih parah dari netizen lain, maka kamu salah. Bayangkan jika satu orang berpikiran sama denganmu, sementara komentar buruk yang dilontarkan ada lebih dari seratus, tentunya ini akan berdampak pada hati dan pikiran sang figure. Jika suasana dibalik, mampukah kamu menganggap enteng hal tersebut?

Baca Juga: 5 Mindset Unabsolute Akibat Kebanyakan Stalking Instagram

4. Mudah terpengaruh oleh oranglain

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentalunsplash.com/@priscilladupreez

Dalam membaca berita yang beredar di akun gosip, biasanya kita sudah memiliki kesimpulan sendiri atas apa yang bisa diambil dari kasus tersebut. Namun, kita terlalu kepo untuk membaca komentar yang dituliskan khalayak, sehingga jika mayoritas komentar bernada menjelek-jelekkan, bukan tidak mungkin bahwa kamu akan ikut terpengaruh oleh tulisan tersebut. Apalagi jika dari awal kamu sudah membenci figure yang ada dalam berita, dengan membaca gosip yang ada, ditambah ujaran kebencian yang dilontarkan orang, kamu akan semakin mudah mencari pembenaran atas alasan rasa benci yang ada dalam pikiranmu.

5. Hobi bergosip

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentalunsplash.com/@priscilladupreez

Tujuan utama dari mengikuti akun-akun ini tidak lain dan tidak bukan adalah supaya mendapatkan bahan untuk bergosip, kamu akan berlomba-lomba mengupdate berita yang ada di media sosial untuk memenuhi kebutuhan perbincangan antar teman mengenai keburukan seseorang. Tentu kegiatan ini sama sekali bukan perilaku terpuji, sebab selain bergosip mengenai tokoh dan public figure, kemungkinan kamu menggosipkan sesama rekan juga akan jauh lebih tinggi. Belum lagi isi hatimu akan dipenuhi oleh pikiran negatif, lantaran kebiasaan bergosip ini.

6. Gampang mencela

6 Alasan Jangan Keseringan Stalking Akun Gosip, Demi Kesehatan Mentalunsplash.com/@anniespratt

Menganggap bahwa berkomentar seenak jidat di media sosial adalah hal biasa, dapat menimbulkan pemikiran bahwa mencela di dunia nyata juga tak ada bedanya. Waspada! Kalau kamu sudah sering melontarkan kata yang menyakiti orang tanpa memikirkan perasaannya, kemungkinan besar kamu sudah terpapar kebiasaan burukmu saat mengunjungi akun gosip.

Nah itu dia beberapa kemungkinan buruk yang bisa menghinggapimu saat terlalu banyak membaca berita di akun gosip, tentu dalam bermedia sosial, kamu dibebaskan untuk mengikuti siapa saja, namun jangan sampai hal itu kemudian menumbuhkan perilaku negatif dan menimbulkan kerugian di mana-mana.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Gak Semua Hal Perlu Diposting di Media Sosial

Intan Pratiwi Buchr Photo Verified Writer Intan Pratiwi Buchr

sempat ingin jadi astronaut

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya