Comscore Tracker

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan Keutamaan

Sebagai tameng dari penyakit dan sihir

Surat An-Nas adalah surat penutup yang menjadi surat ke-114 di dalam Al-Qur’an. Surat ini terdiri dari 6 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah, karena diturunkan di kota Makkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.

Surat An-Nas memuat begitu banyak keistimewaan bagi siapa pun yang mengamalkannya. Lebih lanjut yuk, simak bacaan dari surat An-Nas ayat 1–6 beserta arti, kandungan, dan keutamaannya.

1. Surat An-Nas ayat 1–6 beserta artinya

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan Keutamaanilustrasi ayat suci Al Quran (unsplash.com/Zahra Tavakoli)

Selain menjadi bacaan ketika salat, surat An-Nas juga memiliki banyak khasiat bila diamalkan dengan sugguh-sungguh. Yuk, hafalkan bacaan surat An-Nas, latin dan artinya berikut ini.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirrahmannirrahiim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Ayat 1

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

Qul a’ụżu birabbin-nās.

Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,"

Ayat 2

مَلِكِ النَّاسِۙ

Malikin-nās.

Artinya: "Raja manusia,"

Ayat 3

اِلٰهِ النَّاسِۙ

Ilāhin-nās.

Artinya: "Sembahan manusia,"

Ayat 4

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

Min syarril-waswāsil-khannās.

Artinya: "Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi."

Ayat 5

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

Allażī yuwaswisu fī sudụrin-nās.

Artinya: "yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,"

Ayat 6

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Minal-jinnati wan-nās.

Artinya: "dari (golongan) jin dan manusia."

2. Alasan turunnya surat An-Nas

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan KeutamaanIlustrasi membaca Al-Qur'an (pexels.com/ Rodnae Productions)

Surat An-Nas turun saat kaum kafir Quraisy di Makkah berusaha untuk melukai Rasulullah SAW dengan 'ain. 'Ain merupakan suatu penyakit pandangan mata yang dapat merusak dan membinasakan.

Setelahnya, Allah SWT menurunkan dan mengajarkan surat Al-Falaq dan An-Nas kepada Rasulullah SAW untuk membentengi diri dari hal tersebut. Oleh karena itu, ketiga surat tersebut kerap dibacakan sebagia penawar penyakit.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Rutin Membaca Al-Quran Saat Ramadan Bagi Kesehatan

3. Makna dan kandungan surat An-Nas

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan KeutamaanIlustrasi Al-Qur'an (unsplash.com/Adli Wahid)

Nama surat ini diambil dari kata An-Nas yang memiliki arti manusia dan disebut berulang kali. Surat An-Nas, berisikan perintah kepada umat manusia untuk memanfaatkan waktu yang dimiliki agar selalu beramal saleh dan saling menasehati dalam kebenaran, serta selalu sabar agar tidak mendapatkan kerugian di dunia dan akhirat.

Pada ayat pertama hingga ketiga surat An-Nas, menegaskan bahwa Allah SWT merupakan tempat untuk memohon dan menyembah. Pada ayat keempat hingga keenam, dijelaskan bahwa hawa nafsu jahat yang dimiliki manusia adalah bersumber dari bisikan dari iblis yang diwariskan kepada jin dan setan, karena nafsu diciptakan tidak untuk melawan perintah Allah SWT pada dasarnya.

Surat An-Nas juga memberitahu bahwa untuk selalu waspada, karena bisikan tidak hanya berasal dari jin, tapi juga manusia. Sementara itu, ada tiga sifat Allah SWT pula yang disebutkan dalam surat An-Nas, yaitu Rabb, Malik dan Ilah.

4. Keutamaan surat An-Nas

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan KeutamaanIlustrasi membaca Al-Qur'an (unsplash.com/positivemoslemattitude)

Allah SWT telah menjanjikan kenikmatan melimpah bagi hamba-Nya yang senantiasa melaksanakan perintah dari Al-Qur'an. Ada pun beberapa keutamaan yang akan didapat dari mengamalkan surat An-Nas ini, yaitu:

  • Sebagai Al-Mu’awwidzataian
    Surat An-Nas merupakan surat terbaik untuk meminta perlindungan Allah SWT. Surat ini disebut sebagai Al-Mu’awwidzatain bersama dengan surat Al-Falaq. Bagi siapa saja yang ingin terlindung dari kejahatan makhluk Allah SWT, maka bacalah surat An-Nas dan Al-Falaq. 
  • Membebaskan manusia dari kemunafikan
    Dari Al-Qurthubi, surat An-Nas dan Al-Falaq memiliki keutamaan sebagai pembebas manusia dari kemunafikan, beliau menyebutnya sebagai "Al Muqasyqisyatain". Dan Allah SWT pun memerintahkan kepada Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan hanya kepada-Nya.
  • Tidak ada bandingannya
    Surat An-Nas dan Al-Falaq merupakan dua surat yang tidak ada bandingannya sebagai surat perlindungan seperti yang dijelaskan oleh hadist tersebut. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, "Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan di waktu malam dan tidak ada bandingannya sama sekali yaitu surat Al-Falaq dan surat An-Nas." (HR. Muslim).
  • Sebagai obat dan penjagaan
    Surat An-Nas dan Al-Falaq memiliki keutamaan sebagai obat dan penjagaan, di mana disunahkan untuk membaca An-Nas dan Al-Falaq sebelum tidur sebanyak 3 kali. Lalu, tiupkan ke telapak tangan dan usapkan ke tubuh dari kepala hingga anggota tubuh lain.

5. Surat An-Nas sebagai pelindung dari 'ain dan sihir

Surat An-Nas Ayat 1-6 Arab: Arti, Kandungan, dan KeutamaanIlustrasi perempuan muslim berdoa (freepik.com/mkitina4)

Allah SWT begitu memuliakan surat An-Nas. Sehingga tidak segan-segan untuk menolong hamba-Nya yang berdoa dengan surat ini saat tengah tertimpa penyakit. Ada pun penyakit tersebut di antaranya:

  • Terlindungi dari ‘ain
    Penyakit ‘ain adalah jenis penyakit yang berasal dari pandangan mata dan dapat merusak bahkan membinasakan. Penyakit 'ain juga pernah dialami oleh Rasulullah SAW. Kemudian, Allah SWT menurunkan surat An-Nas dan Al-Falaq agar dapat menangkat penyakit tersebut.
  • Terlindung dari sihir
    Surat An-Nas merupakan surat yang dapat melindungi diri dari sihir. Dari semasa Rasulullah SAW hidup, ada saja manusia yang memiliki niat jahat dan menggunakan sihir untuk menyakiti sesama. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam sebuah hadits, “Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang tidak semisal dengannya yaitu Al Mu’awwidataini (surat An Naas dan surat Al Falaq).” (HR. Muslim no. 814, At-Tirmidzi no. 2827, An-Naasa’i no. 944). Setelah turunnya dua surat tersebut, Rasulullah SAW mencukupkan keduanya sebagai bacaan wirid untuk membentengi dari pandangan jelek, dari jin maupun manusia. (HR. At-Tirmidzi no. 1984, dari shahabat Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu). 

Demikian bacaan surat An-Nas ayat 1–6 beserta arti dan keutamaannya. Sesungguhnya hanya Allah SWT satu-satunya tempat berlindung dan mengadu. Untuk itu, mendekatlah diri kepada-Nya dengan memanjatkan doa lewat ayat-ayat Al-Qur'an.

Baca Juga: Urutan Surah dalam Al-Qur’an Juz 13, Lengkap dengan Kandungannya

Topic:

  • Langgeng Irma Salugiasih

Berita Terkini Lainnya