Comscore Tracker

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!

#IDNTimesLife Kebahagiaan yang kamu miliki hanya semu

Gengsi tak selamanya negatif. Dalam takaran yang tepat, gengsi justru bisa membuat orang lebih percaya diri dan memberikan motivasi. Sebagai contoh, merasa gengsi karena terus-menerus dibantu orang lain, akhirnya ia bekerja lebih keras dan cerdas sehingga jadi orang sukses dan tak lagi bergantung pada keluarga atau teman-temannya.

Hanya saja, yang sering kita temui adalah gengsi dalam kadar berlebihan. Misalnya, seorang artis ketahuan sampai jual diri, atau pejabat tertangkap KPK akibat korupsi, semua itu demi bisa menjalani gaya hidup mewah. Gengsi seperti inilah yang harus kita hindari.

Ada beberapa akibat buruk jika kamu hidup terus menuruti gengsi yang berlebihan. Apa saja?

1. Capek sendiri 

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!freepik.com/user18526052

Hidup menuruti gengsi bisa bikin kamu capek sendiri lho. Demi mendapat pengakuan dari orang-orang sekitar atau pujian dari warganet, kamu harus hidup terus-menerus dengan pencitraan.

Belum sanggup ke luar negeri, bela-belain bayar pakai kartu kredit supaya dibilang keren oleh teman-teman atau dibilang ‘hobinya’ travelling. Ujung-ujungnya stres sendiri karena tiap bulan terbebani dengan cicilan berat. Senang-senangnya cuma beberapa hari, stresnya berbulan-bulan.

2. Membuatmu gelap mata 

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!pexels.com/ Alexandra Maria

Seperti telah disebutkan sebelumnya, demi menuruti gengsi, orang sampai gelap mata. Jual diri, melakukan praktik korupsi, merampok emas emak sendiri, dan sebagainya. Semua itu demi sebuah perayaan ulang tahun mewah, atau sebuah tas seharga ratusan juta.

Setiap orang punya jalan hidup yang berbeda. Gak perlu kamu bandingkan hidupmu dengan Nagita Slavina. Hal ini hanya akan membuatmu merasa nelangsa.

Bolehlah mencontoh mereka, orang-orang berada. Tapi harus kamu sadari, semua itu butuh proses, kerja keras, ketekunan, gak instan. Mereka pun yang kamu pandang hidupnya “enak”, memperoleh semua itu lewat kerja.

3. Melewatkan peluang 

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!freepik.com/pressfoto

Gengsi yang berlebihan juga bisa membuatmu melewatkan kesempatan emas yang tersedia. Menolak gaji yang ditawarkan karena dianggap kurang besar, gak sesuai dengan predikat pendidikannya yang merupakan lulusan sarjana dari perguruan tinggi ternama.

Padahal ia baru lulus, belum ada pengalaman dan gaji segitu sudah jadi dambaan para sarjana lain yang mendapatkan gaji bahkan di bawah standar. Karena selalu menuntut kerja dengan gaji kelewat besar, akhirnya ia malah jadi pengangguran. Duh!

Baca Juga: 5 Motivasi yang Harus Kamu Hindari Ketika Ingin Meraih Sesuatu

4. Pikiran jadi gak tenang 

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!pexels.com/ Alexandra Maria

Orang yang selalu hidup menggunakan standar orang lain akan membuatnya jauh dari rasa damai. Pikirannya gak akan tenang, selalu dipenuhi dengan pertanyaan “nanti mereka bilang apa ya kalau aku pakai ini”, “nanti anggapan mereka gimana ya”, atau “nanti mereka tetap mau berteman dengan aku gak ya”.

Selain itu, memaksakan hidup bergelimang harta demi gengsi, meskipun faktanya belum jadi orang yang kaya-kaya amat, akan terus stres dengan cicilan di sana-sini. Hidup ibarat kejar-kejaran. Selesai cicilan yang satu, ganti cicilan yang lain.

5. Cenderung menghibur diri dengan cara yang salah

5 Akibat Buruk jika Kamu Selalu Menuruti Gengsi, Capek Sendiri!pexels.com/@maumascaro

Stres akibat harus terus memenuhi ekspektasi orang lain demi gengsi, membuat seseorang mencari pelarian dan kesenangan dengan cara yang salah. Misalnya dengan menggunakan obat-obatan terlarang, pergaulan yang gak karuan, dan sebagainya.

Sangat disayangkan, apalagi jika hal ini menimpa generasi muda, usia di mana harusnya ia menjadi sangat produktif dan mampu bermanfaat bagi sesama.

Hidup dengan gengsi memang bisa membuatmu tampak lebih baik dari orang lain, tapi semua itu hanyalah semu belaka. Lebih baik jujur terhadap diri sendiri, apa adanya, tapi memberimu kebahagiaan sejati, dibanding dibilang sosialita, orang berada, padahal kemampuan gak punya, dan hanya merugikan diri sendiri.

Semoga ini bisa jadi koreksi diri untuk kita semua, ya. Yuk, belajar untuk lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang.

Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Kamu Kehilangan Motivasi dalam Bekerja

L A L A Photo Verified Writer L A L A

I fear not the man who has practiced 10,000 kicks once, but I fear the man who has practiced one kick 10,000 times (Bruce Lee)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya