Comscore Tracker

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie Kondo

Siapa sangka bersih-bersih bisa membuat hati lega

Sejak 1 Januari 2019, Netflix meluncurkan documenter series terbarunya yang berjudul "Tidying Up with Marie Kondo". Dokumenter yang terdiri dari tujuh episode dan berdurasi sekitar 40-50 menit ini menceritakan tentang pengalaman Marie Kondo merapikan rumah yang sangat berantakan.

Tanpa disadari, kegiatan ini bisa membawa kebahagian, perasaan lega, bahkan rasa haru juga.

https://www.youtube.com/embed/WvyeapVBLWY

Menurut Marie Kondo, sudah menjadi gaya hidup di Jepang untuk merapikan sesuatu, membuang hal-hal yang tak perlu, dan hidup sederhana. Layaknya feng shui, prinsip ini bukan hanya untuk membuat rumah jadi indah. Tapi juga untuk menekan diri supaya dapat mengendalikan kekacauan yang bisa saja muncul dari mana saja.

Jika kamu termasuk orang yang suka menumpuk sesuatu, kamu perlu melihat serial yang satu ini. Berikut adalah lima pelajaran hidup yang bisa kamu dapatkan dari serial "Tidying Up with Marie Kondo".

1. Simpanlah hanya kenangan yang membuatmu bahagia

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie KondoPhoto by Denise Crew/Netflix at imdb.com

Salah satu langkah pertama yang diterapkan oleh Marie Kondo sebelum membuang barang adalah mencari hal apa yang membuatmu bahagia. Jika kamu bisa mengatakan dengan tegas "aku menyukai barang/kenangan ini', maka hal ini perlu kamu simpan baik-baik.

Dengan membuang semua hal yang negatif dari hidupmu, kamu akan belajar untuk tidak lagi memendam amarah dan hanya memusatkan diri pada hal yang bahagia saja. Umur juga bisa makin panjang, kesehatan makin baik, dan hubunganmu dengan orang sekitar juga akan baik.

2. Simpanlah hal yang paling berharga, hal yang paling menggambarkan kamu di masa depan

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie KondoPhoto by Denise Crew/Netflix at imdb.com

Dalam dokumenternya, Marie Kondo meminta kliennya untuk memvisualisasikan masa depan seperti apa yang diinginkan mereka. Bisa jadi masa depan itu seperti, punya keluarga bahagia, setiap hari ada waktu untuk menekuni hobi, dan sebagainya. Dari sinilah, Marie mengajak kliennya untuk memilih barang yang menggambarkan masa depan itu.

Apakah itu berarti kamu akan membuang hal-hal lain termasuk pemberian orang lain? Menurut Marie, sebenarnya tak masalah membuang hal-hal yang justru akan menghambatmu menggapai masa depan itu, sekalipun barang tersebut pemberian orang lain.

Hidupmu milikmu, hidupmu tidak digambarkan dari apa yang dikatakan orang lain. Tapi dari bagaimana kamu bisa memaknai hidupmu dan menggapai yang kamu inginkan di masa depan.

Baca Juga: 5 Pelajaran Berharga dari Film Mary Poppins Returns, Sudah Nonton?

3. Perlakukan barang-barang simpananmu seperti seakan-akan mereka hidup

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie KondoPhoto by Denise Crew/Netflix at imdb.com

Bukan berarti kamu harus mengajak mereka bicara setiap hari lho ya. Namun Marie Kondo mengingatkan, semua barang yang kamu punya itu adalah hasil keringatmu juga. Karena itu perlakukan dengan hormat, jangan dilempar, jangan dijatuhkan, dan jangan lupa juga untuk selalu dibersihkan.

Dalam hal ini, kamu akan belajar cara menghormati dan rasa terima kasih. Kamu juga jadi akan lebih paham bahwa dalam hidup ini sebenarnya yang penting adalah memorinya. Kumpulan barang itu hanyalah perantaramu ke memori tersebut.

Misalnya, jika kamu menyimpan barang yang kamu beli dengan gaji pertama, kamu bisa mengingat kenangan perjuangan mendapatkan barang tersebut hanya dengan melihatnya.

4. Kamu tidak akan pernah maju jika terus mengucapkan 'suatu saat nanti'

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie KondoPhoto by Denise Crew/Netflix at imdb.com

Dalam dokumenternya, Marie Kondo banyak menanyakan alasan mereka menumpuk barang yang sebenarnya tak berguna. Rata-rata kliennya menjawab 'siapa tahu suatu saat nanti butuh'. Hal inilah yang disebut Marie menumpuk kekacauan sampai tidak bisa mengatasinya.

Di hidupmu jangan pernah sekalipun mengatakan 'suatu saat nanti', karena menurut Marie suatu saat nanti itu tidak akan pernah datang dan kamu tidak akan pernah maju. Yang harusnya kamu lakukan saat ada ide adalah langsung mencari cara untuk menjalankannya. Jangan menunda dan berkhayal, sampai kapanpun itu tidak akan terwujud.

5. Harta milikmu mencerminkan sifat dan kehidupanmu juga

Penuh Makna, Ini 5 Pelajaran Hidup dari Dokumenter Netflix Marie KondoPhoto by Denise Crew/Netflix at imdb.com

Jika kamu ingin dianggap sebagai orang yang berpendidikan, otomatis sebisa mungkin kamu akan mengoleksi hal-hal yang menunjang penampilanmu itu bukan? Menurut Marie Kondo, kamu harus berani membuang barang yang tidak menggambarkan identitasmu, atau tidak membuat kamu nyaman.

Apa yang kamu bawa, apa yang kamu gunakan, adalah cara pertama orang akan menilaimu sebelum mengenalmu lebih jauh. Selama kamu nyaman dalam menjalani identitasmu ini, berbahagialah dan jangan memaksakan diri jadi orang lain.

Menurut Marie Kondo, ada dua alasan emosional kenapa orang menumpuk barang. Yang pertama adalah karena dia masih berpegang akan kenangan masa lalu (tidak bisa move on). Yang kedua adalah karena dia ingin melestarikan masa lalu. Ini dua hal berbeda yang kadang sering disamakan.

Untuk hidup yang lebih baik, kamu harus berani maju dan melepaskan masa lalu. Kalau gak, kamu tidak akan pernah menjadi orang yang lebih sukses dari sekarang.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana Memulai Gaya Hidup Minimalis

Liem Ling Photo Community Writer Liem Ling

"Don't let the muggles get you down." -Ron Weasley

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You