Comscore Tracker

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujan

Hujan punya pesona tersendiri yang tak banyak orang tahu

Sebutan pluviophile untuk orang yang sangat menyukai hujan belakangan makin populer. Namun, jauh sebelum kita kerap mendengarnya, memang sudah banyak orang yang lebih menyukai turunnya hujan ketimbang hari-hari panas dan kering.

Apakah kamu juga salah satu pecinta hujan? Tentu bukan tanpa sebab, mengapa kamu amat menyukai hujan. Setidaknya ada 5 alasan mengapa kamu bisa begitu menyukai hujan.

1. Udara menjadi lebih dingin dan segar, cocok buat me time

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujanilustrasi me time (unsplash.com/marulla)

Menjelang hujan turun, biasanya udara terasa gerah sekali. Maka dari itu, begitu hujan datang, kamu akan merasa lega. Cukup beberapa menit saja, udara langsung berubah lebih dingin dan segar.

Mau melakukan apa saja menjadi terasa menyenangkan. Jika ada pekerjaan yang masih harus diselesaikan, kamu pasti bisa lebih berkonsentrasi karena bunyi hujan meredam berbagai keributan di sekitarmu.

Apalagi kalau mau me time. Tinggal bikin teh dan baca buku di kamar. Bila kantuk datang, rasanya seperti dinyanyikan lagu "Nina Bobo" oleh derasnya hujan di luar.

2. Aroma tanah basah selalu bikin kangen

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujanilustrasi menikmati hujan (unsplash.com/jonatron)

Kamu yang sangat menyukai hujan pasti hafal sekali dengan aroma yang satu ini. Aroma tanah basah yang seketika menyeruak kala hujan turun terasa sangat menenangkan bagimu.

Bahkan meski di rumah atau kantormu belum hujan, kamu telah dapat mencium aroma tanah basah. Kamu pun pasti bisa merasakan, jika di tempat yang tak terlalu jauh sudah turun hujan.

Baca Juga: 12 Hal Nikmat yang Cuma Bisa Kamu Lakukan di Musim Hujan

3. Setelah hujan reda, enak banget buat jalan-jalan

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujanilustrasi jalan-jalan setelah hujan reda (unsplash.com/luismorerat)

Kamu tim suka hujan-hujanan atau jalan-jalan setelah hujan mereda? Jika kamu suka berjalan-jalan di bawah guyuran hujan sebaiknya hati-hati. Sebab jalanan yang licin, jarak pandang yang terbatas, dan sejumlah pengendara yang tergesa-gesa dapat membahayakan keselamatanmu.

Oleh karena itu ada sebagian orang yang akhirnya memilih untuk berjalan-jalan setelah hujan reda. Vibes-nya pun bisa lebih baik, tergantung bagaimana kamu menikmatinya.

4. Hujan selalu menghadirkan nuansa romantis

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujanilustrasi berpayung bersama pasangan (unsplash.com/arronchoi)

Apakah kamu setuju, bahwa turunnya hujan sama dengan munculnya bayangan gebetan, mantan terindah, atau pasangan yang tinggal jauh darimu? Akui saja, gak perlu malu. 

Oleh karena itu, gak mengherankan bila banyak kisah fiksi romantis mengandung adegan di tengah guyuran hujan. Memang selalu sukses bikin penonton baper, kan?

5. Langsung membayangkan indahnya pelangi

Pluviophile, 5 Alasan Mengapa Kamu Sangat Menyukai Hujanilustrasi menanti pelangi (unsplash.com/nikss)

Jika pelanginya benar muncul selepas hujan reda, kamu tentu akan merasa takjub. Namun, kalau kamu hanya pernah melihatnya sesekali, rasa terkenang tentang indahnya pelangi setelah hujan turun pun akan langsung terbayang dalam pikiran.

Dengan ini, kamu jadi makin yakin dengan kebesaran sang pencipta. Kamu juga seakan-akan diingatkan alam untuk tidak terlalu bersedih oleh apa pun masalah yang terjadi hari ini.

Kamu percaya akan datangnya hari-hari yang jauh lebih indah asal kamu tabah menghadapinya. Sama seperti pelangi yang akan muncul setelah hujan.

Berapa poin yang sesuai sekali dengan dirimu? Jika kamu masih punya alasan lain di balik kecintaanmu pada hujan, tuliskan di kolom komentar, ya! 

Baca Juga: 15 Hal Sederhana yang Diidam-idamkan oleh Jomblo Ketika Musim Hujan Tiba

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya