Comscore Tracker

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak Sukses

#IDNTimesLife Nomor 5 paling tak terduga

Mengejar kesuksesan memang penting. Namun ada yang lebih penting lagi, yaitu gak lupa pada orang-orang yang telah membantumu mencapai kesuksesan. Sebab kesuksesan sejatinya gak pernah sepenuhnya hasil kerja kerasmu sendiri.

Ada banyak orang yang berperan dalam dalam tercapainya kesuksesanmu. Ibarat kamu membangun rumah, mereka menyumbang beberapa bahannya. Mungkin sedikit demi sedikit, tetapi tanpanya, rumahmu gak akan berdiri utuh.

Jadi, siapa sajakah orang-orang yang gak boleh kamu lupakan saat kelak kamu sukses? Cek daftarnya berikut ini, catat kalau perlu!

1. Keluargamu

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak SuksesIlustrasi anak dan ibu (pexels.com/robert-stokoe-105922)

Keluargamu bisa berarti orangtuamu, pasanganmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, bahkan keluarga pasanganmu. Bagaimanapun kondisi keluargamu, kamu gak boleh melupakan peran mereka dalam kesuksesanmu.

Misal, keluargamu gak cukup kaya untuk selalu bisa memfasilitasimu. Bahkan mungkin secara ekonomi, kondisi keluargamu jauh dari mampu. Namun justru dari pendidikan kesederhanaan dan kerja keras orangtua, kamu belajar cara membuka usaha dengan modal sekecil mungkin.

Kamu belajar mengatur keuangan sedemikian rupa. Memutar uang hasil usaha agar bisa membuka cabang-cabang baru sehingga usahamu terus berkembang. Bukan baru untung sedikit sudah lupa daratan.

2. Teman-temanmu

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak SuksesIlustrasi teman-teman (pexels.com/thnhphng1520)

Jangan lupa berterima kasih pada teman-teman yang selalu ada untukmu. Kalau pun secara fisik gak selalu ada di sisimu, tetapi secara psikis mereka selalu memberimu dukungan.

Mereka mau menjadi temanmu saat kamu belum menjadi siapa-siapa. Mereka gak meninggalkanmu saat kamu mengalami kegagalan berkali-kali. Saat kamu akhirnya sukses, mereka juga gak dengki atau cuma mau memanfaatkanmu. 

3. Guru-gurumu

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak SuksesIlustrasi guru mengajar (pexels.com/polina-tankilevitch)

Guru yang dimaksud di sini sangat luas cakupannya. Guru-guru di sekolah dan dosen-dosenmu hanyalah sebagian di antaranya. Masih ada pula orang-orang yang gak pernah berdiri di depan kelas tetapi kamu belajar banyak dari mereka.

Belajar praktik bisnis, menulis dengan baik, lebih bijaksana dalam menjalani hidup, dan sebagainya. Semua orang yang bisa membuatmu makin tahu adalah gurumu. Mereka membantu meluaskan cakrawalamu dan meningkatkan skill-mu.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Gak Perlu Mengikuti Standar Orang Lain untuk Sukses

4. Semua pengguna produkmu

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak SuksesIlustrasi berbelanja (pexels.com/kamaji-ogino)

Apa pun yang kamu hasilkan, jasa maupun barang, kalau gak ada yang mau menggunakannya, kamu gak akan bisa sukses. Misalnya, kamu memperkenalkan suatu produk. Namun gak ada yang mau mencobanya.

Kalau terus begini, kapan produkmu akan laku? Maka jangan anggap remeh para pengguna produkmu. Berterimakasihlah atas kepercayaan yang mereka berikan. Jaga hubungan baik di antara kalian dengan selalu memberikan pelayanan yang maksimal. 

5. Orang-orang yang pernah meremehkanmu

5 Orang yang Gak Boleh Kamu Lupakan saat Kelak SuksesIlustrasi wanita berdoa (pexels.com/keira-burton)

Bingung? Di satu sisi, diremehkan orang memang sangat menyakitkan. Namun di sisi lain, itu bisa membuatmu sangat termotivasi untuk mencapai kesuksesan. Betul, kan?

Seandainya kamu gak pernah diremehkan orang dan justru selalu dipuji-puji, semangatmu untuk mengubah nasib mungkin malah gak terlalu kuat. Sering kali, kita memang perlu 'dicambuk' biar mau berlari lebih kencang.

Sesukses apa pun kamu kelak, jangan pernah merasa itu hanya lantaran kepintaranmu. Nanti kamu seperti kacang yang lupa akan kulitnya. Bangunan kesuksesanmu bisa jadi gak bertahan lama kalau mindset-mu begini.

Baca Juga: Ini 5 Bahayanya jika Terbiasa Berpikir Orang Dalam adalah Kunci Sukses

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya