Comscore Tracker

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkan

Baik atau buruknya belum tentu benar

Banyak orang yang menolak keras untuk percaya pada ramalan. Bahkan membaca atau mendengarnya saja sudah tidak mau. Akan tetapi, ada juga yang selalu penasaran dengan masa depannya.

Mereka sampai mendatangi peramal dan meminta gambaran nasib baik maupun buruk di waktu yang akan datang. Kamu sendiri termasuk yang mana, nih? Jika pun kamu tidak menyukai ramalan, terkadang ada saja orang yang tahu-tahu meramalmu, kan?

Bukan tidak mungkin hasil ramalannya bakal sangat memengaruhi kondisi psikismu. Apalagi kalau ramalannya buruk, auto kepikiran deh. Lalu, bagaimana cara menyikapi ramalan supaya kamu tak menjadi cemas? Simak ulasannya berikut ini, yuk.

1. Jangan minta diramal kalau tidak siap mendengarkan yang terburuk

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi meramal (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jangan bercanda soal ramalan. Misalnya, kamu cuma ingin menguji kemampuan seseorang dalam meramal. Nanti bila ramalannya tentangmu sangat buruk, kamu malah jadi gak bisa tidur dan terus memikirkannya.

Pokoknya, sekiranya kamu gak siap mendengarkan ramalan buruk, ya tidak usah minta diramal. Bahkan bila kamu sudah meminta hanya diramal yang baik-baik, dia dapat saja keceplosan mengatakan ramalan buruknya. Bisa juga kamu yang menjadi penasaran dan akhirnya memintanya bicara.

2. Ramalan baik dijadikan penyemangat, tapi jangan lengah

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi diramal (pexels.com/cottonbro)

Ramalan yang baik memang sangat menyenangkan untuk didengarkan. Inilah yang membuat tak sedikit orang ingin diramal. Ramalan yang positif sering dikira akan benar-benar terjadi sehingga mereka merasa lega dan menjadi optimis dengan masa depan.

Namun, harus diingat bahwa ramalan bisa kebetulan menjadi kenyataan, tetapi dapat pula tak terwujud. Jangan sampai terlalu memercayai ramalan yang baik malah bikin kamu merasa gak perlu lagi buat berusaha.

Contoh, diramal akan menjadi orang yang sukses. Pikirmu, buat apa lagi kamu susah-susah belajar dan bekerja kalau di masa depan dirimu sudah pasti bakal sukses? Padahal begitu kamu jatuh dalam kemalasan, potensi kesuksesanmu justru sirna.

3. Ramalan buruk gak usah langsung dipercaya

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi kartu ramalan (pexels.com/Los Muertos Crew)

Ramalan yang baik saja tidak perlu terlalu diyakini, apalagi ramalan yang negatif. Apabila kamu menelannya mentah-mentah, kamu malah menjadi cemas dan terlalu takut sesuatu yang buruk benar-benar akan menimpamu.

Sebaiknya, ramalan seperti ini dijadikan pengingat saja agar kamu lebih berhati-hati dalam melakukan apa pun. Tanamkan kesadaran bahwa nasib buruk memang dapat menimpa siapa pun dan akan digantikan dengan nasib baik.

Untuk saat ini, antisipasi saja ramalan nasib buruk itu semampumu. Misal, mengantisipasi ramalan buruk akan mengalami kesulitan keuangan dengan lebih rajin bekerja dan menabung. 

Baca Juga: Tak Mudah Percaya, 6 Zodiak ini Sulit Menunjukan Perasaan Sebenarnya

4. Tetap lakukan rutinitasmu senormal mungkin

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi menata tempat tidur (pexels.com/cottonbro)

Berbagai ramalan baik dapat membuatmu terlena hingga bermalas-malasan. Sebaliknya, ramalan buruk bisa bikin kamu ketakutan dan memilih untuk terus diam di rumah demi menghindari bahaya di luar sana. Kedua hal di atas sama buruknya untukmu, lho.

Terlepas dari ramalan tersebut akan menjadi kenyataan atau tidak, beraktivitaslah seperti biasa. Bahkan bila usiamu diramalkan tak panjang lagi, bukankah kamu justru harus menggunakan waktu yang dimiliki dengan sebaik mungkin?

5. Dekatkan diri pada Tuhan

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi berdoa (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Ramalan hanyalah ramalan. Semua hal yang terjadi di dunia ini tidak mengikuti ramalan, tetapi kehendak Tuhan. Jadi, daripada berpegang pada ramalan, sandarkanlah dirimu pada Tuhan yang Maha Kuasa.

Bila kamu dibuat cemas oleh berbagai ramalan buruk, banyak-banyaklah berdoa agar selalu dalam perlindungan Tuhan. Begitu pula jika ramalan baik amat menyenangkan hatimu, tetaplah berdoa supaya kamu tidak mudah terlena.

6. Yakin bahwa setiap ketetapan Tuhan adalah yang terbaik untukmu

6 Cara Bijak Menyikapi Ramalan, Jangan Terlalu Dipikirkanilustrasi perempuan dan ramalan (pexels.com/Alina Vilchenko)

Setelah suatu peristiwa terjadi, jelaslah apa yang menjadi takdirmu. Baik itu takdir yang kamu sukai maupun tidak disukai, sesuai atau tidak dengan ramalan, tetaplah berpikir positif pada Sang Pencipta.

Dia pasti memiliki alasan terbaik mengapa kamu sampai diuji dengan kemalangan. Ikhlaskan hatimu dan hadapilah dengan tabah seluruh ujian itu agar kamu dapat naik kelas.

Dengan tetap berserah diri pada Tuhan, ramalan apa pun tak akan membuatmu panik atau kelewat senang. Hanya Tuhan yang paling tahu garis takdirmu, bukan sesama manusia. Sikapilah semua ramalan itu dengan bijaksana.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Punya Aura Positif dalam Hidupnya, Sosok Inspiratif!

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya