Comscore Tracker

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyata

Cari kesibukan biar waktu mengkhayal berkurang

Mengkhayal memang tidak sepenuhnya dilarang. Akan dilarang pun sulit karena kamu bisa begitu saja mengkhayal saat sendirian. Yang wajb diperhatikan adalah seberapa sering kamu mengkhayal.

Terlalu banyak mengkhayal tidak baik untukmu. Bagaimana pun, apapun yang dikhayalkan tidaklah nyata. Sebelum kehidupanmu terganggu, cepat waspadai lima dampak dari mengkhayal berikut ini.

1. Menghilangkan semangatmu dalam menjalani kehidupan nyata

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyatailustrasi tak bersemangat (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kalau kamu sering sekali mengkhayal, itu pasti bukan sekadar sesuatu yang terjadi secara otomatis dan sebentar saja ketika kamu sendirian serta tak ada kegiatan. Kamu mulai menjadikan melamun sebagai kegiatan untuk melarikan diri dari kenyataan hidup.

Misalnya, dengan kamu membayangkan kehidupanmu jauh lebih menyenangkan daripada saat ini. Di alam khayalan, semuanya berjalan persis seperti yang kamu mau.

Siapa yang mau meninggalkan dunia rekaan seindah ini dan pindah ke kehidupan nyata yang penuh ujian?

2. Ada rasa takut saat berhadapan dengan realitas

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyatailustrasi perempuan dalam ruangan (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Kamu takut karena tidak siap. Terlebih dengan kebiasaanmu mengkhayalkan kehidupan yang jauh lebih mudah ketimbang kenyataannya. Khayalan yang semula terasa sebagai hiburan kini justru menghilangkan nyalimu untuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya.

Kamu takut tidak akan mampu mengatasi masalah-masalah dalam kehidupanmu yang sebenarnya. Setiap realitas terasa buruk bagimu dan yang terbaik hanyalah khayalan sebab kamu dapat menyusunnya kembali sesuka hatimu.

Baca Juga: 5 Cara Kurangi Berkhayal tentang Diri yang Mendadak Sukses

3. Waktu terbuang tanpa ada hasilnya

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyatailustrasi perempuan muda (pexels.com/Lucas Guimarães)

Bila mengkhayal hanya dilakukan sesekali, kamu masih mendapatkan sedikit keuntungan yaitu kamu dapat melarikan diri sejenak dari kehidupan yang terkadang membuatmu capek dan bosan.

Akan tetapi jika mengkhayal telah menjadi kegiatan wajib setiap hari, produktivitasmu pasti kacau. Kamu bisa seharian cuma sibuk mengkhayal atau masih mencoba bekerja tetapi melakukan banyak kesalahan lantaran pikiranmu ke mana-mana.

4. Isi khayalan kian jauh dari kenyataan dan membuatmu bingung

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyatailustrasi pria muda (pexels.com/Yan Krukov)

Ya, lama-kelamaan kamu akan mengalami perasaan seperti tersesat. Kamu yang semula bebas menentukan jalan cerita dalam kepala, sekarang justru dikendalikan oleh isi khayalanmu sendiri.

Kamu kesulitan untuk membedakan dirimu dalam khayalan dengan dirimu di kehidupan nyata. Contohnya, apabila kamu terlalu sering membayangkan dirimu sebagai orang hebat, kamu membawa perasaan tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari.

Lagakmu telah menyerupai orang sukses, ucapanmu setinggi langit, tetapi sesungguhnya kondisimu jauh dari itu. Untuk sementara, ini tidak terasa merugikanmu sampai kamu mengalami dampak terburuk di bawah ini.

5. Berbedanya khayalan dengan kenyataan dapat membuatmu lebih down

5 Dampak dari Hidup dalam Khayalan, Segalanya Tidak Nyatailustrasi meringkuk di lantai (pexels.com/Karolina Grabowska)

Seasyik apa pun kamu berusaha menjalankan peranmu sesuai dengan isi khayalan, itu tak mengubah kenyataan. Kamu yang telah menjadi orang sukses dalam kepala tetap tidak mampu menggulingkan kamu yang belum menjadi apa-apa di dunia nyata.

Tidak mungkin kamu gak menyadari perbedaan dua kondisi dirimu ini. Meski di luar kamu dapat saja berbual, akhirnya kamu kembali menghadapi tamparan keras kenyataan dan itu amatlah menyakitkan.

Setiap kamu telanjur melamun, misalnya sambil menunggu seseorang datang, segeralah menyudahinya. Katakan pada diri sendiri bahwa apa pun yang terlintas dalam kepala tidaklah nyata sehingga kamu tak boleh terlena.

Namun apabila saat ini kamu masih terlalu sering mengkhayal, carilah kesibukan supaya waktu luangmu berkurang. Jangan lupa buat berinteraksi dengan orang lain karena kehadiran mereka bakal mengembalikanmu ke dunia nyata.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Sering Melamun, Berkhayal & Sibuk dengan Pikiran Sendiri

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Dwi Rohmatusyarifah

Berita Terkini Lainnya