Comscore Tracker

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lain

Reaksi yang negatif bisa bikin semangatmu drop

Membicarakan mimpi kamu pada orang lain sebenarnya juga ada sisi positifnya. Sejauh kamu membahasnya dengan orang yang tepat, dirimu akan mendapatkan dukungan bahkan masukan berdasarkan pengalamannya. Tentunya ini membangkitkan optimismemu.

Masalahnya, cukup sulit untuk menemukan orang yang seperti itu ketika kamu dewasa. Bahkan, orang-orang di sekitarmu belum tentu mampu bersikap suportif terhadap mimpi tersebut. Salah-salah, reaksinya yang di luar dugaan justru bikin kamu kesal atau kehilangan semangat. Selengkapnya, simak dalam pembahasan kali ini, ya!

1. Hanya sedikit orang yang mampu memberimu support dan tulus

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lainilustrasi dua perempuan (pexels.com/RODNAE Productions)

Mereka adalah orang-orang yang istimewa. Sekalipun mereka tidak terlalu akrab denganmu, nyatanya support mereka buat kamu gak pernah setengah-setengah. Biasanya, mereka juga memiliki mimpi masing-masing dan berjuang untuk mewujudkannya.

Itu sebabnya bertemu dan membicarakan mimpimu dengan mereka membuat kamu lega dan lebih termotivasi. Sayangnya, orang begini terbilang langka. Di sekitarmu, ada satu orang saja yang seperti itu sudah merupakan keberuntungan. 

Selebihnya barangkali cuma kasih kamu support di awal-awal perjuanganmu. Lalu sebentar kemudian telah bosan, meragukan kemampuanmu, dan akhirnya juga menurunkan kepercayaan dirimu. Makin menjengkelkan bila ada yang belum apa-apa sudah meminta ini itu darimu kalau kelak kamu berhasil mewujudkan mimpi. Bukannya menjadi support system, mereka malah beban bagimu.

2. Sebagian besar orang hanya melihat dirimu yang sekarang

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lainilustrasi membicarakan mimpi (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Makin besar mimpimu, pasti makin jomplang juga jika dibandingkan dengan kondisimu saat ini. Orang-orang yang cuma berfokus pada dirimu yang sekarang bakal menghinamu habis-habisan. Semua ceritamu perihal mimpi masa depan terdengar menggelikan bagi mereka.

Kamu seperti mengada-ada soal mimpimu. Tak sedikit pun mereka percaya kamu akan mampu mewujudkannya sekalipun perjuanganmu gak pernah berhenti. Melalui mimpi, kamu menjangkau takdir terbaikmu jauh di masa depan. Akan tetapi, orang lain gak bisa melihat hal yang sama.

3. Sebagian lagi langsung bilang mimpimu ketinggian dan gak mungkin tercapai

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lainilustrasi membicarakan mimpi (pexels.com/Thirdman)

Ucapan sekejam ini bisa saja membangkitkan semangatmu. Kamu jadi tambah giat dalam berusaha demi membungkam mulut pedas seseorang. Namun, yang kerap terjadi adalah mentalmu jadi down. Padahal bila mental kamu sudah down, akibatnya ke mana-mana.

Tak terkecuali menurunkan semangatmu dalam berusaha meraih mimpi. Kamu merasa malu buat hal yang tidak perlu, yaitu telah bermimpi setinggi itu. Seakan-akan kamu gak mampu mengukur kemampuan diri.

Padahal, mimpi itu gratis serta hak semua orang. Pun kemampuan diri dapat terus dikembangkan. Justru dengan memiliki mimpi, kamu menjadi lebih tertantang buat meningkatkan kemampuan-kemampuan yang relevan untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Baca Juga: 5 Hal yang Jauh Lebih Penting Ketimbang Privilege saat Meraih Mimpi

4. Ada pula yang dengki dan bakal terus mencoba menghalangi jalanmu

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lainilustrasi fokus bekerja (pexels.com/ANTONI SHKRABA)

Orang seperti ini sebaiknya jangan sampai tahu apa yang menjadi mimpimu. Dia tak akan suka apalagi mau menjadi suportermu. Ia malah bakal berusaha buat menghambat langkahmu. Intinya, dia akan senang sekali apabila kamu gagal mewujudkan mimpi.

Oleh karena itu, ada-ada saja usahanya untuk menjegalmu. Kamu akan sulit buat fokus pada hal-hal penting dalam hidupmu jika orang yang dengki telanjur tahu soal mimpimu. Satu yang wajib kamu waspadai, orang yang dengki atas mimpi-mimpimu ini dapat saja selama ini kamu anggap sebagai sahabat atau saudara, lho.

Cuma sejauh ini sifat tersebut belum tampak lantaran kamu tidak terlihat 'membahayakan' dirinya. Begitu ia tahu kamu punya mimpi dan serius sekali dalam mengusahakannya, dia gak bisa tinggal diam dan suatu saat melihatmu berhasil meraihnya. Itu akan membuatnya merasa kalah.

5. Banyak menceritakan mimpi akan mengurangi waktu, energi, serta fokusmu

5 Alasan Jangan Bicarakan Semua Mimpimu pada Orang Lainilustrasi fokus bekerja (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Mana yang lebih penting buat kamu sekarang? Orang lain tahu apa mimpimu atau mimpi itu terwujud? Apabila keinginan terbesarmu adalah meraih mimpi itu, fokuslah pada usaha-usaha ke arah sana. Jangan justru sibuk menceritakannya saja.

Membicarakan mimpimu pada orang lain barangkali memberimu kepuasan batin. Apalagi kalau tanggapan mereka baik. Akan tetapi tambah banyak orang yang kamu ajak bicara; tambah sedikit energi, waktu, serta fokusmu yang tersisa. Ini melemahkan usahamu dan memperkecil peluang terwujudnya mimpimu.

Lebih penting dari membicarakan mimpimu dengan orang lain ialah 'mendiskusikannya' dengan diri sendiri. Cari tahu apakah mimpi tersebut murni lahir dari dirimu atau kamu cuma ikut-ikutan orang lain? Kemudian, tujuan baik apa yang kamu miliki seandainya mimpi tersebut tercapai?

Bila mimpimu gak sekadar ikut-ikutan orang dan kamu punya tujuan yang tidak egois, lebih besar kemungkinan untuk mimpimu terwujud. Jaga semangatmu dalam berjuang. Semoga keberhasilan yang diharapkan sudah kian dekat.

Baca Juga: 5 Cara Hadapi Orang yang Ingin Menghentikan Semangatmu Meraih Mimpi 

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya