Comscore Tracker

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! 

Modal cinta saja gak cukup! 

Kalau sedang cinta-cintanya, memang wajar keinginan untuk segera menikah jadi besar sekali. Sampai-sampai dinasihati banyak orang pun gak mempan. Bukannya mempertimbangkan nasihat agar tak tergesa-gesa menikah, malah jengkel lantaran merasa urusannya dicampuri.

Padahal, jika kamu masih muda dan secara finansial memang belum mampu, sudah semestinya kamu menunda keinginanmu menikah. Menikah itu bukan cuma urusan cinta lho. Secinta apa pun pada pasangan, kalau tak ada uang, runyam jadinya.

Jika memang kamu mencintai seseorang dan ingin serius dengannya, kemandirian finansial harus kamu utamakan. Jangan bilang ini terlalu materialistis, simak dahulu lima sebabnya berikut ini:

1. Kamu dan pasangan gak bisa bergantung terus pada orangtua

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! Pexels.com/kha-ruxury-287153

Bukannya materialistis, nasihat untukmu mengutamakan kemandirian finansial justru sesuatu yang sangat realistis. Sebab meski hari ini orang tuamu tampak masih sehat dan mampu menyokong keluarga kecilmu, jalan hidup siapa yang tahu, kan?

Apa pun bisa terjadi, termasuk yang buruk-buruk. Tugasmu dengan usia mudamu adalah mengantisipasinya. Bukan mengabaikannya demi hasratmu sendiri. Itu namanya egois.

Apa gak kasihan dengan orang tuamu yang harus terus membiayaimu dari bayi sampai sebesar ini? Apalagi menyokong dua orang sekaligus, kamu dan pasanganmu, berarti lebih besar uang yang harus dikeluarkan. Apa kamu gak ingin gantian membiayai hidup mereka?

Yah, kalaupun belum bisa, paling tidak bukan malah terus minta uang padahal sudah berumah tangga. Jika kamu menikah dan terus bergantung pada mereka, sewaktu-waktu mereka gak bisa lagi menyokongmu, rumah tanggamu benar-benar dalam bahaya.

2. Kebutuhan sebagai lajang saja belum beres, bagaimana jika sudah berkeluarga? 

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! Pexels.com/cottonbro

Mandiri finansial bukan berarti kamu harus kaya raya. Namun pastikan minimal kamu bisa mencukupi semua kebutuhanmu sendiri. Dan bila kamu sudah ingin menikah, berarti penghasilanmu harus lebih besar ketimbang kebutuhan-kebutuhanmu.

Biar apa? Tentu saja biar masih ada uang untuk membiayai rumah tangga kalian. Apalagi jika pasanganmu gak bekerja. Berarti paling gak kamu harus siap menghidupi tiga orang. Diri sendiri, pasangan, dan satu anak yang mungkin lekas kalian dapatkan.

Jangan bilang pusing kalau diajak memikirkan soal ini. Lebih baik pusing sekarang dan terpacu buat bekerja lebih giat ketimbang pusingnya belakangan. Kebutuhan untuk orang dewasa kadang masih bisa ditunda, tetapi untuk anak gak bisa.

Susu, makanan bergizi, popok, imunisasi dan biaya kesehatan lain, pendidikan, dan masih banyak lagi. Belum lagi jika gak lama kemudian momongan bertambah. Ketimbang kacau di kemudian hari, lebih baik sekarang fokus menyiapkannya.

Baca Juga: Buang 5 Mindset Buruk Ini agar Kamu Bisa Merdeka Secara Finansial

3. Masalah uang rawan banget menjadi sumber konflik dalam keluarga 

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! Pexels.com/aeppli

Saat masih pacaran, masalah uang mungkin gak terlalu terasa. Terlebih ketika masing-masing menjadi tanggungan orang tua. Mau jalan bareng pacar, uang bensin dan uang jajan masih dikasih. Bahkan uang pulsa pun ada jatahnya.

Bagaimana kalau sudah berumah tangga? Apa-apa harus dibayar sendiri. Termasuk uang kontrakan, listrik, air, gas, dan sebagainya. Kalau masing-masing sudah mandiri finansial, urusan ini gak akan menjadi masalah.

Tetapi kalau belum mandiri finansial, kamu dan pasangan akan benar-benar terkejut. Ternyata berumah tangga itu gak segampang yang diangan-angankan dahulu. Bukannya harmonis dan mesra selalu, yang terjadi malah bertengkar terus dengan pasangan.

Jangan disepelekan ya? Bahkan masalah uang kadang berujung kekerasan dalam rumah tangga. Atau, jadi pintu masuknya orang ketiga. Gak mau, kan?

4. Kasihan anak-anak kalian jika kebutuhan mereka gak tercukupi dengan layak 

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! Pexels.com/alex-green

Seperti disebutkan dalam poin 2, kebutuhan anak gak bisa menunggu. Diabaikan sedikit saja bisa berujung sakit atau memengaruhi tumbuh kembangnya. Jadi menikah hanya dengan memperturutkan rasa cinta dan mengabaikan kemampuan finansial itu konyol.

Gak boleh egois. Kamu cinta dia, dia cinta kamu, lalu gak memikirkan kesejahteraan anak kalian nanti. Justru buah cinta kalian itulah yang harus diperjuangkan dan diutamakan. Itu kalau kalian benar-benar saling mencintai dan sudah bisa bersikap dewasa.

5. Kalau sudah berkeluarga, kamu dituntut untuk berperan dalam kehidupan bermasyarakat dan itu butuh uang 

5 Sebab Wajib Mandiri Finansial Sebelum Menikah, Jangan Terburu-buru! Pexels.com/ku3weddinghouse

Saat kamu masih lajang dan tinggal bersama orang tua, tentu orang tua yang akan mewakili keluarga dalam kehidupan bermasyarakat. Acara gotong royong, orang tua yang berangkat. Iuran ini itu, orang tua yang membayar.

Bahkan jika kamu tinggal di kos-kosan, pemilik kos yang memenuhi peran-peran itu. Tetapi begitu kamu berkeluarga, tentu kamu punya kewajiban yang sama dengan orang tuamu. Kamu harus membayar berbagai iuran untuk lingkungan dan sering kali itu gak sedikit.

Selalu mengelak dari kewajiban itu berisiko dikucilkan warga. Maka mandiri finansial sebelum menikah itu penting banget bukan cuma buat menyelamatkan urusan domestik melainkan juga agar keluarga kecilmu mendapatkan tempat di masyarakat.

Nah, sudah tercerahkan sekarang? Menikahlah jika kamu sudah siap. Siap lahir batin termasuk soal keuangan. Dengan begitu, semoga nantinya keluargamu lebih bahagia dan langgeng.

Baca Juga: 5 Tanda Kalau Kamu Sudah Merdeka Secara Finansial

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya