Comscore Tracker

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak Menarik

#IDNTimesLife Ada kalanya kamu harus menjadi pendengar

Sesekali bercerita tentang diri sendiri tentu sudah sewajarnya. Gak baik juga kan, kalau kamu terlalu tutup? Orang lain jadi gak bisa mengenalmu dengan baik. Nanti kamu gampang dicurigai.

Namun ternyata, terlalu sering menceritakan diri sendiri juga bisa membuatmu gak disukai, lho. Mau tahu kan, apa alasannya? Ayo ikuti penjelasannya berikut ini biar kamu gak berlebihan lagi dalam menceritakan diri sendiri.

1. Terkesan menganggap terlalu penting semua tentangmu

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak MenarikUnsplash.com/color_raw

Seolah-olah di dunia ini isinya cuma kamu dan keluargamu. Makanya yang kamu bahas dengan orang lain selalu tentang dua hal itu. Segala hal tentangmu atau keluargamu seperti perlu untuk diketahui oleh semua orang.

Gak heran kalau para pendengar ceritamu membatin, 'Ih, siapa peduli? Gak penting juga buat gue.' Bahkan mereka yang lebih blak-blakan mungkin akan langsung mengatakannya. Sudah siap buat gak tersinggung?

2. Sering gak tahu tempat dan kondisi saat menceritakan diri sendiri

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak MenarikUnsplash.com/les_elizabethj

Misal, kamu lagi kerja kelompok bareng teman-teman. Jelas dong, topik yang dibahas seharusnya adalah tugas kelompok. Namun kamu malah tahu-tahu menceritakan segala hal tentang diri sendiri. 

Temanmu sudah berusaha mengembalikan topik utama pun, sebentar kemudian kamu sudah hilang kendali lagi dan kembali membahas diri sendiri. Begitu pula saat lawan bicaramu sedang sakit atau sedih.

Bukannya menanyakan kondisi kesehatan atau masalahnya, kamu malah seperti kendaraan dengan rem blong. Tetap saja mencerocos menceritakan dirimu. Bikin orang muak banget, lho!

3. Cenderung melebih-lebihkan yang baik dari dirimu dan mengingkari yang buruk

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak MenarikUnsplash.com/les_elizabethj

Jarang banget ada orang yang berani jujur soal kekurangan atau kesalahannya. Maka wajar kalau dalam ceritamu soal diri sendiri, kamu cuma menyorot hal-hal baik yang sudah kamu lakukan atau capai. 

Bahkan, melebih-lebihkannya atau mencari pembenaran atas segala tindakanmu. Orang lain mengoreksi pun, kamu gak akan terima. Jadilah cerita yang didengarnya benar-benar hanya versimu, entah dengan kebenarannya.

Baca Juga: 5 Manfaat Positif Menjadi Pendengar yang Baik, Penting untuk Kamu Tahu

4. Sering memotong dan mengubah topik saat orang lain sedang bercerita

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak MenarikUnsplash.com/bewakoofofficial

Kamu seperti gak bisa memberi kesempatan orang lain gantian menceritakan dirinya. Di awal, mungkin kamu seperti memberi kesempatan. Namun nanti tanggapanmu pasti cuma sekadarnya.

Lalu tiba-tiba kamu menceritakan tentang diri sendiri. Kalau sudah begini, kamu susah dihentikan. Terus saja berbicara sehingga lawan bicaramu merasa ceritanya diremehkan. Yang penting bagimu ya cuma ceritamu.

5. Jadi gak peka dengan perasaan orang lain

5 Sebab Banyak Menceritakan Diri Sendiri Membuatmu Gak MenarikUnsplash.com/borisview

Cara paling jitu biar kamu jago memahami perasaan orang lain adalah dengan menjadi pendengar yang baik baginya. Bukan malah selalu menjadi pembicara. Nanti kalau sudah terbiasa menyimak cerita orang lain, memahami perasaan siapa pun menjadi sangat mudah.

Dengan atau tanpa mereka bercerita panjang lebar padamu, kamu sudah bisa meraba perasaan mereka. Sebaliknya kalau kamu cuma suka banget membicarakan diri sendiri, orang lain sudah gak mendapat tempat dalam pikiranmu. 

Yang ada di benakmu hanyalah segala tentangmu. Kamu jadi gak peka tentang perasaan orang lain. Mereka sudah menceritakan isi hatinya saja, kamu gak paham-paham. Apalagi kalau mereka cuma diam.

Ceritakanlah tentang dirimu secukupnya saja. Sekadar biar kamu gak terlalu misterius di mata orang lain. Jika mereka memang memiliki ketertarikan pada hidupmu, tentu mereka akan bertanya untuk memancingmu bercerita lebih banyak. 

Kalau gak, berikan ruang seluas-luasnya untuk orang lain ganti menceritakan diri mereka. Biar kamu bisa mengenal mereka dengan lebih baik dan belajar dari pengalaman mereka. Dan tentu saja, biar mereka gak enek berada di dekatmu.

Baca Juga: Stop Adu Nasib! Lakukan 5 Hal Ini agar Jadi Pendengar yang Baik

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya