Comscore Tracker

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah 

Mau sampai kapan begini terus? 

Memang ya, bersantai itu rasanya menyenangkan. Hidup jadi melambat, tak tergesa-gesa dikejar apa pun. Semua orang memang butuh bersantai kok. Kekuatan fisik dan psikis kita kan, juga ada batasnya. Bersantai sejenak bisa memulihkan energi yang telah terkuras.

Tetapi hati-hati. Kalau kamu terlalu santai, masa depanmu justru bisa jadi taruhannya. Jangankan masa depan, masa kini saja sudah berantakan. Cek yuk, sudah seberapa parah kadar kesantaianmu. Kamu harus cepat-cepat berubah kalau 5 tanda berikut ini sudah ada dalam hidupmu.

1. Menganut prinsip, ‘Kalau masih bisa nanti, kenapa harus sekarang?’ 

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah Unsplash.com/anton_mishin

Ya, sifat menunda-nunda sudah mendarah daging dalam dirimu. Ketika orang lain merasa gak nyaman jika gak bergegas mengerjakan apa-apa yang harus mereka kerjakan, kamu malah sebaliknya. Rasanya aneh banget kalau mau jadi lebih rajin daripada biasanya.

Masalahnya, siapa yang bisa menjamin nanti apalagi besok masih menjadi milikmu? Bukan menakut-nakuti, tetapi soal umur siapa yang tahu, kan? Jadi jangan lagi menunda-nunda deh. Apa pun tugasmu, lebih cepat diselesaikan selalu lebih baik. Hidupmu akan jadi lebih produktif.

2. Menyelesaikan pekerjaan selalu melebihi deadline 

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah Unsplash.com/timromanov

Dalam hati, kamu selalu mencibir yang namanya deadline alias tenggat. Seolah-olah itu bukan hal yang penting untuk dipatuhi. Tetapi ujung-ujungnya sedih juga kalau gara-gara melewati tenggat pekerjaan, kamu jadi kena sanksi. Mau terus menyalahkan tenggat juga gak mungkin karena teman-temanmu saja bisa memenuhinya.

3. Teguran orang lain masuk telinga kanan, keluar telinga kiri 

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah Unsplash.com/mariuush

Memang sih, gak semua omongan orang perlu digubris. Tetapi kalau banyak orang sudah menegurmu, berarti memang ada sesuatu yang gak beres dalam hidupmu. Jika kamu terus mengabaikannya, malah jadi buruk buat dirimu sendiri. Dari waktu ke waktu, kamu akan menjadi pribadi yang begitu-begitu saja. Gak berkembang.

Baca Juga: 5 Tips Supaya Kamu Bisa Konsisten dan Disiplin dalam Menabung

4. Gak ngapa-ngapain, kok capek ya? 

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah Unsplash.com/bonniekdesign

Iya, kamu capeknya bukan karena sibuk beraktivitas melainkan justru rebahan terus. Bagaimana gak akan capek? Jiwa ragamu kan tercipta bukan cuma buat rebahan. Butuh bergerak, berpikir, dan menghasilkan sesuatu yang berguna buat dirimu sendiri maupun orang lain.

Itulah tujuan penciptaan manusia. Kalau kamu menolak, kamu jadi merasa lebih lelah ketimbang mereka yang benar-benar punya kesibukan. Lelah karena sebenarnya, jauh dalam hatimu telah tumbuh perasaan tidak berdaya.

5. Sering kaget mendapati teman-temanmu sudah melangkah amat jauh dan kamu ketinggalan 

Parah! 5 Tanda Hidupmu Terlalu Santai dan Harus Segera Berubah Unsplash.com/aanderson0329

Memang, hidup itu gak perlu selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Semua orang punya rute, tujuan, dan waktu masing-masing. Tetapi gak berarti kamu benar-benar menutup mata dari pergerakan mereka, kan?

Sampai-sampai, kamu antara percaya dan gak percaya saat mendengar kabar teman-temanmu sudah berhasil mencapai posisi tertentu dalam hidup mereka. Kamu selalu bertanya-tanya, kok bisa? Padahal jawabannya simpel. Mereka bisa karena mereka serius berjalan di rute masing-masing selagi kamu masih asyik bersantai.

Yah, hidup sekali memang gak perlu terlalu serius. Nanti kamu gampang stres. Tetapi jangan terlalu santai juga. Biar yang jadi mimpimu bisa tercapai dan kamu gak menyesal di masa tua.

Baca Juga: Jarang Disadari, 5 Kesalahan Saat Ngobrol Santai dengan Teman

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya