Comscore Tracker

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lain

Jangan sampai kamu kesulitan di belakang

Mendapatkan tawaran bantuan saat kamu membutuhkannya pastinya bikin lega. Kamu tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi seandainya semua orang gak ada yang peduli dengan kesulitanmu. Jangankan menawarkan bantuan, kamu terang-terangan minta tolong saja belum tentu mereka mau.

Namun, hati-hati dalam menerima bantuan. Sekalipun kamu lagi butuh, ini tidak berarti semua tawaran bantuan perlu diterima. Terkadang kamu harus berpikir lebih panjang, kalau-kalau sesuatu yang kelihatannya baik buat sekarang justru buruk untuk ke depannya. Enam tawaran bantuan di bawah ini sebaiknya kamu tolak dengan sopan.

1. Ada perjanjian mengikat yang cenderung merugikanmu jika menerima bantuan itu

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi membaca perjanjian (pexels.com/Gustavo Fring)

Perhatikan baik-baik apa yang orang lain minta darimu apabila kamu menerima tawaran bantuannya. Orang yang tulus dalam membantu tentunya masih ada. Akan tetapi, seseorang yang saat ini berdiri di depanmu boleh jadi bukan salah satunya.

Ada kepentingan yang lebih menguntungkan dirinya di balik penawaran bantuan itu. Bila kamu disodori perjanjian seandainya dirimu menerima bantuannya, pastikan kamu gak berpikir pendek, "Ah, yang penting sekarang masalahku selesai dulu. Selebihnya pikir nanti."

2. Orangnya gak tulus, suka mengungkit kebaikannya

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi teman (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)

Orang yang tidak tulus dalam membantu tak cuma mengharapkan balasan darimu atas kebaikannya. Dia juga bisa senang mengungkit apa yang pernah diberikannya untukmu di depan orang-orang. Bukan balasan berupa sesuatu darimu yang diharapkannya, melainkan agar namanya baik di mata orang lain.

Masalahnya, sikapnya sering kali gak cuma sampai di situ. Ia dapat pula melebih-lebihkan kesan baiknya dengan memfitnahmu. Seperti berkata bahwa kamu mengucapkan terima kasih pun tidak, tetapi dia tetap ikhlas dalam membantu.

3. Kamu masih mampu melakukan sesuatu sendiri

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi tawaran bantuan (pexels.com/Jonathan Borba)

Jika sepatumu sendiri masih bisa dipakai, kenapa kamu harus mengenakan sepatu orang lain? Seperti itulah perumpamaan mengenai pentingnya mengutamakan kemampuan diri sampai kamu benar-benar tak bisa lagi mengatasi sesuatu.

Tetap sampaikan rasa terima kasihmu atas tawaran bantuan seseorang. Namun jelaskan padanya bahwa untuk saat ini, kamu masih dapat melakukan sesuatu sendiri. Bila suatu hari kamu kewalahan, mintalah izin untuk menghubunginya.

Baca Juga: 6 Tanda Suami Butuh Bantuan dalam Mencari Nafkah, Malu Mau Bilang

4. Ada aturan yang dilanggar

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi tawaran bantuan (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Contoh, kamu sedang sangat membutuhkan uang untuk keperluan pribadi. Sahabatmu yang duduk di bagian keuangan kantor mengetahuinya dan menawarkan bantuan dana cepat. Akan tetapi, alih-alih meminjamimu uang dari gajinya sendiri, dia justru hendak menggunakan uang kantor.

Persoalannya, uang kantor itu bukan dana yang memang disiapkan buat sewaktu-waktu membantu karyawan. Kamu gak bisa mengajukan pinjaman atas uang tersebut. Daripada kamu tersangkut masalah gara-gara uang yang tak seberapa, mending menolaknya saja.

5. Tawaran bantuannya melebihi kebutuhanmu

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi tawaran bantuan (pexels.com/RODNAE Productions)

Bayangkan kamu hanya membutuhkan air untuk mengisi gelasmu yang kosong. Namun saking murah hatinya, seseorang menuangkan satu galon air ke gelasmu. Apa yang kemudian terjadi?

Bukannya rasa hausmu terpuaskan, kamu malah jadi harus mengeringkan meja dan lantai yang kebanjiran. Meski penawaran bantuan merupakan hal yang baik, kalau berlebihan juga bisa menjadi buruk dan merusak.

Misalnya, kamu hanya perlu pihak ketiga untuk membantu mengatasi persoalan rumah tanggamu. Akan tetapi, pihak ketiga tersebut justru langsung menawarimu untuk membantu menguruskan perceraian. Gawat, kan? Padahal, kamu maunya dapat kembali rukun dengan pasangan.

6. Berpotensi bikin pasangan cemburu

6 Tawaran Bantuan yang Sebaiknya Ditolak, Pasti Ada Jalan Lainilustrasi memakaikan dasi (pexels.com/Yan Krukov)

Bila kamu sudah punya pasangan, baik masih berstatus pacar maupun suami istri, perasaannya wajib menjadi salah satu prioritas dalam hidupmu. Hindari asal menerima tawaran bantuan yang ternyata dapat membuat pasanganmu cemburu berat.

Seperti dalam ilustrasi, memakai dasi seharusnya bisa kamu lakukan sendiri. Kalaupun kamu kesulitan, kenapa tak membeli dasi yang tinggal direkatkan kedua ujungnya? Andai pun saat itu hanya ada dasi yang masih harus diikat sendiri, teman lawan jenis bisa kok, mengikatnya gak langsung ke lehermu.

Jika dasi sudah terikat, kamu tinggal memakainya dan menarik salah satu ujungnya supaya pas di leher. Ke depan, pastinya kamu wajib belajar mengikatnya sendiri. Jangan jadikan alasan gak bisa mengikat dasi sebagai pembenaran buat kamu berdekatan dengan lawan jenis. Kesannya terlalu intim dan manja kalau dasi saja dipakaian lawan jenis yang bukan pasanganmu.

Tanpa mengurangi rasa menghargaimu terhadap tawaran bantuan dari orang lain, memang tidak semuanya perlu diterima. Bahkan tak jarang orang hanya berbasa-basi menawarkan bantuan dan berharap setengah mati kamu menolaknya. 

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Orang yang Punya Perencanaan Bagus dalam Menjalani Hidup

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya