Comscore Tracker

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The Penthouse

Ada pesan tersembunyi #IDNTimesLife

Drama The Penthouse : War In Life sedang marak belakangan ini. Drama Korea yang disutradarai oleh Joo Dong Min dan Park Po-ram ini memiliki banyak peminat. Ratingnya juga cukup tinggi. Meski mengandung adegan kekerasan di sana-sini, penonton yang menyaksikan setiap episode dalam drama ini akan merasakan ketegangan. 

Nah bagi penggemar drama Korea yang satu ini, apa kalian tahu ada pesan-pesan tersembunyi dari drama ini? Kalau belum, maka inilah 5 hal yang perlu direnungi dari serial drama The Penthouse.

1. Sedih boleh, dendam jangan

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The Penthousecuplikan drama kora "The Penthouse : War In Life" (dok.sbs)

Setiap manusia di muka bumi ini pasti pernah berada di posisi teratas. Juga terkadang berada di posisi paling bawah. Tak terkecuali dalam drama. Setiap tokoh, meski terlihat bahagia dengan kehidupan mereka yang begitu mewah, mereka juga pernah merasa terpuruk. Yang berbeda, setiap tokoh dalam drama ini menyimpan dendam. 

Dari sini kita bisa melihat bahwasanya menyimpan rasa dendam itu bukan hal yang baik. Itu hanya akan menyakiti diri sendiri. Maka setiap terkena musibah atau cobaan, sebaiknya kita sabar dan ikhlas menerima.

2. Berbohong itu tindakan sia-sia

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The Penthousecuplikan drama korea "The Penthouse : War In Life" (dok.SBS)

Berbohong bagi sebagian orang cukup mudah dilakukan. Hanya berkata yang sebaliknya dari kebenaran. Begitu pula dalam drama The Penthouse. Satu-dua dari tokoh dalam drama ini berbohong untuk menyembunyikan hal-hal yang mungkin dipandang orang lain sebagai "aib". 

Namun, dari drama ini pula kita bisa melihat kalau berbohong itu percuma. Sekali berbohong, itu sama saja dengan mengundang keburukan yang menuntun kita untuk mengungkapkan semuanya. Semakin lama kita menyembunyikan sesuatu, maka semakin cepat juga kebenaran akan tersingkap. 

3. Kecurangan harus dibasmi!

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The PenthouseCuplikan drama korea "The Penthouse : War In Life" (dok.SBS)

Mengusung tema suspense, drama Korea yang satu ini berhasil membuat penonton tegang. Intrik licik dari tokoh Joo Dan Tae yang dimainkan oleh Um Ki-joon ini berhasil membuat geram yang menyaksikannya. 

Bahkan dalam kehidupan nyata pun, siapa saja yang membuat kecurangan, intrik kotor, pemalsuan, ancaman, hingga pembunuhan bisa memicu geram khalayak luas. Jadi sebelum karakter jahat layaknya Joo Dan Tae dalam drama ini bertambah banyak di dunia nyata, maka kita harus segera membasmi!

4. Stop bullying!

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The PenthouseCuplikan drama korea "The Penthouse : War In Life" (dok.SBS)

Di setiap negara, kota, desa, pastilah ada perundungan. Yang lemah selalu dijaili oleh yang kuat. Yang miskin selalu tertindas dengan yang kaya. Siklus itu selalu berputar; tidak pernah berputus. Tidak sedikit anak di dunia yang mencoba mengakhiri hidup setelah dirundung oleh orang-orang. Maka dari itu stop bullying!

Baca Juga: 7 Kejutan Drakor The Penthouse Season 3, Banyak Misteri yang Terjawab

5. Senantiasa berbuat kebaikan

5 Hal yang Perlu Direnungkan dari Drama Korea The PenthouseCuplikan drama korea "The Penthouse : War In Life" (dok.SBS)

Walau lebih banyak adegan brutal dalam drama The Penthouse ini, tetap tidak menutup kemungkinan kalau ada tokoh yang berhati baik. Ingin menegakkan kebenaran dan keadilan. 

Maka tugas kita adalah meniru sang "orang baik" itu. Senantiasa berbuat kebaikan selayaknya mereka melakukan demikian. 

Nah itulah sederet pesan-pesan tersembunyi dari serial drama Korea The Penthouse: War In Life. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: 10 Fakta Pullik, Anak Asli Park Ho San Pemeran Ayah Jeni Penthouse 3

Mazaya Kurniawan Photo Writer Mazaya Kurniawan

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya