Comscore Tracker

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!

Kamu adalah pengendali utama dari dirimu sendiri, lho!

Siapa sih yang tak mau memiliki kehidupan yang teratur dengan kedisiplinan diri? Rasanya keinginan setiap orang, nih. Di mana kehidupan seseorang yang terbiasa penuh dengan kedisiplinan membuatnya tak merugikan waktu yang ada dan memanfaatkannya dengan seproduktif mungkin.

Sayangnya tak semua orang terbiasa dengan kehidupan yang disiplin, lho. Yang mana rasanya ingin sekali berubah menjadi pribadi yang disiplin tapi tak semudah itu untuk mengubah sebuah kebiasaan yang sudah mengakar dalam diri. Apakah kamu salah satu orang yang mengalaminya? Simak langsung aja deh penjelasan di bawah ini, ya!

1. Pahami dampak negatif jika tak mendisiplinkan diri

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!ilustrasi orang merenung (pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Memang akan susah untuk mengubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan, termasuk terbiasa untuk tidak disiplin. Namun, jika kamu sudah berniat ingin berubah dari ketidakdisiplinan diri, maka peganglah erat-erat niatmu itu dan tunjukkan keseriusannmu.

Kemudian dukung niatmu untuk berubah itu dengan memahami dampak merugikan apa saja yang kamu dapatkan ketika menuruti keinginan untuk tidak disiplin dalam hidup. Tak berhenti sampai memahaminya saja, tapi coba bayangkan jika dampak terberat dari ketidakdisiplinan diri itu secara nyata menimpa dirimu. Berapa besar kerugian fisik maupun non fisik yang kamu alami? Apa kamu ingin terus-terusan merugi karena ulahmu sendiri? Coba pikirkan baik-baik, ya!

2. Pahami dampak positif jika mendisiplinkan diri

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!ilustrasi orang berpikir (pixabay.com/Pexels)

Selain berkenalan dengan dampak negatif dari ketidakdisiplinan diri, kamu juga perlu berkenalan dengan manfaat yang kamu peroleh jika hidupmu menerapkan kedisiplinan. Hal itu untuk menambah dukungan pada niat yang kamu pegang erat bahwa ingin berubah dari kebiasaan negatif yakni ketidakdisiplinan diri. 

Pahami apa saja manfaatnya yang luar biasa jika kamu telah berhasil lepas dari ketidakdisipinan diri. Lalu tak hanya memahami saja, kamu juga perlu mencoba merasakan saat manfaat  dari kedisiplinan itu benar-benar dialami oleh kamu. Kemudian tanya pada hatimu, bukankah hal itu memberikan keuntungan bagi dirimu sendiri? Iya pastinya.

Oleh karena itu, jadikan dampak terberat jika kamu terus-menerus tak disiplin sebagai faktor pendorong bahwa kamu harus berubah serta manfaat yang luar biasa jika sudah disiplin sebagai faktor penarik bahwa kamu lagi-lagi harus berubah. Sehingga kedua poin tersebut dapat mendukung niat baikmu menjadi pribadi yang disiplin untuk dan atas kebaikan dirimu sendiri.

Baca Juga: Ingin Karier Mulus? Coba Lakukan 5 Kiat Ini dengan Disiplin

3. Jangan memaksa diri berlebihan untuk disiplin

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!ilustrasi zona nyaman (pixabay.com/RondellMelling)

Tidak akan efektif bahkan tak akan pernah berhasil, apabila kamu langsung memaksa dirimu berubah total menjadi pribadi yang disiplin dalam segala hal. Yang mana artinya kamu memaksa dengan terlalu keras untuk mengubah kebiasaanmu, sekali lagi itu tak efektif termasuk untuk mengubah kebiasaan yang negatif.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu memulai aksimu untuk berubah dengan mengurangi porsi dari ketidakdisiplinan diri sedikit demi sedikit. Misalnya bisa mulai mengubah diri dari hal yang paling sederhana atas ketidakdisiplinan dirimu hingga sampai bisa terbiasa. Mengapa demikian? Hal itu karena konsisten adalah poin yang paling utama daripada sekadar perubahan besar-besaran tapi besoknya mengulangi kesalahan yang sama lagi, lagi, dan lagi. Kemudian kalau dari hal yang paling sederhana atas ketidakdisiplinan diri sudah berhasil berubah dan beradaptasi hingga menjadi kebiasaan kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka level untuk mengubah ketidakdisiplinan diri bisa naik, nih. 

4. Biarkan diri merasakan akibat dari ketidaksiplinan

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!ilustrasi penyesalan (pixabay.com/StockSnap)

Kalau dengan toleransi bahwa mengubah ketidakdisiplinan diri bisa dimulai dari hal yang paling sederhana itu tak bisa kamu terapkan, rasanya ada yang salah dari dirimu, nih. Bagaimana bisa kamu dikalahkan oleh level terendah dari ketidadisiplinan diri padahal kamu adalah pengendali utama atas dirimu sendiri dan perubahan ini juga untuk kebaikan kehidupanmu sendiri. 

Oleh karena itu, di tahap ini kamu perlu memberi sedikit pelajaran bagi dirimu sendiri atas ketidakdisiplinan yang kamu pelihara itu. Biarkan saja dirimu menjadi pribadi yang tak disiplin hingga akibat kecil hingga besar yang akan menjadi bayaran serta tamparan luar biasa bagi dirimu. Dengan begitu rasionalitasmu akan bekerja keras untuk mengubah dirimu tak tak mau dikalahkan lagi oleh kenyamanan semu atas ketidakdisiplinan diri. Sehingga keesokan hari kamu akan jera dan berpikir ulang saat ingin tak disiplin diri.

5. Evaluasi diri

5 Cara Mendisiplinkan Diri Secara Halus, Perlahan tapi Pasti!ilustrasi evaluasi diri (pexels.com/Anete Lusina)

Pada tahap evaluasi diri artinya kamu telah melewati berbagai hal atas proses perubahan menjadi pribadi yang disiplin. Berbagai jalan yang telah kamu lewati baik merasakan akibat dari ketidakdisiplinan diri atau sebaliknya manfaat dari mempunyai kedisiplinan meski sedikit saja pasti ada perbandingan yang bisa kamu evaluasi, nih. Yakinlah bahwa hidup ini terlalu kejam untuk orang-orang yang tak disiplin, meski terasa berat tapi kedisiplinan itu untuk melindungi, memperbaiki, serta bermanfaat yang paling pertama ya untuk dirimu sendiri.

Sehingga evaluasi yang paling tepat ialah memperbaiki kesalahan-kesalahan apa saja yang masih kamu lakukan serta apa-apa saja yang perlu kamu dipertahankan hingga tingkatkan menjadi lebih baik lagi atas proses dan aksi mengubah diri menjadi pribadi yang disiplin.

Berubah menjadi pribadi yang disiplin memang bukanlah suatu hal yang mudah. Oleh karena itu, kamu perlu memberikan toleransi dan porsi yang pas dalam perjalanannya. Yang mana perubahan menjadi diri yang disiplin sedikit demi sedikit tapi konsisten itu menjadi proses yang efektif, nih. Sehingga hasil akhirnya kamu bisa menikmati proses berubah menjadi disiplin tanpa harus memaksa diri terlalu keras bahkan membuat dirimu sesegera mungkin untuk menyerah saja, jangan sampai, ya!

Baca Juga: 5 Tips agar Kamu Lebih Disiplin dalam Mengelola Waktu, Coba Yuk!

Melinda Fujiana Photo Verified Writer Melinda Fujiana

Instagram : @melindaf__ Wish ur day always shine as a star!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya