Comscore Tracker

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film Sendiri

Dari coba-coba hingga menjadi juara dan umrahkan orangtua

Banda Aceh, IDN Times - Terkadang dari sebuah hobi kita bisa menghasilkan suatu karya. Ditambah lagi jika hobi tersebut dikolaborasikan dengan rasa ingin tahu dan coba-coba. Wihh pastinya terbilang luar biasa jika bisa menjadi sebuah karya.

Seperti yang dilakukan Zulhadi. Pemuda kelahiran Kabupaten Bireuen, 27 tahun silam tersebut, coba mengekspresikan diri dengan membuat video-video kreatif yang kemudian ia bagikan ke media sosial Instagram. Video-video bertema komedi yang ia tawarkan pun mendapatkan respon dari netizen.

Lalu bagaimana perjalanan buah hati dari pasangan Anwar dan Irawati itu hingga bisa menghasilkan karya-karya yang dinilai sangat menghibur di jagat dunia maya? Berikut hasil wawancara IDN Times dengan Hadi Ramnit -sapaan tren Zulhadi-.

1. Berawal dari coba-coba membuat video kisah nyata namun bertema komedi ketika kuliah

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Masa kuliah bisa dibilang sebagai masa-masa untuk mengekspresikan diri dan lebih banyak mengenal hal-hal baru. Hal itu pun diakui oleh pemuda lulusan sarjana pada Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala tahun 2016 silam tersebut.

Bagimana tidak, di masa kuliah lah Hadi pertama kali mulai mencoba terjun ke dunia video grafi yang kemudian melambungkan namanya di dunia maya.

“Memang ada beberapa proses yang membuat aku berkembang seperti saat ini, itu ada di masa-masa kuliah. Pertama, aku menemukan kawan-kawan baru dari seluruh Aceh dan ilmu baru yang kudapat hingga sampai terjun ke dunia video grafi,” kata Hadi memulai cerita.

Sebelum menyelesaikan studi di kampus, biasanya setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu daerah selama lebih kurang satu bulan. Biasanya, ada berbagai cerita yang lahir ketika mahasiswa mengikuti program ini, mulai dari dapat teman baru, kehidupan sosial baru, bahkan ada juga yang mendapat pacar baru.

Hadi bercerita, jika di masa-masa itulah ia pertama kali menemukan ide untuk membuat video grafis untuk dipublis di Instagram. Inspirasinya tak lain adalah perjalanan cinta temannya yang pacarnya ditikung -direbut orang-, namun dikemas dalam bentuk komedi.

“Di situ aku terinspirasi sekali membuat video tersebut. Membuat video cinlok (cinta lokasi) saat KKN,” ujarnya bercerita.

Video yang dibuat Hadi ternyata viral dan mendapat respon positif karena dinilai menghibur oleh netizen. Bahkan mereka meminta pemuda yang juga hobi menabuh drum ini untuk membuat video-video Instragram lainnya.

“Bang bikin lagi, bikin lagi, ini seru! Kata mereka, jadi dari situ sudah ketagihan saat itu,” Hadi menceritakan.

Baca Juga: Libur ke Nias Selatan, 6 Pantai Ini Wajib Kamu Kunjungi

2. Semakin fokus di dunia video Instagram bahkan hingga membentuk komunitas sesama

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Tak ingin membuat orang-orang yang menikmati karya pertamanya itu kecewa, sekembalinya dari menjalankan program KKN, anak kedua dari tiga bersaudara ini pun terus bereksperimen dengan membuat video-video lucu lainnya.

Meski tak lagi menceritakan tentang percintaan seperti sebelumnya, namun kontek video yang dihasilkan masih dalam dunia perkuliahan dan kisah nyata dari mahasiswa. Tentunya, racikan berisi komedi tidak terlepas dari bahannya.

“Jadi aku kemas bagaimana kisah anak kost yang memang sering mengalami kekurang uang atau pas-pasan, terutama akhir bulan. Jadi aku buat parodinya di situ sekedar lucu-lucu biar orang terhibur dan pernah merasakan hal seperti itu. Dikemas demikian biar orang lebih tertarik,” kata Hadi.

Video yang dihasilkan Hadi semakin digemari. akun Instagram yang awal hanya diikuti oleh teman-teman dekatnya saja, berlahan mulai digandrungi para penggemarnya. Kini pengikut akun @hadiramnit telah lebih 80 ribu orang.

Keberhasilannya berkarya di dunia video grafi, membuat Hadi berkeinginan untuk membuat sebua komunitas bagi pembuat konten video Instagram. Bersama beberapa temannya, pemuda yang kini sedang menempuh pendidikan di Program Studi Magister Penciptaan Seni Video Grafi  Institusi Seni Indonesia Yogyakarta itu kemudian mendirikan Nanggroe Aceh Darussam Video Instagram (NAD Vidgram) pada 2015 lalu. Belakangan wadah itu pun berganti nama menjadi Aceh Video Instagram (Aceh Vidgram).

“Ketika di Banda Aceh, aku punya inisiatif untuk membangun sebuah komunitas namanya Aceh Vidgram. Itu aku ajak semua anak-anak Aceh yang ada di berbagai daerah untuk mengumpul di satu komunitas ini,” ucapnya.

“Itu yang membuat aku senang. Banyak anak-anak kreatif di Aceh yang memang membuat konten-konten positif.”

3. Memenangi berbagai kompetisi hingga bisa mewujudkan keinginan untuk mengumrahkan orang tua

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Kualitas video Instagram dari karya yang dihasilkan Hadi tak hanya diakui oleh para penggemarnya saja, namun juga dibuktikan dengan memenangai berbagai kompetisi video tingkat nasional. Ia mampu meraih Juara 1 lomba video Instagram dari brand coklat Kitkat 2015, meski saat itu dirinya masih bergelut dengan dunia perkuliahan.

Usai menyelesaikan studi S1-nya pada 2016, pemuda kelahiran Bireuen ini berkeinginan untuk memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci. Impian yang kuat membuat Hadi coba fokus di dunia video gradi dan mengikuti berbagai ajang berbengsi nasional.

Seolah ijabahkan Yang Maha Kuasa. Setahun kemudian apa yang diinginkan pemuda ini pun terwujud beriringan dengan usaha yang telah dilakukannya. Hadi kembali terpilih menjadi pemenang utama dalam lomba video yang dibuat salah satu perusahaan besar di Indonesia pada 2017 lalu.

“Menang challenge (tantangan) dari Tokopedia, hadiahnya keliling Eropa buat aku sendiri. Tapi Aku gak mau, lalu kualihkan jadi tiket umroh untuk orang tuaku.Karena ketika baru selesai kuliah, aku punya impian bahagian orang tua, dan terkabul lah menang melalui lomba nasional ini,” ungkap Hadi.

Berikut sejumlah prestasi juara lomba nasional dalam kategori video yang pernah dimenangkan oleh Hadi Ramnit:

Juara 1 lomba video Instagram dari brand coklat Kitkat 2015

Juara 1 perjalanan terbaik se Indonesia mewakili Aceh dalam event IDEA Festival di Jakarta 2017

Juara 1 lomba video lip sync dari brand Tokopedia 2017

Juara 2 lomba video Instagram dari brand Ramayana  2016

Juara 2 lomba video Instagram dari Alfamart 2017

Juara 2 lomba iklan Frisian Flag 2018

Juara favorit lomba Metro TV #IndonesiaKita 2016

Juara favorit lomba Adira Finance #SahabatLokalAdira 2018

4. Menjadikan YouTube wadah bereksperimen film pendek

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Pendeknya durasi waktu yang dimiliki sosial media Instagram untuk memposting sebuah video, membuat Hadi kurang puas untuk bereksperimen dengan karya-karyanya. Ia pun coba merambah ke dunia YouTube yang dinilai bisa menampilkan video dengan durasi lebih panjang. Di samping itu, melalui situ tersebut ia pun mengakui bisa menghasilkan uang.

“Jadi apa yang ingin aku sampaikan kadang kurang sampai kepada kawan-kawan. Jadi kalau ada short movie atau film pendek ataupun apa, jadi aku alihkannya ke YouTube,” akui Hadi.

“Aku juga realistis, di situ aku juga mencari duit sebenarnya walau gak jadi patokan aku,” timpalnya.

Meskipun demikian, putra dari pasangan Anwar dan Irawati tak ingin terlalu fokus menghasilkan pundi-pundi rupiah di YouTube. Ia lebih mengutamakan karyanya bisa dinikmati oleh orang banyak.

“Ketika tidak ada -mendapatkan uang dari YouTube-, aku pun tidak mempermasalahkannya, karena aku juga memang cari kerja maupun duit itu ya di dunia nyata. Misalnya kerja di belakang layar, shot dokumentasi, ada juga main wedding,” ujar Hadi.

5. Vakum sejenak dari dunia video Instagram dan sekarang sedang menggarap film yang disutradarai sendiri

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Hadi beserta beberapa teman-teman dari Aceh Vidgram mulai tampak jarang memproduksi konten video-video Instagram. Bisa dibilang, mereka saat ini vakum, jika pun ada memproduksi hanya beberapa tak seperti sebelumnya.

Ada beberapa faktor penyebab dikatakan Hadi, mulai dari kawan-kawan yang sudah selesai kuliah dan tidak lagi menjadi anak kost hingga masing-masing telah menikah atau memiliki keluarga baru. Sedangkan Hadi sendiri, saat ini sedang menempuh pendidikan pascasarjananya dan fokus untuk membuat suatu karya yang lebih besar.

“Masing-masing sudah fokus untuk realistisnya sendiri, sedangkan kayak aku gak bikin video Instagram lagi karena ada sebuah karya besar yang sedang aku buat,” kata Hadi.

Meskipun demikian, bukan tanpa sebab bagi pemuda yang kini fokus seni video grafi tersebut hilang sejenak dari peredaran. Ia ingin bereksperimen lebih jauh di dunia pervideoan dengan tujuan menghasilkan karya yang lebih bagus lagi.

Berkembang menjadi lebih baik, begitulah istilah yang bisa disamatkan untuk upaya dari pemuda berusia 27 tahun ini. Berkolaborasi bersama teman-teman yang pernah aktif di Aceh Vidgram dan lainnya, Hadi dipercaya menjadi sutradara untuk menggarap film berjudul ‘Burong Tujoh’.

Film yang digarap akhir 2019 tersebut saat ini masih dalam tahap pembuatan dan telah mencapai 60 persen. Hadi mengaku mereka harus membuat film bertema kenakalan semaja di sekolah itu secara bertahap menyesuaikan kondisi yang terjadi saat ini.

“Kalau memang kawan-kawan ada yang tanya kenapa aku gak buat video lagi, karena ada big karya yang memang aku akan kasih untuk kamu,” ujar lulusan sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala itu.

Jeda memproduksi video Instagram membuat akun milik Hadi mulai ditinggalkan sebagian penggemarnya. Sebelumnya, ia mengaku jika pengikut di akunnya lebih dari 80 ribu, kini turun menjadi 76 ribu pengikut. Mungkin mereka mulai kecewa karena seorang Hadi Ramnit tak kunjung membuat video dengan konten bertema komedi lagi.

“Untuk sekarang bolehlah untuk kamu -penggemar Hadi Ramnit- kecewa. Jadi memang aku sekarang ada big (besar) karya yang ini masih on proses. Itu adalah sebuah film yang aku bergabung dengan anak-anak Aceh Greget.”

6. Tips buat kawan-kawan pemula yang membuat konten video kreatif di Instagram

Hadi Ramnit, Dari Vidgram Kini Sukses Jadi Sutradara Film SendiriZulhadi alias Hadi Ramnit, kreator video Instagram asal Aceh (IDN Times/Hadi Ramnit)

Hadi Ramnit, begitulah nama tren pemuda dengan nama asli Zulhadi ini. Ia lebih dikenal dengan nama tersebut sejak beberapa karya video Instagramnya mulai disukai banyak orang.

Walau dikenal banyak orang terutama para netizen, tidak membuat pemuda ini besar kepala dan pelit untuk berbagi ilmu khususnya mengenai dunia video grafi. Ia bahkan lebih senang jika banyak pemuda lainnya yang ingin belajar dan mencoba berkarya dengan konten-konten video kreatif.

Kepada para kreator pemula yang ingin coba berkarya, Hadi menyarankan agar benar-benar fokus untuk berkarya dan jangan berharap apa yang akan didapatkan serta mengeluh dengan anggaran.

“Jangan mengeluh ketika kita membuat sesuatu tidak ada budget-nya. Buat saja dahulu sebisanya yang ada dan nanti uang akan datang sendiri. Kalau memang kita fokus ke uang dahulu, karya kita sudah tidak maksimal lagi karena karya kita sudah patok ke situ -mencari keuntungan-,” pesan Hadi.

Selain itu, ia juga menyarankan agar para kreator pemula lebih disarankan membuat konten-konten positif yang bisa mengedukasi orang banyak dan menghindari hal-hal mengundang kebencian terhadap sesuatu.

“Itu lebih bagus aku rasa kalau kita membuat konten yang positif dibanding membuat konten ada SARA ataupun rasisnya,” imbuh pemuda kelahiran Kabupaten Bireuen ini.

Baca Juga: Keren! Teliti Biji Kopi Arabika, 2 Siswa Aceh Raih Perunggu di Tunisia

Topic:

  • Muhammad Saifullah
  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya