Comscore Tracker

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkan

Kelak bisa jadi bumerang bagi diri sendiri

Beragam perilaku toxic pasti pernah kita temui di lingkungan sekitar. Entah itu bergosip, saling menjatuhkan, pamer, maupun beragam perilaku toxic yang lain. Sayangnya, keberadaan perilaku-perilaku tersebut justru diwajarkan.

Padahal sikap seperti ini tidak seharusnya dilakukan, lho. Ada beragam dampak negatif yang mengintai di balik perilaku toxic tersebut. Berikut ini merupakan lima alasan kuat mengapa perilaku toxic tidak boleh diwajarkan.

1. Perilaku toxic bisa meluruhkan image positif dalam dirimu 

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkanilustrasi perempuan berkaus putih (pexels.com/Bruno Sette)

Keberadaan perilaku toxic memang menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, masih banyak orang yang mewajarkannya. Hanya karena sebagian besar orang melakukan, pada akhirnya kamu juga ikut-ikutan.

Tentu saja ini bisa membawa dampak negatif. Salah satu alasan mengapa perilaku toxic tidak boleh diwajarkan yaitu bisa meluruhkan image positif dalam dirimu. Akibat perilaku toxic, orang akan mengenalimu sebagai individu yang berkarakter buruk.

2. Walaupun menyangkut hal kecil, jika diwajarkan akan menjadi kebiasaan buruk

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkanilustrasi perempuan berbaju putih (pexels.com/Bruno Sette)

Siapa, sih, yang tidak kenal dengan aneka macam perilaku toxic? Tentu ini sudah tidak asing lagi, kita kerap menjumpainya di lingkungan sekitar. Mulai dari perilaku toxic yang terkesan sepele sampai yang bisa merugikan banyak orang sekalipun.

Jika kamu termasuk orang yang masih suka mewajarkan perilaku toxic, lebih baik segera hentikan. Salah satu alasan untuk tidak mewajarkan perilaku toxic yaitu bisa menjadi kebiasaan buruk. Jika ini sampai terjadi, tentu hidup akan semakin kacau.

3. Kelak akan menjadi bumerang bagi diri sendiri 

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkanilustrasi perempuan murung (pexels.com/Liza Summer)

Pernahkah kamu mendengar peribahasa apa yang ditanam kelak pasti akan dituai? Ini menjelaskan bahwa segala sesuatu ada konsekuensinya. Tidak terkecuali dengan serangkaian perilaku toxic yang diwajarkan.

Salah satu di antara alasan mengapa kamu tidak boleh mewajarkan perilaku toxic yaitu karena konsekuensi tersebut. Sekecil apapun itu, perilaku toxic bisa berpotensi menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri.

Baca Juga: Sering Gak Disadari, 5 Perilaku Toxic yang Mungkin Ada di Diri Kita

4. Bisa menimbulkan perpecahan 

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkanilustrasi perdebatan (pexels.com/Yan Krukov)

Kehidupan yang damai dan tenteram adalah impian semua orang. Sayangnya, ketenteraman ini bisa terusik akibat adanya perilaku toxic. Entah itu sekadar bergosip maupun perilaku saling menjatuhkan satu sama lain.

Tahukah kamu? Alasan mengapa kamu tidak boleh mewajarkan perilaku toxic yaitu bisa menimbulkan perpecahan. Walaupun menurutmu sepele, tapi bukan tidak mungkin perilaku tersebut menjadikan keadaan tidak terkendali.

5. Perilaku sepele bisa jadi menimbulkan masalah di kemudian hari 

5 Alasan Mengapa Perilaku Toxic Tidak Boleh Diwajarkanilustrasi merasa tertekan (pexels.com/Alex Green)

Memang tidak dapat dimungkiri jika aneka macam perilaku toxic masih sering mewarnai lingkungan sekitar. Tersebut lagi jika hal itu dianggap sebagai sesuatu yang wajar karena banyak orang juga melakukannya. Padahal ini sama sekali tidak bijak, lho.

Salah satu alasan mengapa perilaku toxic tidak bisa diwajarkan yaitu karena bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Entah itu masalah bagi dirimu sendiri maupun masalah bagi lingkungan sekitar. Baik itu permasalahan sepele maupun permasalahan serius.

Perilaku toxic memang sudah seharusnya dihentikan. Jika kamu masih sering mewajarkan perilaku toxic, jangan lakukan lagi, ya! Semoga sederet alasan mengapa perilaku toxic tidak boleh diwajarkan di atas bisa menambah insight baru.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Terjebak di Dalam Toxic Friendship, Red Flags!

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Chalimatus Sa'diyah

Berita Terkini Lainnya