Comscore Tracker

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyaman

Tren bisa musnah dengan cepat 

Keberadaan tren membawa pengaruh tersendiri bagi masyarakat. Banyak orang berlomba-lomba mengikuti tren bahkan memaksakan diri di luar batas kemampuan. Tidak bisa mengikuti tren dianggap ketinggalan zaman.

Padahal tren bersifat sementara waktu dan bisa berlalu dengan cepat. Kamu tidak harus mengikutinya apalagi memaksakan diri di luar batas kemampuan. Lima hal ini jadi alasan untuk tidak selalu mengagungkan tren yang sedang berlangsung.

1. Mengagungkan tren hanya bikin hidup terombang-ambing 

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyamanilustrasi mengagungkan tren (pexels.com/dids)

Fenomena menganggungan tren bisa dengan mudah kita jumpai saat ini. Entah tren dalam hal fashion, unggahan di media sosial, maupun tren yang lainnya. Ketika tidak mengikuti tren yang sedang berlangsung rasanya hampa.

Padahal tren tidak harus diikuti. Alasannya simpel, terpaku pada tren hanya bikin hidup terombang-ambing. Kamu tidak memiliki prinsip dan pendirian yang tetap. Hidupmu dikendalikan oleh sesuatu yang terus berubah sepanjang waktu.

2. Tren hanya bersifat sementara waktu 

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyamanilustrasi mengagungkan tren (pexels.com/Quyn Pham)

Apakah kamu selalu mengikuti tren yang sedang digandrungi masyarakat? Sebisa mungkin harus jadi sosok yang up to date. Setiap tren yang muncul diikuti tanpa ada satupun yang ketinggalan.

Tapi tahukah kamu? Selalu mengikuti tren tidak lebih dari perjuangan sia-sia. Tren hanya bersifat sementara waktu. Sesuatu yang kemarin kamu banggakan bisa dengan mudah dilupakan bahkan dipandang sebelah mata.

Baca Juga: 5 Manfaat Mengikuti Pelatihan, Peluang Karier Tinggi!

3. Terpaku pada tren membuat hidup dipenuhi kegelisahan 

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyamanilustrasi mengagungkan tren (pexels.com/Min An)

Kecemasan tentu mempengaruhi banyak hal dalam hidup. Kamu tidak tenang beraktivitas sehari-hari. Rasanya setiap yang kamu lalui selalu penuh bayang-bayang ketakutan dan kecemasan.

Inilah yang jadi alasan untuk kamu agar tidak terpaku pada tren. Sikap satu ini bikin dirimu diliputi kegelisahan sepanjang waktu. Kamu merasa gak nyaman ketika tidak bisa mengimbangi tren yang sedang berkembang.

4. Selalu mengikuti tren bukan jaminan hidup bahagia 

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyamanilustrasi mengagungkan tren (pexels.com/AlterdSnaps)

Bagi milenial dan gen z, keberadaan tren menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka saling berlomba-lomba agar dirinya tidak ketinggalan tren yang sedang booming. Tidak peduli apakah itu tren positif atau negatif.

Hal ini patut direnungkan kembali. Asal kamu tahu, mengikuti tren bukan jaminan hidup bahagia. Bahkan kamu merasa terpuruk ketika tidak bisa mengikuti tren yang dianggap keren.

5. Kenyamanan tidak terletak pada tren 

5 Alasan untuk Tidak Selalu Mengagungkan Tren, yang Penting Nyamanilustrasi mengagungkan tren (pexels.com/Godisable Jacob)

Apakah definisimu tentang kenyamanan hidup? Apakah menjadi orang yang up to date, sosok sederhana, atau harus serba mewah? Memang tidak dapat dimungkiri setiap orang memiliki definisi kenyamanan hidup berbeda.

Namun demikian, alasan ini harus kamu ingat agar tidak selalu mengagungkan tren. Kenyamanan hidup tidak terletak pada hal tersebut. Tapi bagaimana kamu bisa menjalani hidup dengan bahagia meskipun berawal dari hal-hal sederhana.

Bagi sebagian generasi muda, keberadaan tren bisa meningkatkan kepercayaan diri. Tapi ini tidak bisa jadi alasan untuk selalu mengagungkan tren. Yang terpenting dalam hidup bagaimana mengisinya dengan aktivitas positif dan bermanfaat.

Baca Juga: 5 Tips Kendalikan Diri yang Kerap Mengikuti Standar Hidup Orang Lain

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya