Comscore Tracker

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladani

Kepribadian unggul yang patut dicontoh  

Menjadi seorang santri bukanlah hal yang mudah. Di saat banyak generasi muda memilih menikmati segala kebebasan dan kemewahan fasilitas yang ada, seorang santri justru berjuang keras untuk menuntut ilmu di pesantren. Selain mematuhi peraturan yang cukup ketat, mereka juga harus berbesar hati menanggalkan segala kemewahan dan kenyamanan yang selama ini melingkupi.

Namun di balik perjuangan keras seorang santri dalam menuntut ilmu, ternyata juga berdampak terhadap pembentukan karakternya, lho. Kehidupan pesantren menempanya menjadi seorang yang memiliki kepribadian dan karakter yang unggul. Berikut lima karakter positif dalam diri seorang santri yang patut diteladani.

1. Mengedapankan sopan santun

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladaniilustrasi sekelompok anak ikut pengajian (pixabay.com/Mufidpwt)

Kehidupan pesantren memang penuh warna. Seorang santri tidak hanya dituntut untuk belajar dan memahami apa yang sudah diajarkan. Namun mereka juga dituntut untuk berakhlak mulia sehingga menjadi orang yang mampu bersikap sopan santun di manapun berada.

Sopan santun merupakan karakter positif dalam diri seorang santri yang patut diteladani. Dengan perilaku yang sopan serta santun, seseorang mampu memposisikan diri dengan tepat serta menghormati dan memperlakukan orang lain sebaik mungkin. Kamu tumbuh menjadi sosok yang yang beradab dan paham betul akan tata krama.

2. Memiliki jiwa kemandirian

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladaniilustrasi santri pelajar (pexels.com/Khoirur El-Roziqin)

Kehidupan seorang santri memang penuh tantangan. Apalagi bagi mereka yang harus tinggal dipesantren sehingga terpisah dari keluarga. Di saat banyak kawula muda yang hidup bergelimang fasilitas mewah serta kebebasan, seorang santri harus rela meninggalkan kenyamanan tersebut demi menuntut ilmu.

Walaupun tidak mudah untuk dilakukan, namun hal tersebut justru menempa mental seorang santri menjadi lebih kuat sehingga tumbuh menjadi sosok yang mandiri. Sikap mandiri menjadikan seseorang mampu bertahan di segala situasi termasuk pada saat kondisi terpuruk sekalipun. Kamu tumbuh menjadi seseorang yang bermental ‘baja’.

3. Disiplin

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladaniilustrasi sekelompok santri (unsplash.com/Mufid Majnun)

Peraturan yang ketat merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari keseharian kehidupan pesantren. Jika para kawula muda di luar sana memiliki kebebasan untuk melakukan apa saja yang diinginkan, namun tidak dengan seorang santri. Mereka harus tunduk dan mematuhi setiap peraturan pesantren yang berlaku.

Walaupun terdengar sulit untuk dilakukan, namun pada akhirnya hal tersebut justru menumbuhkan karakter positif berupa kedisiplinan, lho. Sikap disiplin menjadikan seseorang dapat mengatur dan menempatkan dirinya dengan tepat, baik itu ketika masih di lingkungan pesantren maupun kelak ketika sudah bergaul di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: 5 Tips Mendidik Anak Menjadi Disiplin Tanpa Menggunakan Kekerasan

4. Dapat menghargai antar sesama

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladaniilustrasi tiga perempuan berjilbab (unsplash.com/Hasna Almasi)

Pesantren memang memiliki keunikan tersendiri. Ketika menuntut ilmu di pesantren, bisa dipastikan akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai macam latar belakang. Bukan hal yang asing lagi jika antara santri satu dengan lainnya pasti memiliki perbedaan watak, sifat, bahkan kebiasaan dan pola pikir sekalipun.

Berbagai perbedaan tersebut dapat menempa seorang santri menjadi sosok yang adaptif. Mereka belajar menyesuaikan diri dengan segala perbedaan yang ada sehingga mampu saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Sikap saling menghargai dan menghormati merupakan cerminan seseorang yang memiliki akhlak mulia.

5. Bersahaja

5 Karakter Positif dalam Diri Seorang Santri yang Patut Diteladaniilustrasi santri bersurban (unsplash.com/Muhammad Adil)

Kehidupan santri memang penuh dengan kesederhanaan. Di saat sebagian generasi muda memilih menikmati kenyamanan dan hidup bebas, seorang santri justru meninggalkan kenyamanan tersebut dan hidup dalam kesederhanaan demi menuntut ilmu.

Kesederhanaan tersebut pada akhirnya membuat seseorang tumbuh menjadi sosok yang bersahaja. Perilaku nggak neko-neko merupakan cerminan dari individu yang berkualitas. Walaupun sudah meraih keberhasilan, namun kamu tetap menjadi pribadi yang rendah hati.

Perjuangan seorang santri memang bukanlah hal yang mudah. Selalu ada tantangan maupun suka duka yang dilalui. Namun demikian, kerasnya perjuangan dalam menuntut ilmu tersebut pada akhirnya akan membentuk karakter dan kepribadian unggul yang patut diteladani.

Baca Juga: Hari Santri Nasional, 6 Film yang Gambarkan Kehidupan di Pesantren

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • erwanto

Berita Terkini Lainnya